Articles by "Kab.Padang Pariaman"

1 #Kajati #Kajari #Sumbar #Pasbar 4 #Pasbar 1 #Pasbar #IMI 1 #sunatanmasal #pasbar #kolaboraksi 1 17 Agustus 1 AAYT 1 Administrasi 6 Agam 1 Agama 1 Aia Gadang 1 Air mata 1 Ajudan 1 Akses 4 Aksi 1 Amankan 1 Ambulance 1 Anam Koto 1 Anggaran 6 APD 1 Arogan 2 Artikel 1 Aset 1 Asimilasi 1 ASN 1 Atlet 1 ATR 2 Aturan 1 Babinkamtibmas 1 Baharuddin 1 Balon 1 Bandung 1 Bansos 1 Bantah 7 Bantuan 1 Batu Sangkar 1 Bawaslu 1 Baznas 1 Baznas Pasbar 1 Bebas 1 Bedah Rumah 1 Belajar 1 Belanja 4 Bencana 2 Berbagi 1 Berjoget 1 Bhakti 1 Bhayangkara 1 Bhayangkari 2 Bina Marga 1 BK 1 BKPSDM 1 BLPP 1 BLT Dana Desa 3 BNN 4 BNNK 1 Bocah 1 Bogor 1 Box Redaksi 1 Boyolali 9 BPBD 1 BPK RI 1 BPN 1 BTN 1 BTT 8 Bukittinggi 1 Bully 17 Bupati 3 Bupati Pasbar 1 Cacat Hukum 1 Calon 1 Camat 1 Cerpen 6 Corona 1 Covid 29 Covid 19 16 Covid-19 1 CPNS 1 cross 1 dampak 1 Dana 1 Dandim 1 Data 1 Demo 1 Dermawan 3 Dharmasraya 1 Dilaporkan 1 dinas 2 Dinkes 1 Dinsos 2 Direktur 3 Disinfektan 4 DPC 2 DPD 1 DPD Golkar 1 DPD PAN 1 DPP 12 DPRD 3 DPRD Padang 1 DPRD Pasbar 1 Dukungan 1 Duta Genre 1 Emma Yohana 2 Erick Hariyona 1 Ershi 1 Evakuasi 1 Facebook 1 Forkopimda 1 Formalin 1 Fuso 1 Gabungan 1 Gempars 1 Geoaprk 3 Gerindra 1 Gor 1 Gudang 3 gugus tugas 3 Hakim 2 HANI 1 Hari raya 1 Haru. 1 Hilang 1 Himbau 2 Hoax 1 Hujat 2 Hukum 1 Humas 1 HUT 1 Hutan Kota 1 idul adha 1 Ikan Tongkol 1 Iklan video 1 Ikw 2 Ilegal mining 1 Incasi 1 Inspektorat 1 Intel 3 Isolasi 1 Isu 1 Jabatan 33 Jakarta 3 Jalan 1 Jambi 3 Jateng 6 Jubir 1 Jumat berbagi 1 Jurnalis 10 Kab. Solok 2 Kab.Agam 4 Kab.Padang Pariaman 3 Kab.Pasaman 2 Kab.Solok 2 Kab.Solok Selatan 1 Kabag 3 Kabid 2 Kabupaten Pasaman 1 Kader 3 Kadis 1 Kajari 2 Kalaksa 1 Kanit 1 Kapa 10 Kapolres 1 Karantina 6 Kasat 1 Kasi 1 KASN 1 Kasubag Humas 1 Kasus 1 Kebakaran 1 Kejahatan 1 Kemanusiaan 1 Kemerdekaan 2 Keracunan 1 Kerja 1 Kerja bakti 1 kerjasama 2 Kesbangpol 1 Kesenian Daerah 1 Kesra 2 Ketua 2 Ketua DPRD 1 Kinali 2 KKN 1 Kodim 2 KOK 3 Kolaboraksi 2 Komisi 1 Komisioner 4 KONI 1 KONI PASBAR 1 Kontak 1 Kontrak 1 Kopi 4 Korban 1 Korban Banjir 1 Korupsi 15 Kota Padang 2 Kota Solok 3 KPU 2 Kriminal 4 kuasa hukum 1 Kuliah 1 Kupon 1 Kurang Mampu 1 Kurban 1 Labor 1 Laka Lantas 1 Lalulintas 1 Lantas 5 Lapas 3 Laporan 1 Laporkan 2 Laskar 1 Lebaran 2 Lembah Melintang 1 Leting 1 Limapuluh Kota 1 LKAAM 1 Lubuk Basung 3 Maapam 3 Mahasiswa 1 Maligi 1 Masjid 3 Masker 1 Medsos 1 Melahirkan 1 Mengajar 2 Meninggal 5 Mentawai 1 metrologi 1 Milenial 1 