MR.com, Pesisir Selatan | Upaya menjaga konektivitas jalur vital di Sumatera Barat terus digenjot pemerintah melalui pekerjaan preservasi jembatan pada ruas Padang–Painan–Kambang. Proyek bernilai Rp 6.259.947.000,00 ini menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah pesisir.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana CV Rokade Cooperation dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender. Proyek ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang berada di bawah tanggung jawab Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, melalui Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah II.
Dengan nomor kontrak kerja EP-01KHWX2V9CZK5AZ3EZNMP57M6J, kegiatan preservasi ini mencakup perbaikan dan pemeliharaan struktur jembatan guna meningkatkan keamanan serta umur layanan infrastruktur tersebut. Langkah ini dinilai krusial mengingat ruas Padang–Painan–Kambang merupakan jalur utama yang menghubungkan pusat ekonomi, pariwisata, hingga kawasan permukiman di Pesisir Selatan.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini juga berada di bawah pengawasan konsultan supervisi gabungan, yakni PT Dwikarsa Envacotama KSO bersama PT Cipta Strada KSO dan PT Selaras Sembada. Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis serta tepat waktu.
Pihak pelaksana menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pekerjaan dengan standar mutu tinggi, sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat sekitar. Koordinasi intensif dengan pihak terkait terus dilakukan agar proyek berjalan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.
Preservasi jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan infrastruktur yang lebih andal, konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat, khususnya di Pesisir Selatan, akan semakin kuat dan berkelanjutan.
Penulis : Afbarat
Editor : Redaksi

