-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketua DPRD Sumbar Tekankan Ilmu sebagai Fondasi Kemandirian Ekonomi

Saturday, March 14, 2026 | Saturday, March 14, 2026 WIB Last Updated 2026-03-14T11:25:37Z


MR.com, Padang | Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Kemudahan Berusaha bersama ratusan warga di Padang, Sabtu(14/3/2026). Kegiatan ini menjadi ruang untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap regulasi daerah sekaligus menegaskan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam memanfaatkan peluang usaha.


Dalam pemaparannya, Muhidi mengatakan keberhasilan membangun usaha tidak cukup hanya mengandalkan peluang ekonomi. Ia menilai ilmu pengetahuan merupakan fondasi utama yang membentuk cara berpikir, ketekunan, serta kemampuan membaca tantangan zaman.


“Jika kita ingin sukses, maka langkah pertama yang harus ditempuh adalah menuntut ilmu. Manusia tidak cukup hanya berjalan dengan niat dan semangat, tetapi harus dibekali dengan ilmu. Dengan ilmu itulah kita mampu menentukan arah hidup dan membedakan mana jalan yang membawa kebaikan bagi dunia maupun akhirat,” ujar Muhidi di hadapan peserta.


Ia juga mengingatkan bahwa proses menuntut ilmu sering kali berhadapan dengan berbagai hambatan. Namun, menurut dia, kesulitan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti belajar. Justru dari proses itulah lahir ketangguhan dan kedewasaan dalam menghadapi kehidupan.


“Teruslah menuntut ilmu. Jangan berhenti hanya karena ada masalah. Kesulitan itu bagian dari proses. Ketika seseorang tetap istiqamah dalam belajar dan berusaha, di situlah Allah akan membuka jalan kemudahan yang sebelumnya tidak pernah kita bayangkan,” katanya.


Menurut Muhidi, keberadaan Perda tentang Penyelenggaraan Kemudahan Berusaha perlu dipahami secara lebih substansial. Regulasi tersebut, kata dia, bukan sekadar mengatur prosedur atau administrasi, melainkan menjadi instrumen untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta membuka ruang bagi lahirnya pelaku usaha yang kreatif dan berdaya saing.


Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menunggu peluang, tetapi juga aktif meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan.


“Kemudahan berusaha akan bermakna jika masyarakat memiliki kesiapan intelektual dan mental untuk memanfaatkannya. Tanpa ilmu, peluang sering kali lewat begitu saja. Tetapi dengan ilmu, seseorang mampu mengubah peluang kecil menjadi kekuatan ekonomi yang nyata,” ujarnya.


Kegiatan sosialisasi berlangsung dialogis. Warga menyampaikan berbagai pandangan terkait peluang usaha, tantangan ekonomi, hingga harapan agar regulasi daerah benar-benar memberi dampak nyata bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat di Kota Padang.

Penulis : Mukhsin


Editor : Redaksi 

×
Berita Terbaru Update