MoU 1 MPP 1 MRPB 2 MRPB Peduli 1 MTQ 2 Mujahidin 3 Muri 1 Nagari 1 Narapidana 6 Narkoba 28 Nasional 1 Negara 2 Negatif 5 New Normal 2 New Pasbar 88 News Pasbar 1 Ngawi 1 ninik mamak 2 ODP 1 OfRoad 2 Oknum 2 olah raga 2 Operasi 127 Opini 1 Opino 1 OTG 2 PAC 1 Pada 673 Padang 7 Padang Panjang 18 Padang Pariaman 1 Painan 1 Pakar 4 Pandemi 1 Pangan 1 Pantai Maligi 1 Panti Asuhan 6 Pariaman 1 Paripurna 2 pariwara 1 Pariwisata 1 Partai 1 Pasaan 93 Pasaman 27 Pasaman Barat 523 Pasbar 1 Pasbat 1 Pasien 1 Paslon 1 Patuh 4 Payakumbuh 1 Pdamg 2 PDIP 4 PDP 6 Peduli 1 peduli lingkungan 1 Pegawai 2 Pelaku 3 Pelanggaran 3 Pemalsuan 1 Pemasaran 1 pembelian 1 Pembinaan 1 Pemda 1 Pemerasan 3 Pemerintah 1 Pemerintahan 1 Pemilihan 1 Pemilu 2024 65 Pemko Padang 1 Pemuda 1 Penanggulangan 1 penangkapan 2 Pencemaran 2 Pencuri 1 pendidikan 2 Pengadaan 2 Pengadilan 1 Penganiayaan 1 Pengawasan 1 Penggelapan 1 Penghargaan 1 penusukan 1 Penyelidikan 1 Penyu 1 Perantauan 1 Perawatan 3 Perbatasan 1 Peredaran 1 Periode 1 Perjalanan 1 perkebunan 3 Pers 1 Pertanahan 3 Perumda AM Kota Padamg 8 Perumda AM Kota Padang 2 Perumda Kota Padang 43 Pessel 3 Pilkada 1 Pinjam 1 PKH 1 PKK 1 Plasma 1 Plt 2 PN 1 PN Pasbar 2 PNS 3 pol pp 1 Polda Sumbar 4 Polisi 6 Politik 28 Polres 6 Polres Pasbar 1 Polsek 1 Pos 3 Pos perbatasan 6 Positif 2 posko 1 potensi 1 PPM 1 Prestasi 4 PSBB 1 PSDA 1 Puan 2 PUPR 1 Pusdalops 2 Puskesmas 1 Pustu 1 Rapid Test 2 razia 1 Rekomendasi 3 Relawan 1 Reses 1 Reskrim 1 Revisi 1 RI 8 RSUD 1 RSUP M Djamil 1 RTLH 1 Rumah Sakit 1 Rusak 1 Sabu 1 Samarinda 1 Sapi 2 SAR 8 Satgas 2 Satlantas 1 SE 4 Sekda 1 Sekda Pasbar 1 Selebaran 8 Sembako 1 Sertijab 1 Sewenang wenang 1 Sidak 13 sijunjung 1 Sikilang 2 Singgalang 1 sirkuit 2 SK 1 Snar 2 Solo 5 Solok 4 Solok Selatan 5 SolSel 4 sosial 2 Sosialisasi 2 Sumatera Barat 145 Sumbar 1 Sumbar- 1 Sumur 1 Sunatan massal 1 sungai 1 surat kaleng 6 swab 2 Talamau 1 Talu 1 Tanah 20 Tanah Datar 1 Target 1 Tata Usaha 1 teluk tapang 1 Temu ramah 2 Terisolir 1 Terminal 1 Tersangka 5 Thermogun 1 Tidak layak Huni 2 Tilang 1 Tindak Pidana Korupsi 1 tipiter 1 TMMD 2 TNI 1 TNI AL 1 Tongkol 1 TP.PKK 1 tradisional 1 Transparan 1 trenggiling 1 tuak 2 Tukik 1 Tumor 1 Ujung Gading 1 Ultimatum 1 Uluran 1 Unand 1 Upacara 1 Update 1 usaha 1 usir balik 1 Verifikasi 1 Virtual 1 wakil bupati 4 Wali Nagari 2 wartawan 1 Waspada 1 Wirid Yasin 1 Yamaha Vega 2 Yarsi 2 Yulianto 1 ZI 1 Zona Hijau 1 Zona Merah
Showing posts with label Kab.Padang Pariaman. Show all posts

