MR.com, Padang | Genderang penyegaran organisasi kembali ditabuh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan "bersih-bersih" sekaligus penataan ulang formasi komando di tingkat kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat menjadi salah satu yang paling krusial terkena dampak pergeseran gerbong mutasi ini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keputusan strategis ini dituangkan langsung dalam tujuh Surat Telegram (ST) sekaligus yang diterbitkan pada Kamis, 25 Juni 2026. Tercatat, ada delapan posisi Kapolres di Ranah Minang yang resmi berganti nahkoda.
Langkah taktis Jenderal Listyo Sigit ini dinilai banyak pihak bukan sekadar rutinitas organisasi biasa, melainkan upaya memperkuat determinasi wilayah jelang tantangan kamtibmas yang kian kompleks.
Efek Domino Pesisir Selatan hingga Payakumbuh
Pergeseran posisi ini memicu efek domino di sejumlah Polres. AKBP Derry Indra yang sebelumnya menjabat Kapolres Pesisir Selatan, ditarik ke markas komando untuk mengemban amanah baru sebagai Wadirpamovit Polda Sumbar. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh AKBP Ricky Ricardo.
Konsekuensinya, kursi Kapolres Payakumbuh yang ditinggalkan Ricky otomatis kosong, sebelum akhirnya didelegasikan kepada perwira dari Korlantas Polri, AKBP Irwan Andeta.
Mantan Kapolres Agam, AKBP Muari, juga tak luput dari pergeseran. Ia ditarik ke Jakarta untuk menjabat Kasubbagbinkar Bag SDM Rorenminops Korbrimob Polri. Sebagai gantinya, Kapolri menerjunkan srikandi dari Divhumas Polri, AKBP Masnoni, untuk memimpin Polres Agam.
Promosi Keluar Daerah dan "Wajah Baru" Eks Markas Besar
Ketajaman mutasi kali ini juga terlihat dari promosi beberapa perwira ke luar Sumatra Barat. Kapolres Pasaman kini resmi dipegang oleh AKBP Adirawa Permana Anggawistara, yang sebelumnya menunjukkan taji sebagai Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar.
Adirawa menggantikan AKBP M. Agus Hidayat yang mendapat promosi mentereng sebagai Wadirsamapta Polda Riau.
Sementara itu, AKBP Andreanaldo Ademi yang sebelumnya menjabat Kapolres Pariaman, kini digeser untuk menakhodai Polres Solok Selatan. Ia menggantikan AKBP M. Faisal Perdana yang mendapat promosi strategis ke Pulau Jawa sebagai Wakapolrestabes Semarang.
Kekosongan di Pariaman langsung diisi oleh AKBP Agung Pranajaya (mantan Kapolres Solok). Posisi Agung di Solok kemudian diserahkan kepada AKBP Rini Anggraini, perwira yang sebelumnya digembleng di lingkungan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Penyegaran di Tanah Datar
Sektor Polres Tanah Datar menjadi penutup dari rangkaian gerbong mutasi di Sumbar kali ini. Kapolri mempercayakan tongkat komando kepada AKBP Marwan Fajrin, seorang perwira yang kenyang pengalaman di bidang reserse narkoba sebagai Kanit 5 Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
Marwan menggantikan Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto yang kini ditarik kembali ke Mabes Polri untuk mengemban tugas baru sebagai Kasubbagbinpuan Bagbin PPNS Rokorwas PPNS Bareskrim Polri.**
Editor : Chairur Rahman (Wartawan Madya)
