MR.com, Padang | Dugaan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat. Kali ini, sebuah gudang yang berlokasi di kawasan by pass depan SPBU Tanjung Aur, tepatnya di belakang Rumah Makan Rimbun Jaya, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial melalui unggahan akun siletsumbar.id.
Di tengah gencarnya imbauan pemerintah terkait penghematan BBM bersubsidi, serta keseriusan aparat negara, baik TNI maupun Polri dalam memberantas mafia penyalahgunaan energi, keberadaan gudang tersebut dinilai mencederai upaya penegakan hukum.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM jenis solar itu disebut-sebut masih beroperasi, meskipun sebelumnya pernah digerebek oleh tim Reskrim Polda Sumatera Barat. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Lebih memprihatinkan lagi, beredar dugaan bahwa aktivitas ilegal tersebut dikendalikan oleh oknum aparat, yakni seorang anggota Polri berpangkat AKBP dan oknum TNI berpangkat Mayor. Informasi ini masih membutuhkan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Masyarakat berharap Kapolri, Panglima TNI, Pangdam, serta Kapolda Sumbar dapat mengambil langkah tegas dan transparan dalam menindak segala bentuk praktik ilegal, khususnya yang berpotensi merugikan negara dan rakyat.
“Polri dan TNI adalah institusi yang kami banggakan. Namun, jangan sampai ulah oknum yang mencari keuntungan pribadi merusak citra besar kedua lembaga tersebut,” demikian suara yang berkembang di tengah masyarakat bernama Andi pada Selasa(21/4/2026) di Padang.
Situasi ini juga menjadi semakin krusial di tengah ketidakpastian harga minyak dunia akibat dinamika geopolitik, termasuk konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta ketegangan di Selat Hormuz yang berdampak pada stabilitas energi global.
Sebagai bagian dari elemen masyarakat, kalangan jurnalis menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan kebenaran. Dengan perlindungan Undang-Undang Pers, media akan tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal transparansi dan keadilan, meski berhadapan dengan berbagai tekanan.
Publik pun berharap, upaya pemberantasan mafia BBM tidak hanya menjadi slogan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata tanpa pandang bulu.
Hingga berita diterbitkan media masih dalam tahap mengumpulkan data dan informasi serta upaya konfirmasi pihak terkait lainnya.
Penulis : Chairur Rahman (Wartawan Muda)
Editor : Redaksi
