MR.com, AGAM | Komando Distrik Militer (Kodim) 0304/Agam kembali menunjukkan peran nyata dalam mendukung pembangunan wilayah. Dandim 0304/Agam Letkol Inf Viko Hendrika Sandro meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Jorong Paraman, Nagari Sipinang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, yang kini menjadi urat nadi baru bagi mobilitas masyarakat.
Peresmian jembatan gantung tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, ninik mamak, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi. Kehadiran jembatan itu disambut antusias karena selama ini akses menuju sejumlah kawasan di Jorong Paraman menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat.
Prosesi diawali dengan penampilan Tari Pasambahan dari Sanggar Tari Rantak Saiyo Sipinang sebagai simbol penghormatan kepada tamu undangan. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat kemudian menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan jembatan yang dinilai membawa manfaat besar bagi aktivitas warga.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Viko Hendrika Sandro menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan buah kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.
Ia mengatakan, kehadiran jembatan tidak sekadar menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi, memperlancar akses pendidikan, hingga memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
"Jembatan ini kami harapkan menjadi pemicu kemajuan bagi Nagari Sipinang. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujar Dandim.
Wali Nagari Sipinang Hendri Gunawan menyampaikan penghargaan kepada jajaran Kodim 0304/Agam yang dinilai telah menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang lebih aman dan layak.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur membuktikan bahwa kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat Elyas Efendi mengapresiasi dedikasi personel TNI yang terlibat langsung dalam pembangunan jembatan. Ia menilai kedekatan TNI dengan masyarakat menjadi cerminan pengabdian nyata kepada rakyat.
Sementara itu, mewakili Bupati Agam, Kepala Dinas PUPR Afrizon mengungkapkan bahwa Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu jembatan gantung terpanjang di Kabupaten Agam. Pemerintah daerah, kata dia, memberikan penghargaan atas kontribusi TNI dalam menghadirkan infrastruktur yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Dandim 0304/Agam yang dilanjutkan dengan peninjauan jembatan bersama tamu undangan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tradisi makan bajamba bersama warga sebagai bentuk rasa syukur atas rampungnya pembangunan.
Dengan beroperasinya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Jorong Paraman kini memiliki akses yang lebih aman dan efisien. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kawasan pedesaan.**
Editor : Redaksi
