MR.com, Padang | Momentum pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tidak boleh sekadar menjadi ritual seremonial tahunan. Lebih dari itu, tahun baru harus menjadi pemantik bagi transformasi spiritual sekaligus penguatan ketertiban di tengah masyarakat.
Pesan kuat ini ditegaskan oleh Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) dalam menyambut hari besar umat Islam tersebut.
Melalui unggahan resmi di akun media sosialnya, tampak Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol M. Reza Chabul Arham Sido, S.I.K., M.H., mendampingi Wakil Direktur Lalu Lintas, AKBP Yudho Haryanto, S.I.K., M.I.K.
Dengan latar belakang ikonik Rumah Gadang dan menara masjid khas Ranah Minang, kedua perwira menengah ini melempar pesan reflektif yang mendalam.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan amal kebaikan. Semoga setiap langkah kita di tahun ini selalu dalam lindungan dan ridha Allah SWT,” demikian bunyi pesan resmi Ditlantas Polda Sumbar yang dikutip redaksi, Senin (15/6).
Bukan Sekedar Perayaan
Narasi yang diusung Ditlantas Polda Sumbar kali ini terbilang tajam. Pergantian kalender Hijriah ditegaskan bukan sekadar ajang perayaan kosong, melainkan sebuah 'alarm' bagi setiap Muslim untuk melakukan evaluasi total (muhasabah) atas perjalanan hidup, memperbaiki rapor merah di masa lalu, dan mendongkrak kualitas ibadah serta perilaku sosial.
Tajamnya pesan spiritual ini sengaja dikorelasikan langsung dengan kondisi riil di lapangan. Pihak kepolisian berharap, jika setiap individu berhasil melakukan perbaikan diri, maka dampak instannya akan terasa pada penguatan keharmonisan, ketertiban umum, dan stabilitas keamanan di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Di akhir pesannya, Ditlantas Polda Sumbar kembali menegaskan komitmen korps bhayangkara. Momentum 1 Muharram ini dijadikan batu pijakan untuk terus menggenjot pelayanan prima, menegakkan disiplin berlalu lintas tanpa pandang bulu, sekaligus merawat hubungan harmonis dengan masyarakat di tengah heterogenitas budaya dan agama yang ada di Sumbar.
Transformasi pelayanan publik dan ketertiban jalan raya tampaknya menjadi "hijrah" nyata yang tengah dikejar Ditlantas Polda Sumbar di tahun baru ini.**
Editor : Redaksi
