MR.com, Pasaman Barat | Polres Pasaman Barat menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) di halaman Mapolres, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 120 personel yang terdiri dari tim negosiator, Dalmas awal, Dalmas lanjutan hingga tenaga kesehatan lapangan.
Latihan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari aksi unjuk rasa hingga situasi kerusuhan.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag SDM Kompol Tarpi Niswar yang bertindak sebagai koordinator latihan menegaskan, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme anggota di lapangan.
“Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi unjuk rasa hingga kerusuhan,” ujar Tarpi.
Ia menambahkan, latihan Dalmas juga menjadi sarana penyegaran terhadap materi yang telah diterima personel sebelumnya, sekaligus memastikan seluruh anggota tetap memahami prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, latihan difokuskan pada penguatan formasi Dalmas awal dan lanjutan, penggunaan perlengkapan secara tepat, serta simulasi pengamanan aksi massa dengan pendekatan humanis dan terukur.
“Ini penting agar keterampilan personel tetap terasah, sehingga mampu bertindak sesuai prosedur sekaligus menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia dalam penyampaian pendapat di muka umum,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tarpi menegaskan bahwa kesiapan Dalmas tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga mental serta kecepatan respons dalam menghadapi dinamika di lapangan.
Dengan latihan rutin, diharapkan seluruh personel mampu bertindak profesional, proporsional, dan efektif dalam menjaga situasi tetap kondusif, tanpa memicu tindakan anarkis.
“Pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama, sejalan dengan kebijakan Polri yang Presisi,” tegasnya.
Selain itu, personel juga dilatih untuk mampu membangun komunikasi efektif dengan koordinator aksi guna meredam potensi eskalasi konflik sejak dini.
Latihan Dalmas, kata Tarpi, akan terus dilaksanakan secara berkala guna memastikan kesiapan personel setiap saat.
“Dengan latihan yang konsisten, respons anggota di lapangan akan semakin sigap, namun tetap santun dan profesional,” pungkasnya. (HumasResPasbar)
Editor : Redaksi
