MR.com, PASAMAN | Kerusakan ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menuai keluhan masyarakat. Kondisi jalan yang berlubang dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan mengganggu aktivitas perekonomian warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah titik mengalami kerusakan cukup parah. Lubang berdiameter lebar dengan kedalaman bervariasi tersebar di beberapa segmen. Pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan bermanuver zig-zag untuk menghindari lubang yang menganga di badan jalan.
Ruas tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah nagari di Kecamatan Dua Koto dengan pusat kegiatan ekonomi di Kabupaten Pasaman. Warga menyebut kerusakan jalan tidak hanya memperbesar resiko kecelakaan, tetapi juga meningkatkan biaya distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Menanggapi keluhan itu, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, memastikan penanganan segera dilakukan.
“Akan ditangani, dan koordinasi sudah dilakukan oleh UPTD wilayah,” kata Armizoprades saat dihubungi tim media pada Senin(2/3/2026).
Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah I, Elfiandi Ibrahim, mengatakan langkah penanganan telah dibahas secara internal. “Terkait langkah penanganan sudah kita diskusikan dengan Kepala Seksi Wilayah 1 dan 2, Toni Antonius,” ujarnya.
Adapun Kepala Seksi Wilayah 1 dan 2, Toni Antonius, menjelaskan penanganan awal difokuskan pada perbaikan struktur dasar jalan sebelum pengaspalan ulang.
“Bahu jalan akan kita potong dan rapikan, kemudian dilakukan pemadatan menggunakan material base A. Setelah itu dilakukan overlay atau penghamparan aspal,” kata Toni.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui BMCKTR berharap langkah penanganan sementara ini dapat menekan resiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, sembari menunggu perbaikan lanjutan secara menyeluruh.
Masyarakat berharap realisasi perbaikan dapat segera dilakukan, mengingat ruas tersebut menjadi urat nadi mobilitas warga dan distribusi barang di wilayah Dua Koto dan sekitarnya. Tim
Editor : Redaksi
