AAYT Agam Aia Gadang Aksi Anam Koto APD Asimilasi Aturan Baharuddin Bandung Bansos Bantuan Batu Sangkar Bebas Bencana Berbagi Bhayangkari BLPP BLT Dana Desa Box Redaksi BPBD BTN Bukittinggi Bully Bupati Bupati Pasbar Camat Cerpen Corona Covid Covid 19 Covid-19 CPNS cross Dandim Dilaporkan Disinfektan DPC DPD Golkar DPRD DPRD Padang Duta Genre Emma Yohana Erick Hariyona Ershi Facebook Formalin Fuso gugus tugas Hakim Himbau Hoax Humas Hutan Kota Ikan Tongkol Ikw Incasi Intel Internasional Isolasi Jakarta Jalan Jubir Jumat berbagi Jurnalis Kadis Kanit Kapa Kapolres Karantina Kasat Kebakaran Kemanusiaan Keracunan kerjasama Ketua DPRD Kinali Kodim KOK Kolaboraksi KONI Kontak Korban Korban Banjir Kota Padang Kurang Mampu Laka Lantas Lapas Laporan Laporkan Laskar Lebaran Lembah Melintang Leting Maapam Mahasiswa Maligi Masjid Masker Medsos metrologi MRPB MRPB Peduli Mujahidin Muri Narapidana Negatif New Normal News Pasbar Ngawi ODP OfRoad Oknum olah raga Opini Opino OTG PAC Padang Padang Panjang Padang Pariaman Pandemi Pangan Pantai Maligi Pariaman pariwara Pasaan Pasaman Pasaman Barat Pasbar Pasbat Pasien PDIP PDP Peduli peduli lingkungan Pegawai Pemerasan Pemerintah Pemuda Pencemaran Pengadilan Penganiayaan Pengawasan penusukan Penyelidikan Penyu Perantauan Perawatan Perbatasan Pers Pessel Pilkada PKH PKK Plasma PN PN Pasbar pol pp Polisi Polres Polres Pasbar Pos Pos perbatasan Positif posko PSBB Puan Pusdalops Puskesmas Rapid Test Relawan Reses RSUD RSUP M Djamil RTLH SAR Satgas Satlantas Sekda Sekda Pasbar Sembako Sertijab sijunjung sirkuit Solok SolSel sosial Sosialisasi Sumbar Sunatan massal swab Talamau Talu Tanah Datar teluk tapang Terisolir Thermogun TMMD TNI Tongkol tuak Tukik Ujung Gading Update usir balik Wali Nagari wartawan Wirid Yasin Yamaha Vega Yarsi Yulianto ZI Zona Merah

Enam Negara ikut Serta Dalam Meramaikan IDBF 2019

Pertandingan Pembuka Internasional Dragon Boat Festival (IDBF) 2019 di Banjir Kanal Kawasan Gelanggang Gor. H. Agus Salim

Mitra Rakyat.com(Padang)
Sebanyak 6 negara mengikuti ajang Padang Internasional Dragon Boat 2019 di Sungai Banjir Kanal, Kawasan Gelanggang Olah Raga (GOR) Haji Agus Salim Padang, Sumatera Barat.
"Keenam negara tersebut terdiri dari enam tim yakni dari negara Australia, Inggris, Singapura, Qatar, Filipina, dan Malaysia," kata Panitia Acara Festival Dragon Boat sebagai Liaison Officer Luar Negeri Syafri Marja Mausar, di Padang, Sabtu.

Keenam negara tersebut bertanding di kelas pertama 12 pendayung gabungan yang diikuti oleh tim dari Negara Filipina, Malaysia, Singapura, Qatar, dan Inggris.
Di kelas pertama 12 pendayung laki-laki diikuti oleh tim Onslaugh Racing Dragon dari Qatar, tim Kiyah Splash Dragon dari Singapura, tim Cebu Fireblades DBT dari Filipina, dari tim Manila Wave Paddler dari Filipina Iium Kuala Lumpur dari Malaysia.

"Selain itu di kelas pertama 22 pendayung gabungan terdapat dua tim dari negara Filipina dan Malaysia yang bertanding dengan tim yang berasal dari Indonesia," Ujar dia.
Kemudian semua tim dari keenam negara tersebut beserta Indonesia sebagai tuan rumah akan bertanding di kelas pertama antar bangsa 12 laki-laki.

"Dari kemarin masih menyelesaikan babak penyisihan, namun kelas pertama 12 pendayung putri dan kelas pertama 12 pendayung antar kesatuan TNI dan Polri sudah melewati babak final," sambung dia.
Ia juga mengatakan terkait babak final antar negara akan dilaksanakan hari ini hingga Minggu.
Selain itu salah seorang peserta Festival Internasional Dragon Boat dari tim Qatar Shil Raja mengatakan baru pertama kali mengikuti kegiatan festival tersebut di Padang.

"Sebelumnya saya pernah mengikuti festival mendayung di Filipina, Jepang dan Fransisco," Ujar dia.
Menurut peserta Festival lainnya yang berasal dari tim Singapura Michelle merasa kurang nyaman karena aliran Banjir kanal tidak bersih.
Terkait hal itu, Syafri mengakui kemarin festival sempat dihentikan karena terkendala oleh sampah yang tiba-tiba hanyut ke area festival.

"Sebelumnya sudah dibersihkan, namun kami juga bingung kenapa sampah tiba-tiba hanyut ke area, bahkan di bagian hulu kami sudah menghambat dengan jaring yang cukup besar, namun sampah masih bisa lolos," ujar dia.

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.