AAYT Agam Aia Gadang Aksi Anam Koto APD Asimilasi Aturan Baharuddin Bandung Bansos Bantuan Batu Sangkar Bebas Bencana Berbagi Bhayangkari BLPP BLT Dana Desa Box Redaksi BPBD BTN Bukittinggi Bully Bupati Bupati Pasbar Camat Cerpen Corona Covid Covid 19 Covid-19 CPNS cross Dandim Dilaporkan Disinfektan DPC DPD Golkar DPRD DPRD Padang Duta Genre Emma Yohana Erick Hariyona Ershi Facebook Formalin Fuso gugus tugas Hakim Himbau Hoax Humas Hutan Kota Ikan Tongkol Ikw Incasi Intel Internasional Isolasi Jakarta Jalan Jubir Jumat berbagi Jurnalis Kadis Kanit Kapa Kapolres Karantina Kasat Kebakaran Kemanusiaan Keracunan kerjasama Ketua DPRD Kinali Kodim KOK Kolaboraksi KONI Kontak Korban Korban Banjir Kota Padang Kurang Mampu Laka Lantas Lapas Laporan Laporkan Laskar Lebaran Lembah Melintang Leting Maapam Mahasiswa Maligi Masjid Masker Medsos metrologi MRPB MRPB Peduli Mujahidin Muri Narapidana Negatif New Normal News Pasbar Ngawi ODP OfRoad Oknum olah raga Opini Opino OTG PAC Padang Padang Panjang Padang Pariaman Pandemi Pangan Pantai Maligi Pariaman pariwara Pasaan Pasaman Pasaman Barat Pasbar Pasbat Pasien PDIP PDP Peduli peduli lingkungan Pegawai Pemerasan Pemerintah Pemuda Pencemaran Pengadilan Penganiayaan Pengawasan penusukan Penyelidikan Penyu Perantauan Perawatan Perbatasan Pers Pessel Pilkada PKH PKK Plasma PN PN Pasbar pol pp Polisi Polres Polres Pasbar Pos Pos perbatasan Positif posko PSBB Puan Pusdalops Puskesmas Rapid Test Relawan Reses RSUD RSUP M Djamil RTLH SAR Satgas Satlantas Sekda Sekda Pasbar Sembako Sertijab sijunjung sirkuit Solok SolSel sosial Sosialisasi Sumbar Sunatan massal swab Talamau Talu Tanah Datar teluk tapang Terisolir Thermogun TMMD TNI Tongkol tuak Tukik Ujung Gading Update usir balik Wali Nagari wartawan Wirid Yasin Yamaha Vega Yarsi Yulianto ZI Zona Merah

Sebanyak 14 Orang Dari Mapattunggul Mengikuti Kursus Di Panti Sosial Bina Remaja


Mitra Rakyat ( Pasaman )

PASAMAN - Sebanyak 14 orang putra dan putri Kecamatan Mapattunggul Kabupaten Pasaman mengikuti kursus di Panti Sosial Bina Remaja Padang Panjang dan Lubuk Alung, Sumatera Barat selama enam bulan kedepan secara gratis.

"14 orang itu terdiri dari 8 orang kursus menjahit di Padang Panjang dan 6 orang kursus bengkel sepeda motor dan mobil" kata Pendamping PKH Kecamatan Mapattunggul, Aduardana, Selasa 2 Juli 2019.

Menurut Aduardana, kursus ini merupakan program Dinas Sosial Sumatera Barat. Perserta akan mengikuti kursus selama enam bulan kedepan. Fasilitas yang disediakan terdiri dari konsumsi selama enam bulan tanpa biaya, biaya pelatihan gratis.

"Rata-rata peserta yang mengikuti pelatihan adalah anak-anak putus sekolah yang berumur 17 tahun sampai 20 tahun" kata Aduardana.

Dijelaskan Aduardana, syarat untuk bisa menjadi peserta tersebut adalah surat keterangan kurang mampu dari Walinagari setempat, belum pernah menikah, surat keterangan berkelakuan baik dari nagari, surat keterangan dari dokter. Kemudian, ijazah terakhir, surat permohonan dan lainnya.

Bagi pesta kursus menjahit yang telah selesai pelatihan maka akan diberikan mesin jahit, kalau kursus bengkel sepeda motor diberikan kunci-kunci sepeda motor secara gratis. Tujuan ini agar mereka setelah selesai pelatihan bisa membuka peluang kerja sendiri, seperti menjahit dan bengkel sepeda motor.

"Kalau kursus bengkel mobil maka akan diajari mengemudi yang baik, itu diantara pelatihannya" sebut Aduardana.

Belasan peserta itu telah berangkat dari kampung halamannya sejak Senin 1 Juli 2019 kemarin. Mereka berasal dari Jorong Sibintayan, Koto Sawah, Malancar, Muaro Taih, dan Sungai Biluit Kecamatan Mapattunggul.

"Peserta tahun sebelumnya saat ini sudah ada yang membuka usaha menjahit. Ini artinya, setelah pulang kursus mereka telah bisa menciptakan peluang kerja sendiri" ujarnya.

( Mad )

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.