Juli 2018



Mitra Rakyat (Padang)
Kembali, Dinas Pariwisata provinsi Sumatera Barat gelar iven Minangkabau Fashion Festival (MFF) 2018. Ajang yang bertujuan untuk menggali potensi desainer muda berbakat di Ranah Minang ini. Maka dengan MFF inilah pemerintah ingin dan berharap dapat mendorong semangat mereka,tidak hanya melahirkan karya tetapi juga memiliki jiwa enterpreneur.

 Foto Oni Yulfian :Kepala Dinas Pariwisata Sumbar (tengah) 



Sebab, pasar fashion sangat berpeluang besar dalam menunjang perekonomian, daerah Sumbar khususnya.Sementara, produk kerajinan asal Sumbar sudah tidak asing lagi dipasar  fashion Nasional maupun Internasional. Untuk itu, butuh sentuhan lebih, agar bisa bersaing dengan produk lainnya, terutama di luar negeri. Masing-masing katogori yang akan diperlombakan berupa Lomba :
– Kreasi Busana Tradisional Pengantin Minangkabau,
– membuat Kreasi Baju Muslim (Pesta)
– desainer motif batik minang.

Oni Yulfian selaku Kepala Dinas Pariwisata Sumbar mengatakan, Fashion itu sangat pesat perkembangannya dan merupakan penyumbang pendapatan negara di kabupaten atau pun kota, katanya.

“Kita juga ingin mendorong para pelaku desainer maupun perajin untuk mengembangkan talentanya tak hanya berupa kreasi dan inovasi tetapi juga jiwa enterpreneur, dan pendaftaran di tutup pada 27 Juli 2018” ujar Kadis tersebut.

Oni Yulfian melanjutkan, pesertanya dari kalangan siswa sekolah desain, sekolah fashion desain, pengrajin, UKM, Rias Pengantin dan Umum. Karya peserta harus orisinil dan tidak plagiat, desain yang masuk nominasi 10 besar jadi milik panitia dan dipergunakan untuk kepentingan, tuturnya.

Kadis PariwisataSumbar atau lebih akrab disapa Pak Yulfian lebih lanjut mengatakan,  tanggal 27 Juli karya peserta terkumpul, 28 Juli penyeleksian hasil karya, 29 di umumkam hasil karya yang nominasi, 30 wawancara peserta yang dapat nominasi dan akhir september grendfinal karya. Untuk pengumuman juara awal oktober dan ditampilkan di jakarta.” tutupnya.

Konsep desain dibuat di atas kertas HVS (A4) dengan menggunakan huruf Times News Roman 12 pt dan spasi 1,5. Dan karya desain, deskripsi juga biodata peserta dikirim kepada panitia MFF Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar jalan Khatib Sulaiman nomor 7 Padang (hard copy dan soft copy dalam CD) dimasukan dalam amplop atau diantar langsung kesekretariat panitia. Dewan juri bekerja secara profesional dan keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

Ada juga ketentuan khusus, warga negara indonesia ber KTP Sumatera Barat, usia tidak lebih dari 37 tahun, dan saat lomba di lampirkan fotokopi KTP atau SIM.

Hasil karya harus inovatif (mampu menciptakan karya baru yang menginspirasi dari budaya lokal (motif, hiasan, bahan dan lainnya) dan juga kreatif (mampu mengembangkan karya yang berbeda) yang juga mencerminkan potensi lokal.

Nah, untuk informasi lebih lengkapnya, masyarakat atau peserta lomba silahkan menghubungi Panitia Festival Fashion 2018 di Dinas Pariwisata Sumbar Jln. Khatib Sulaiman No. 7 Padang.

Keterangan lebih lanjut silahkan hubungi Hp/ WA : 085272 430789

Email : mmf.lomba@gmail.com

*red*



Mitra Rakyat (Padang) 

Billiar olah raga merakyat ini banyak digandrungi dari kalangan anak baru gede (ABG) sampai golongan Partai Tua (Partu) "istilah jaman now".

Seperti terlihat di arena Billiard opung daerah Tunggul Hitam. Terlihat, Tiga (3) menikmati olah raga yang kedepan kosentrasi dan fokus ini, pada Minggu (08/07) dini hari.

Tiga pemuda dengan inisial, Bm, ys, dan Oj,  sepakat mengatakan,, olah biliard ini selain melatih kosentrasi juga menambah pergaulan, ungkap Oj.


"ini olah asyik dan juga bisa melatih kefokusan kita"tambah Ys.


Bm mengakhiri dengan mengatakan,  kalau dilihat sepintas emang olah raga ini terlihat mudah,  namun setelah saya ikuti ternyata cukup sulit,  apalagi kiya harus bisa konsentrasi penuh dan memiliki analisa yang bagus, kata BM



Mitra Rakyat (Bukittinggi) 


MTsN 1 Kota Bukittinggi melakukan kegiatan persiapan Matsama ( masa ta'aruf siswa madrasah)

Kepala MTsN 1 kota Bukittinggi Eva Anggraini Sabtu, 07/07/2018 menyampaikan kegiatan tersebut sangat berdampak positif bagi para peserta didik baru yang akan masuk lingkungan madrasah dengan di berikan arahan tentang apa dan bagaimana harus mempersiapkan diri sehingga pelaksanaan kegiatan Matsama nantinya dapat terlaksana sesuai dengan harapan.

Adapun tujuan kegiatan tersebut untuk membekali peserta didik yang baru masuk agar dapat mempersiapkan diri sehingga peserta didik dapat lebih mengenal lingkungan dan cara belajar di madrasah. "Selamat datang di MTsN 1 Bukittinggi anak2ku sayang. Semoga madrasah ini memang madrasah impianmu untuk menuntut ilmu," tutur Eva

Lanjut nya "Kami akan berusaha membimbingmu menjadi generasi cerdas dan berakhlak mulia. Untuk para
Guru mari kita luruskan niat, persiapkan fisik dan mental dalam rangka mendidik anak bangsa di tahun pelajaran 2018-2019," katanya lagi. (Sy)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.