Sumber foto (Instagram pupr_sda_sumatera5)

MR.com,Kab.Padang Pariaman|Menteri PUPR M. Basuki Hadimuldjono bersama Direktur Jendral SDA dan Direktur Bina OP pada Senin, 11 Maret 2024 lalu sempat kunjungi daerah lokasi kejadian banjir di Sumatera Barat. Dikutip dari laman akun resmi Instagram pupr_sda_sumatera5, kunjungan Menteri Basuki beserta jajarannya turut didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah sebagai pemangku kebijakan daerah.

Titik lokasi yang dikunjungi orang nomor satu Kementerian PUPR itu adalah jembatan Batang Anai, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Padang Pariaman. Dikesempatan itu, Kepala BWSS V Padang, beserta Kepala BPJN Sumbar menceritakan kronologi kejadian banjir yang ada di daerah yang dikunjungi oleh Menteri Basuki.

Namun terkait daerah Korong Tanjung Pisang Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, apakah termasuk yang dikunjungi masih belum diketahui.

Tetapi yang pasti masyarakat setempat sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah pusat ataupun daerah.

Berita terkait: Mahdiyal Hasan: Kepala Satker OP SDA, BWSS V Padang Harus Terbuka dan Mau Menerima Informasi dari Luar

Karena saluran irigasi yang ada dikampung mereka rusak berat akibat diterpa banjir dahsyat waktu itu. Dan sekarang ini kondisinya masih rusak parah, itu disampaikan Mahdiyal Hasan, SH. sebagai Aktivis dan putra daerah asli Kabupaten Padang Pariaman.

Mewakili suara masyarakat, sebelumnya Mahdiyal berharap pihak BWS Sumatera V Padang melalui Satker Operasional dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (Satker OP SDA)nya untuk bisa secepat mungkin melakukan perbaikan terhadap saluran irigasi yang rusak parah tersebut.

Sebab, katanya, saluran irigasi tersebut sangat penting fungsinya untuk keberlangsungan perekonomian masyarakat setempat. Dengan jebol atau rusaknya saluran aliran irigasi itu, mengakibatkan sawah-sawah masyarakat menjadi kekeringan.

"Karena hal menjadi khawatir akan ancaman gagal panen padi dari sawah-sawah mereka, bahkan mereka tidak bisa memprediksi sampai kapan sawah mereka akan mengalami kekeringan," ulas Mahdiyal Hasan.

Kemudian media ini mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Median sebagai Kepala Satker OP SDA yang baru via telepon 0813-1880-0xxx pada Kamis,(14/3/2024). Namun disinyalir, Median belum bisa memberikan keterangannya.

Tidak sampai disitu, media juga melakukan konfirmasi kepada Muhammad Dian Alma'ruf sebagai Kepala BWSS V Padang. Kabalai tersebut mengatakan, kalau untuk perbaikan saluran itu dilakukan oleh Dinas BK Sumbar.

