MR.com, LAMPUNG | Di balik ketegasan seragam cokelat dan disiplin barisan, ada sisi lain kehidupan institusi kepolisian yang kerap luput dari perhatian publik, yaitu kebersamaan.
Suasana itu tergambar di Markas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung, Jumat pagi. Apel yang dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda Lampung, Kombes Pol Reza Chairul Sidiq, tidak sekedar menjadi rutinitas kedinasan. Momentum tersebut berkembang menjadi ajang mempererat silaturahmi seluruh personel.
Usai apel, suasana formal perlahan mencair. Para perwira, bintara, Pegawai Negeri Sipil (PNS), hingga Pegawai Harian Lepas (PHL) membaur tanpa sekat kepangkatan maupun jabatan.
Di tengah keberagaman itu, semangat "Sang Bumi Ruwa Jurai" menemukan maknanya. Kebersamaan bukan sekedar slogan, melainkan nilai yang perlu dirawat dalam kehidupan organisasi.
Prosesi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Potongan tumpeng pertama yang diberikan Dirlantas kepada personel menghadirkan pesan sederhana, yakni hubungan antarpersonel tidak semestinya berhenti pada struktur komando dan hierarki jabatan.
Bagi jajaran Ditlantas Polda Lampung, kegiatan itu juga menjadi ungkapan syukur sekaligus doa bersama. Harapannya, seluruh personel senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta keteguhan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Tugas di jalan raya bukan pekerjaan tanpa resiko. Di bawah terik matahari, di tengah kepadatan kendaraan, hingga saat menghadapi situasi lalu lintas yang tidak menentu, personel dituntut menjaga disiplin dan profesionalitas.
Karena itu, kekompakan internal menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas.
Suasana semakin semarak ketika pembagian hadiah berlangsung. Gelak tawa dan senyum para personel mewarnai kegiatan tersebut. Sejenak, rutinitas pelayanan dan penegakan hukum memberi ruang bagi interaksi yang lebih humanis.
Namun, makna kegiatan ini semestinya tidak berhenti pada seremoni, pemotongan tumpeng, ataupun pembagian hadiah. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana semangat kebersamaan itu diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Solidaritas internal perlu tercermin dalam koordinasi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesungguhan memberikan pelayanan yang adil kepada masyarakat.
Sebab, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tidak hanya dibangun melalui ketegasan dalam menindak pelanggaran, tetapi juga melalui kualitas pelayanan, sikap humanis, dan konsistensi dalam menjalankan amanah.
Dari Markas Ditlantas Polda Lampung, pesan itu mengemuka: kebersamaan merupakan fondasi yang perlu dijaga. Sebab, kekuatan sebuah institusi tidak semata-mata ditentukan oleh barisan yang rapi, tetapi juga oleh soliditas orang-orang yang berada di dalamnya.
Di Tanah Sang Bumi Ruwa Jurai, merajut kebersamaan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengabdian, agar semangat melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat tidak hanya terdengar dalam semboyan, tetapi hadir nyata di jalan raya.
Editor : Chairur Rahman
#HUTPersonilDitlantaPoldaLampung

