MR.com, Pasaman Barat | Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Pasaman Barat tak sekedar diisi seremoni. Polres Pasaman Barat memilih menghadirkan aksi nyata dengan menyerahkan rumah hasil program bedah rumah kepada Nenek Kartini, warga Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Senin (29/6).
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto memimpin langsung penyerahan kunci rumah yang telah rampung direnovasi hanya dalam waktu sekitar tiga pekan. Program tersebut menjadi salah satu implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80, "Polri untuk Masyarakat".
Di hadapan unsur Forkopimca, TNI, pemerintah nagari, tokoh masyarakat dan warga setempat, Agung menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak berhenti pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Kepedulian terhadap persoalan sosial masyarakat, kata dia, juga menjadi bagian dari tanggung jawab institusi.
"Momentum Hari Bhayangkara harus memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar, dan kami berharap bantuan ini bisa menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi Nenek Kartini beserta keluarganya," ujar Agung.
Tak berhenti pada satu rumah, Kapolres memastikan program bedah rumah akan berlanjut. Polres Pasaman Barat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk mendata rumah-rumah tidak layak huni yang berpotensi menjadi sasaran renovasi berikutnya.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Camat Kinali, Jon Helmat Joni. Menurutnya, program yang digagas Polres Pasaman Barat membuktikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga ikut menjawab persoalan sosial yang dihadapi warga.
"Ini bukti nyata bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kondisi warganya," katanya.
Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan kunci rumah. Yetna Dahlia, putri Nenek Kartini yang mewakili keluarga, mengaku tidak menyangka rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong yang melibatkan Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat sehingga proses renovasi dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
Dengan rampungnya program tersebut, Polres Pasaman Barat ingin menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih sejahtera.**
Editor : Redaksi