"Lokasi tepatnya Saluran Daerah Irigasi Anai, di ruas BLS2B. Kami sudah dapat laporan ini tanggal 8 maret 2024 dari wali nagari. Itu sudah dibahas dan dikoordinasikan dengan PPK TPOP yang ada di Dinas SDA BK Prov  Sumbar," terang M.Dian Alma'ruf via telepon dihari yang sama.

Lanjut Dian menjelaskan, yang akan menangani perbaikannya secara permanen dinas tersebut dan sudah disepakati untuk penanganannya.

Perlu di informasikan, untuk OP Irigasi di Daerah Irigasi Anai, anggarannya di TPOP (Tugas Perbantuan Operasi dan Pemeliharaan) kan ke Dinas SDA BK Prov. Sumbar, pungkas Kepala BWSS V Padang itu.

Hingga berita ini ditayangkan, media masih upaya konfirmasi pihak terkait lainnya.(cr)

Saluran irigasi rusak parah di Korong Tanjung Pisang Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman


MR.com,Kab.Padang Pariaman| Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI)  M.Basuki Hadimuldjono yang didampingi Direktorat Bina Operasional dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (Dir Bina OP SDA) M. Adek Rizaldi beserta rombongan ke Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu lalu menuai respon positif dari berbagai pihak.

Salah satunya, Aktivis dan tokoh kepemudaan Sumbar, Mahdiyal Hasan, SH. Menurutnya, kedatangan Menteri PUPR Basuki beserta Direktorat Bina OP SDA itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap derita duka lara yang dirasakan masyarakat korban bencana alam yang cukup dahsyat beberapa waktu lalu, kata Mahdiyal Hasan,SH. pada Kamis(14/3/2024) di Padang.

Mahdiyal Hasan,SH. Advokat dan Aktivis Anti Korupsi dan merupakan salah satu Tokoh Kepemudaan Sumbar 

Advokat yang terkenal tegas itu, Mahdiyal Hasan sangat mengapresiasi kunjungan Menteri Basuki ke daerah-daerah yang terdampak bencana alam di Sumbar ini. Sebab menurut Mahdiyal, dengan kunjungan Menteri Basuki Hadimuldjono yang didampingi DirBina OP tersebut dapat memberikan harapan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

"Kunjungan orang nomor satu Kementerian PUPR RI ini beserta DirBina OP menimbulkan sebuah harapan bagi masyarakat, harapan agar bisa mendapatkan perhatian khusus dalam penanganan untuk pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana waktu lalu, dapat berjalan dengan cepat, tepat dan efektif ,"tegas Mahdiyal.

Seperti harapan masyarakat yang tinggal Korong Tanjung Pisang Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman. Masyarakat mengharapkan pihak BWS Sumatera V Padang melalui Satker Operasional dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (Satker OP SDA)nya bisa secepat mungkin melakukan perbaikan terhadap saluran irigasi yang rusak parah karena diterjang banjir dahsyat kemarin, sebut Mahdiyal.

Sebab, saluran irigasi tersebut sangat penting fungsinya untuk keberlangsungan perekonomian masyarakat setempat. Dengan jebolnya saluran aliran irigasi tersebut mengakibatkan sawah-sawah mereka menjadi kekeringan, mereka khawatir akan ancaman gagal panen untuk jangka waktu yang tidak dapat diprediksi, ulasnya lagi.

"Sebagai ujung tombak pelaksana program pemerintah, Satker OP SDA  yang berada dibawah komando Kepala BWSS V Padang, diharapkan mampu melakukan perbaikan saluran irigasi tersebut sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,"ujar Alumni Fakultas Hukum Unand itu.

Selanjutnya Mahdiyal berharap Satker OP SDA dengan PPK nya masing-masing dalam bekerja harus bisa bermasyarakat. "Kita berharap kepada Kepala Satker OP SDA yang baru untuk bisa open (terbuka) terhadap seluruh elemen masyarakat, serta mau menerima informasi yang datang dari luar, ujarnya.

