-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Istana Trunojoyo Bergeser: Suyudi Ario Seto Naik Ring 1, Harta Listyo Sigit Tembus Rp15,34 Miliar Jadi Sorotan

Thursday, October 1, 2026 | Thursday, October 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-01T05:17:41Z

 Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) 


MR.com, JAKARTA | Pucuk pimpinan Korps Bhayangkara disinyalir sebentar lagi akan berganti. Era Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Gedung Trunojoyo kini di ambang pintu keluar, menyusul langkah mulus Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang mendapat restu penuh dari Komisi III DPR RI sebagai Kapolri baru.


Persetujuan aklamasi ini diketok dalam rapat pleno pasca-uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 


Di tengah dinamika transisi komando kepolisian ini, sorotan publik seketika tersedot pada rekam jejak finansial sang jenderal yang purna tugas.


Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total pundi-pundi kekayaan Listyo Sigit menyentuh angka Rp15.344.596.369 (Rp15,34 miliar). 


Nilai tersebut tercatat per 31 Desember 2025 menjadi rekor tertinggi sepanjang kariernya di institusi kepolisian.



Grafik Kekayaan Konsisten Merangkak Naik

Menelisik dokumen LHKPN dari masa ke masa, grafik kekayaan Listyo Sigit menunjukkan tren menanjak tanpa henti sejak awal ia menjabat:

2019 (Awal Menjabat): Rp8.314.735.000

2020: Rp8.664.735.000

2021: Rp9.264.735.000

2022: Rp10.679.000.018

2023: Rp13.132.178.264

2024: Rp14.998.070.576

2025: Rp15.344.596.369



Secara akumulatif, terdapat lonjakan kekayaan hingga Rp7,03 miliar jika dikomparasikan antara laporan awal 2019 dan laporan penutup pada 2025. 


Lonjakan paling agresif secara nominal tercatat antara tahun 2022 ke 2023 dengan tambahan mencapai Rp2,45 miliar.

Kas Mendominasi, Utang Nihil

Menariknya, struktur kekayaan Listyo Sigit pada periode 2025 didominasi oleh likuiditas tinggi. 


Kas dan setara kas menjadi penyumbang terbesar mencapai Rp7,329 miliar (hampir 50% dari total harta), melesat jauh dibanding posisinya pada 2023 yang 'hanya' bertengger di angka Rp5,337 miliar.


Berikut rincian lengkap pilar kekayaan Listyo Sigit per 2025:

 Kas & Setara Kas: Rp7.329.596.369

Tanah & Bangunan: Rp6.150.000.000 (Tersebar di Semarang Rp1,65 M, Tangerang Rp1 M, dan aset termahal di Jakarta Timur senilai Rp3,5 M).


Harta Bergerak Lainnya: Rp1.195.000.000

Alat Transportasi & Mesin: Rp670.000.000 (Dua unit SUV mewah: Toyota Fortuner 2018 senilai Rp320 juta dan Toyota Fortuner 2019 senilai Rp350 juta). Utang / Kewajiban: Nihil (Rp0).


Tongkat Estafet ke Eks Kepala BNN


Kini, panggung utama Polri bersiap diambil alih oleh Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang sebelumnya memegang kendali di Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025.


Transisi kekuasaan ini tidak hanya menandai babak baru penegakan hukum di bawah kendali sang jenderal baru, tetapi juga meninggalkan LHKPN Listyo Sigit sebagai warisan data transparansi publik. 


Meski angka Rp15,34 miliar murni instrumen administratif pelaporan, catatan harta tanpa beban utang ini resmi menjadi bab penutup perjalanan kepemimpinannya di Tribrata 1.


Catatan Redaksi: LHKPN merupakan instrumen transparansi administratif penyelenggara negara. Publik tentu menanti sejauh mana Suyudi Ario Seto mampu membawa wajah baru Polri sekaligus menjaga standar integritas lembaganya ke depan.


Editor  : Chairur Rahman (Wartawan Madya)


×
Berita Terbaru Update