-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gebrakan APBD Sumbar: Jalan Sasak-Maligi Mulai Diaspal, Solusi Konkret Dongkrak Ekonomi Pasaman Barat

Monday, June 29, 2026 | Monday, June 29, 2026 WIB Last Updated 2026-06-29T08:04:54Z


MR.com, Pasaman Barat | Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memangkas ketimpangan infrastruktur di daerah pinggiran bukan sekadar isapan jempol. Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar membuktikannya dengan tancap gas memacu proyek strategis di Kabupaten Pasaman Barat.


Setelah sekian lama dinantikan warga, proyek Pembangunan Jalan Provinsi Ruas Sasak - Maligi (P.033.02) akhirnya resmi memasuki tahapan krusial, yaitu pengaspalan. Langkah nyata ini dinilai sebagai jawaban konkret pemerintah dalam menstimulus roda perekonomian lokal yang selama ini terhambat akses jalan yang kurang mumpuni.


Berdasarkan pantauan media di lapangan, proyek kakap ini disokong oleh dana APBD Provinsi Sumatera Barat dengan nilai kontrak yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp2.369.650.751,00. Sejak Surat Perjanjian Kerja (SPK) diterbitkan pada 20 April 2026 lalu, pihak rekanan dinilai bergerak taktis. 


Guna memastikan kualitas proyek tidak asal jadi, PT. Sarana Mitra Saudara ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana dengan kawalan ketat dari Konsultan Supervisi PT. Arta Graha Cipta. Dengan target waktu pelaksanaan selama 120 Hari Kalender, sejumlah alat berat sudah terlihat mengepung lokasi. 


Alat-alat tersebut terus bekerja melakukan pengerasan dan pengaspalan jalan agar mobilitas warga Sasak menuju Maligi bisa segera merdeka dari kubangan dan jalan rusak. Di sekitar area proyek, rambu peringatan berbunyi "MAAF...! JALAN ANDA TERGANGGU, ADA PEKERJAAN JALAN HARAP BERHATI-HATI" juga telah dipasang demi menjamin keselamatan para pengguna jalan yang melintas.


Sambut Suka Cita, Warga: Ini yang Kami Tunggu Puluhan Tahun

Dimulainya pengaspalan jalan ini langsung disambut riuh dan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat. Akses mulus yang selama ini hanya menjadi mimpi, kini berada di depan mata.

Samsul (45), salah seorang warga asli Maligi yang sehari-hari membawa hasil bumi, mengaku sangat lega dengan adanya proyek ini. 


Menurutnya, perbaikan jalan ini akan langsung memangkas biaya transportasi yang selama ini mencekik para petani.


"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Sumbar. Jujur, ini yang kami tunggu-tunggu selama puluhan tahun. Kalau jalan ini sudah mulus, kami membawa hasil panen ke pasar tidak perlu bertaruh nyawa lagi dengan jalan rusak, dan ongkos angkut pasti jauh lebih murah," ujar Samsul dengan mata berkaca-kaca kepada, pada Senin (29/6).


Senada dengan Samsul, tokoh pemuda Sasak, Indra (32), menyebut bahwa pengaspalan ruas Sasak-Maligi ini akan membuka isolasi daerah dan memicu geliat pariwisata serta UMKM lokal.


"Akses yang bagus adalah kunci. Kami optimis ekonomi Pasaman Barat, khususnya di wilayah pesisir ini, akan melonjak tajam. Kami siap mengawal proyek ini agar selesai tepat waktu dan kualitasnya memuaskan," tegas Indra.


Dengan rampungnya proyek ini nanti, diharapkan efisiensi logistik terwujud, mobilitas warga kian kencang, dan potensi ekonomi di Pasaman Barat dapat meledak secara maksimal.


Penulis : Chairur Rahman (Wartawan Madya)

Editor: Redaksi


×
Berita Terbaru Update