Kemudian untuk Kepala BWSS V Padang, menurut Mahdiyal, Kepala BWSS V Padang harus melakukan pengawasan secara intens seluruh pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya. Supaya apa yang dikerjakan sesuai dengan rencana, pekerjaan dapat berjalan sesuai aturan dan tetap mengikuti kearifan lokal yang ada,serta pekerjaan memiliki mutu dengan kualitas yang diharapkan, tandasnya.

Sekembalinya Mentri PUPR yang di dampingi oleh dirjen OP ke Jakarta, bidang OP SDA BWS Sumatera V Padang harus fokus dan serius dalam penanganan kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Pessel dan Padang Pariaman serta daerah lainnya, pungkas Mahdiyal Hasan.

Hingga berita ini ditayangkan, media masih upaya konfirmasi Kepala Satker OP SDA Median, dan Kepala BWSS V Padang.(cr)


MR.com, Pariaman| Ternyata proses pelelangan tender proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Water Front City yang dimenangkan CV. Lautan Sati tidak disertai dengan surat dukungan Galian C (quarry) berizin lengkap. 

Hal tersebut disampaikan Masudi sebagai Kepala Satker PJN Wil 1 Sumbar pada Rabu(27/9/2023) via telpon dalam menjawab beberapa pernyataan konfirmasi media.

Berita terkait: Pelaksanaan Proyek Peningkatan Jalan Water Front City Pariaman Terindikasi KKN Secara Bersama-sama

Melalui bidang Komunikasi Publik (Kompu) di Satker PJN Wil 1 Sumbar, Kasatker itu mengatakan pada saat lelang tidak ada syarat untuk dukungan quarry.

"Sesuai dengan aturan yang ada didalam dokumen lelang. Para peserta lelang tidak diharuskan melampirkan surat dukungan quarry, karena tidak ada syarat untuk dukungan quarry tersebut," kata Masudi.

Terkait adanya dugaan pekerjaan menggunakan material pasir dan batu ilegal. Kasatker melalui Kompu tersebut menjelaskan pekerjaan tidak ada menggunakan material Ilegal, seperti apa yang disebutkan itu 

Selanjutnya dia menjelaskan, seluruh material pasir dan batu didatangkan dari Quarry yang berlokasi di Lubuk Alung, pemegang IUP PT. Geo Alam Putra Sikas dengan Nomor : 570/2322-FERIZ/DPM&PTSP/X11/2020 milik Datuak Pahlawan.

Masa berlaku izinya sampai 20 Januari 2027. Komoditas yang dengan izinnya jenis Batuan (Pasir dan Batu), dengan lokasi penambanganan,  Korong Koto Buruk, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung kabupaten Padang  Pariaman, papar Masudi.

Kemudian untuk nama kontraktor pelaksana lapangan dari CV. Lautan Sati adalah Olvi Vernando Hendri. Sebelumnya, ada pihak yang mengaku-ngaku dari CV. Lautan Sati bernama Mafzul Putra bukan bukan atas nama Olvi Vernando Hendri.

Namun menyangkut konfirmasi apakah pekerjaan sudah sesuai spesifikasi teknis. Sebab pekerjaan pasangan batu diduga terlihat tidak beraturan dan batu yang terpasang disinyalir masih dalam keadaan kotor dan berlumpur. Terkait hal itu, Satker melalui Kompunya tidak bisa menjelaskan.

Selain itu, air yang dipakai untuk adukan (semen dan pasir) pada pekerjaan pondasi diduga kuat tidak sesuai speks. Pasalnya ada dugaan air yang dipakai dari aliran sungai Batang sunur yang berkadar asin. Karena aliran sungai batang sunur merupakan muara pertemuan antara air laut dengan air tawar.

Sementara, sebelumnya menurut keterangan salah satu warga yang tinggal dekat dengan lokasi pekerjaan bernama Aciak bahwa material pasir yang dipakai diambil dari lokasi.

"Pasir yang digunakan untuk pekerjaan ini diambil dari tepian batang sunur yang sangat dekat dengan lokasi pekerjaan," kata Aciak pada Jum'at (22/9) dirumahnya.

