MR com, PADANG| Di saat sebagian besar warga Kota Padang berjibaku menyelamatkan keluarga dan harta benda dari terjangan banjir, Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, memilih langsung menuju lokasi bencana sesaat setelah menginjakkan kaki di Ranah Minang.
Tanpa jeda untuk beristirahat usai penerbangan, politisi asal Sumatera Barat itu langsung bergabung dengan Wali Kota Padang Fadly Amran, petugas gabungan, serta relawan menembus genangan air di sejumlah kawasan terdampak banjir yang dipicu hujan deras pada Senin (3/8) malam.
Langkah cepat tersebut menjadi perhatian masyarakat. Di tengah kondisi darurat, Zigo terlihat menyisir permukiman yang tergenang, membantu proses evakuasi warga, sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
Momen itu turut diabadikan dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Zigo tampak berjalan menerobos banjir bersama rombongan penanganan bencana.
"Menyisir lokasi banjir & bagikan bantuan malam ini bersama Wali Kota Padang @fadlyamran. Stay safe semuanya, saling menjaga ya," tulis Zigo melalui akun media sosialnya.
Kehadiran wakil rakyat di tengah situasi darurat dinilai memberi pesan bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya dilakukan dari balik meja atau melalui laporan di atas kertas. Respons cepat di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan warga dapat segera diketahui dan ditangani.
Di sejumlah lokasi, petugas gabungan bekerja tanpa henti mengevakuasi warga yang terjebak, membantu kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, serta mendistribusikan bantuan darurat kepada masyarakat yang rumahnya terendam.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Padang, aparat TNI-Polri, BPBD, relawan, hingga unsur legislatif memperlihatkan penanganan banjir dilakukan secara terpadu di tengah cuaca yang masih belum bersahabat.
Banjir yang melanda Kota Padang malam itu memang meninggalkan duka bagi banyak keluarga. Namun di balik musibah tersebut, muncul pula potret kebersamaan ketika berbagai elemen memilih hadir langsung di tengah masyarakat.
Bagi warga yang tengah menghadapi situasi sulit, kehadiran para petugas dan pimpinan daerah di lokasi menjadi bukti bahwa mereka tidak dibiarkan menghadapi bencana seorang diri. Respons cepat dan kerja bersama menjadi harapan agar proses evakuasi berlangsung maksimal serta bantuan dapat segera menjangkau seluruh korban terdampak.**
Editor : Redaksi
