Mitra Rakyat
Friday, November 28, 2025, Friday, November 28, 2025 WIB
Last Updated 2025-11-28T05:52:41Z
Padang

Banjir Bandang dan Longsor Renggut 21 Nyawa di Sumbar

banner 717x904


MR.com, Padang| Bencana banjir bandang atau yang dikenal masyarakat sebagai galodo serta longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir kembali menambah daftar panjang korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat menyatakan total sementara korban meninggal telah mencapai 21 orang.


Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengungkapkan data tersebut merupakan hasil rekapitulasi terbaru hingga Kamis malam. “Ini data total selama bencana banjir dan longsor melanda Sumbar sejak beberapa hari terakhir,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).


Ilham memerinci, Kabupaten Agam menjadi daerah dengan korban terbanyak, yakni 9 orang. Disusul Kota Padang dengan 5 korban, Padang Panjang sebanyak 6 korban, serta Pasaman Barat dengan 1 korban jiwa.


Menurut Ilham, angka tersebut masih bersifat dinamis. Petugas gabungan masih menyisir sejumlah titik yang sebelumnya terputus aksesnya akibat material longsor dan derasnya aliran banjir bandang. “Ini data sementara, ada kemungkinan bisa bertambah. Namun kita semua tidak mengharapkan hal tersebut,” katanya.


Di lapangan, tim penyelamat dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus berjibaku menembus kawasan yang terdampak berat. Beberapa lokasi di Agam dan Padang Panjang dilaporkan masih terisolasi karena jalan tertimbun longsor serta jembatan penghubung putus dihantam derasnya arus sungai.


Pemerintah provinsi menetapkan status siaga bencana dan mengimbau masyarakat di wilayah rawan agar tetap waspada menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlanjut.


Editor : Chairur Rahman

Terkini