-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Rehabilitasi D.I. Panti Rao Dipercepat, BWS Sumatera V Padang Pacu Kebangkitan Pertanian Pasaman

Tuesday, July 21, 2026 | Tuesday, July 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T03:15:23Z


MR.com, PASAMAN| Komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air. Salah satunya dengan percepatan pelaksanaan Rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Panti Rao di Kabupaten Pasaman yang saat ini tengah digenjot oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang. Program ini menjadi langkah strategis untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi yang selama ini mengalami kerusakan sehingga menghambat produktivitas pertanian. 


Rehabilitasi tersebut tidak sekedar memperbaiki saluran yang rusak, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan sektor pertanian. Dengan pemulihan jaringan irigasi secara menyeluruh, distribusi air ke lahan pertanian diharapkan kembali normal sehingga sekitar 2.461,8 hektare areal persawahan produktif dapat memperoleh pasokan air secara berkelanjutan. 


Selama beberapa tahun terakhir, kerusakan saluran irigasi menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi petani. Keterbatasan pasokan air membuat pola tanam tidak optimal dan berimbas pada menurunnya produktivitas. Karena itu, percepatan rehabilitasi menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat tani sekaligus bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung sektor pangan. 


Lebih jauh lagi, proyek ini diproyeksikan mampu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) hingga 156,31 persen. Artinya, lahan pertanian yang sebelumnya hanya mampu ditanami secara terbatas akan memiliki peluang tanam lebih tinggi melalui penerapan pola padi-padi- palawija, sehingga produktivitas lahan maupun pendapatan petani berpotensi meningkat secara signifikan. 


Di lapangan, pekerjaan terus berlangsung dengan pengerahan alat berat untuk normalisasi saluran serta pembetonan pada titik-titik yang mengalami kerusakan. Progres tersebut disambut positif masyarakat karena dinilai akan mempercepat kembalinya layanan irigasi yang selama ini menjadi tumpuan utama aktivitas pertanian di wilayah Panti Rao. 


Optimisme itu juga disampaikan Yogi (48), salah seorang petani penerima manfaat. Menurutnya, rehabilitasi saluran irigasi membawa harapan baru bagi para petani yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air secara stabil.


"Sudah lama kami kesulitan mengatur air karena saluran banyak yang pecah dan rusak. Dengan adanya perbaikan ini, kami sangat bersyukur. Sawah kami tidak akan kekeringan lagi dan kami bisa mulai menanam dengan lebih tenang," ungkapnya. 


Masyarakat juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dinilai berjalan profesional. Pengawasan yang dilakukan secara rutin oleh jajaran Satker dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BWS Sumatera V Padang dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga mutu pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. 


Dengan sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat, rehabilitasi D.I. Panti Rao diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu. Keberhasilan proyek ini diyakini tidak hanya mengembalikan fungsi irigasi, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi pertanian di Kabupaten Pasaman secara berkelanjutan.**


Editor  : Redaksi 


×
Berita Terbaru Update