-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pelayanan Informasi SPMB Jalur Non Akademik di Padang Dikeluhkan, Orang Tua Mengaku Kebingungan

Thursday, June 4, 2026 | Thursday, June 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T09:33:30Z


MR.com, Padang |  Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)jalur non akademik di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kota Padang mendapat sorotan dari masyarakat. Sejumlah orang tua calon siswa mengeluhkan minimnya informasi yang mereka peroleh saat mengurus proses pendaftaran.


Keluhan itu muncul karena banyak warga mengaku kesulitan memahami mekanisme penerimaan, mulai dari persyaratan administrasi hingga tahapan verifikasi berkas. Akibatnya, tidak sedikit orang tua yang harus bolak-balik mendatangi lokasi pelayanan hanya untuk memastikan dokumen yang mereka bawa sudah sesuai ketentuan.


Salah seorang wali murid yang akrab disapa Uncu Wan mengungkapkan, informasi yang tersedia dinilai belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.


"Kami datang ingin mendapatkan penjelasan yang jelas. Namun yang kami terima justru informasi yang sepotong-sepotong. Akhirnya sesama orang tua saling bertanya karena tidak mendapatkan kepastian dari petugas," kata Uncu Wan kepada wartawan, Selasa (2/6).


Menurutnya, kondisi tersebut memicu kebingungan di kalangan pendaftar, terutama bagi masyarakat yang baru pertama kali mengikuti proses penerimaan siswa baru.


Situasi ini pun memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sosialisasi yang dilakukan penyelenggara. Padahal, SPMB merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan dan menyangkut kepentingan masyarakat luas dalam memperoleh akses pendidikan.


Pengamat kebijakan publik menilai persoalan keterbukaan informasi tidak boleh dianggap remeh. Dalam pelayanan publik, penyampaian informasi yang jelas dan mudah diakses merupakan bagian dari prinsip transparansi yang wajib dipenuhi pemerintah.


Jika informasi tidak tersampaikan secara utuh, maka berpotensi menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat. Bahkan, kondisi tersebut dapat memicu menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap proses penerimaan yang sedang berlangsung.


Selain itu, sejumlah orang tua juga berharap Dinas Pendidikan Kota Padang memperkuat sarana komunikasi publik, baik melalui platform digital maupun layanan informasi yang responsif. Langkah itu dinilai penting agar masyarakat memperoleh kepastian informasi tanpa harus bergantung pada kabar yang beredar dari sesama pendaftar.


Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi pelanggaran dalam proses SPMB jalur non akademik tersebut. Namun berbagai keluhan yang muncul menunjukkan masih adanya persoalan pada aspek komunikasi dan pelayanan informasi yang perlu segera dievaluasi.


Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kota Padang dapat memberikan penjelasan resmi terkait berbagai persoalan yang dikeluhkan sekaligus melakukan perbaikan sistem sosialisasi agar proses penerimaan peserta didik berjalan lebih transparan, efektif, dan mudah dipahami publik.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kota Padang masih diupayakan untuk dikonfirmasi guna memperoleh tanggapan dan penjelasan resmi terkait keluhan yang disampaikan sejumlah orang tua calon peserta didik.


Penulis  : Mukhsin

Editor     : Redaksi 


×
Berita Terbaru Update