Menurut penuturan Aciak terkait material batu yang dipakai untuk pasangan pondasi, diduga dibeli dari berbagai tempat sumber quarry. Karena jenis batu yang digunakan bermacam-macam, ada yang jenis batu gunung, batu kali, bahkan ada batu yang berwarna hitam, tukasnya.

Dia juga mengatakan air sungai batang sunur yang dipakai untuk mengaduk pasir dan semen air yang berkadar asin karena bercampur dengan air laut. Apakah ini tidak berpengaruh terhadap mutu dan kualitas pondasi yang dikerjakan, pungkasnya.

Keterangan Satker yang mengatakan tidak ada syarat dukungan quarry pada proses pelelangan tender proyek negara, apakah tidak melanggar aturan..?.

Hingga berita ditayangkan, media masih upaya mengumpulkan data-data dan konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya.(cr)

Jembatan Sikabu Kayu Gadang,Lubuk Alung,Kab.Padang Pariaman "Ambruk"

MR.com, Padang Pariaman| Jembatan Sikabu Kayu Gadang di Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman ambruk. Jembatan tersebut ditahun 2020 pembangunannya dikerjakan PT.Maidah Rekajaya sebesar 22,3 miliar dibawah kewenangan Budi Mulya ST.MT selaku Kalaksa BPBD dimasa kepemimpinan Bupati Ali Mukhni.

Disinyalir, arus deras aliran sungai menjadi penyebab ambruknya jembatan yang menghubungkan Korong Kampung Sabalah, Nagari Balah Hilie dengan Korong Kayu Gadang Nagari Lubuak Alung, Kab. Padang Pariaman.

Berita terkait: Diduga Ada "Main Mata" Rekanan dan Pihak Lain, Akibatkan Pembongkaran Jembatan Makan Korban

Sebelumnya jembatan kayu gadang pernah ambruk hancur, juga akibat bencana alam. Kemudian, ditahun 2020 jembatan kembali dibangun dengan bantuan dana hibah dari BNPB sebesar 22,3 miliar. 

Namun jembatan itu tadi malam Ahad (7/5/2023) tepatnya pukul 23.30 Wib kembali ambruk setengah bentangannya. Dan sampai saat ini belum ada informasi adanya korban jiwa.

Waktu disaat pembongkaran sebelum dimulainya pembangunan, pernah terjadi kecelakaan kerja yang memakan korban jiwa. Kecelakaan kerja terindikasi terjadi karena rekanan diduga bekerja tidak sesuai KAK. Kemudian diwaktu pelaksanaan rekanan PT.Maidah Rekayasa diduga labrak aturan terkait pemakaian material serta bekerja tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kondisi jembatan pada siang hari sebelum ambruk, tiang utama diterpa arus deras aliran sungai mulai goyang dan akan patah

Menurut informasi dari masyarakat sekitar, sebelum kejadian ambruknya jembatan tersebut. Masyarakat setempat sudah memberikan informasi tanda-tanda jembatan akan ambruk kepada pihak Pemkab Padang Pariaman.

Masyarakat setempat yang tidak mau identitasnya disebut itu mengatakan pihak Pemkab Padang Pariaman juga ikut bertanggung jawab atas ambruknya jembatan tersebut. 

"Karena, sebelumnya masyarakat sudah pernah menginformasikan kepada pihak Pemkab Padang Pariaman tanda-tanda jembatan tersebut akan ambruk," ujarnya.

Namun katanya, pihak Pemkab seakan mengabaikan info dari masyarakat itu. Menurut warga tersebut, padahal jembatan ini baru berusia dua tahun, tetapi sudah ambruk kembali. 

" Ada apa dengan pembangunan jembatan yang menghabiskan dana sebesar 22,3 miliar ini. Perlu diselidiki oleh pihak penegak hukum," pungkasnya.

Hingga berita ditayangkan media masih upaya konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya.(cr)

Mitra

{picture#http://2.bp.blogspot.com/-XccjilccW3o/WvaXDidXfzI/AAAAAAAABh4/uSZS7TnCbfc4FwXpWuQb2n8Fgh6BY9x7ACK4BGAYYCw/s1600/logo3.png} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Powered by Blogger.