MR.com, Padang | Kabut hitam pekat mendadak menyelimuti dunia pendidikan di Kota Padang. Sekolah yang sejatinya menjadi kawah candradimuka bagi masa depan generasi bangsa, justru dihantam isu miring yang amat mengerikan, yakni peredaran gelap narkotika di lingkungan sekolah.
Informasi yang berhasil dihimpun redaksi pada Minggu (21/6), seorang oknum siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Padang diduga kuat telah masuk dalam pusaran jaringan barang haram tersebut. Sontar saja, kabar burung ini bak petir di siang bolong yang memicu keresahan hebat di kalangan orang tua murid.
Sinyal darurat pun menyala. Jika rumor ini benar, artinya benteng pertahanan moral anak-anak di Kota Padang sudah jebol disusupi para predator perusak masa depan bangsa.
Kepsek Angkat Bicara: Jangan Dipublikasikan!
Guna menguji kesahihan informasi yang telanjur menggelinding liar tersebut, redaksi mitrarakyat.com langsung melakukan upaya konfirmasi resmi kepada Kepala SMPN 20 Padang, Atria, pada Senin (22/6) via sambungan telepon.
Merespons hal itu, Atria secara tegas menepis isu miring yang mengarah ke institusi yang dipimpinnya. Ia mengklaim bahwa kabar keterlibatan anak didiknya dalam bisnis haram narkoba sama sekali tidak memiliki dasar.
"Terkait informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang siswa SMP Negeri 20 Padang dalam peredaran narkoba di lingkungan sekolah, kami tegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," tegas Atria melalui keterangan tertulisnya kepada redaksi.
Menariknya, Atria tampak ketar-ketir dan secara khusus meminta pihak media untuk menahan diri agar tidak mengendus lebih dalam atau mempublikasikan isu sensitif ini ke ruang publik.
"Kami juga berharap agar informasi tersebut tidak dipublikasikan. Publikasi terhadap informasi yang tidak terbukti kebenarannya berpotensi menimbulkan berbagai opini publik, spekulasi, serta dampak negatif terhadap peserta didik, nama baik sekolah, dan iklim pendidikan yang kondusif," dalihnya.
Klaim Komitmen Pembinaan
Kendati diterpa isu miring yang mencoreng institusi, Atria memastikan bahwa SMPN 20 Padang sejauh ini masih berkomitmen penuh dalam memerangi narkoba lewat jalur edukasi internal. Namun, ia berjanji akan menyeret kasus ini ke ranah hukum jika di kemudian hari ditemukan bukti-bukti yang valid.
"SMP Negeri 20 Padang berkomitmen mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui berbagai program pembinaan karakter, pengawasan, dan edukasi kepada peserta didik. Apabila di kemudian hari terdapat informasi yang valid terkait hal tersebut, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak yang berwenang," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut di lapangan guna memastikan apakah isu ini sekedar "asap tanpa api" atau justru fenomena gunung es yang sengaja ditutupi rapat-rapat.
Penulis : Chairur Rahman (Wartawan Madya)
Editor : Redaksi
