MR.com, SOLOK SELATAN | Upaya pemerintah menjaga konektivitas dan meningkatkan keandalan infrastruktur jalan nasional terus dikebut. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, penanganan ruas Jalan Surian–Sipang Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, kini tengah berlangsung.
Pekerjaan preservasi tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp29.784.277.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan proyek berada di bawah Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumatera Barat melalui PPK 2.5, dengan penyedia jasa PT Lawang Agung. Sementara untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan teknis, turut dilibatkan konsultan supervisi yang terdiri dari PT Dwi Karsa Envacotama KSO, PT Cipta Strada KSO, dan PT Laras Sembada.
Kontrak pekerjaan tersebut tercatat mulai 3 Februari 2026. Preservasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempertahankan kondisi jalan nasional agar tetap mantap, aman dan nyaman digunakan masyarakat.
Jaga Jalan Tetap Andal
Dikutip dari laksusnews.com, Kepala Satker PJN Wilayah II Sumbar, Masudi, ST., MT., mengatakan pihaknya berkomitmen memastikan pekerjaan infrastruktur jalan nasional dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas.
Menurutnya, pengawasan dilakukan agar pekerjaan memenuhi prinsip tepat waktu, tepat mutu dan tepat administrasi.
"Kami di Satker PJN Wilayah II Sumbar berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh penanganan jalan nasional ini memenuhi prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat administrasi," ujar Masudi.
Ia menambahkan, ruas Surian–Sipang Padang Aro memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu jalur yang menunjang mobilitas dan konektivitas di wilayah Solok Selatan.
"Preservasi jalur Surian–Sipang Padang Aro ini sangat vital untuk menjaga keandalan jalan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan," katanya.
Dorong Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi
Penanganan jalan nasional tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Jalan yang terpelihara dengan baik akan mendukung kelancaran mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, sekaligus memperlancar akses masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi dan pelayanan publik.
Bagi daerah seperti Solok Selatan, keberadaan jalan nasional yang andal juga menjadi faktor penting dalam mendukung pergerakan komoditas unggulan daerah.
Kelancaran transportasi akan membantu menekan waktu tempuh dan biaya logistik sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Pengawasan Jadi Kunci
Untuk memastikan hasil pekerjaan memenuhi standar yang ditetapkan, proses pelaksanaan juga mendapatkan pengawasan melalui konsultan supervisi.
Pengawasan menjadi bagian penting dalam pekerjaan preservasi jalan, mulai dari tahapan pelaksanaan hingga pengendalian mutu pekerjaan.
Dengan demikian, pembangunan dan preservasi infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan hasil yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemerintah melalui BPJN Sumatera Barat terus mendorong agar pembangunan infrastruktur jalan nasional dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
APBN Hadir untuk Masyarakat
Alokasi anggaran Rp29,7 miliar untuk preservasi ruas Surian–Sipang Padang Aro merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur strategis.
Infrastruktur jalan yang baik bukan sekedar persoalan konstruksi. Di baliknya terdapat kepentingan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mengangkut hasil produksi, mengakses layanan pendidikan dan kesehatan, serta menggerakkan roda perekonomian daerah.
Dengan dukungan pengawasan Satker PJN Wilayah II Sumbar, PPK 2.5, konsultan supervisi dan penyedia jasa, pekerjaan preservasi diharapkan dapat selesai sesuai target dengan kualitas sebagaimana yang dipersyaratkan.
Pada akhirnya, setiap rupiah APBN yang dialokasikan untuk infrastruktur diharapkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk jalan yang lebih aman, nyaman dan andal.
Preservasi Surian–Sipang Padang Aro pun menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan membuka akses yang semakin baik bagi masyarakat Solok Selatan. (adv)
Editor : Chairur Rahman
