MR.com, Pasaman | Cuaca ekstrem kembali menelan korban di wilayah Sumatera Barat. Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasaman memicu banjir bandang hebat hingga menyeret seorang warga Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto.
Korban teridentifikasi bernama Amri Anto (51). Pria paruh baya tersebut dilaporkan lenyap dihantam derasnya arus galodo yang menerjang wilayah permukimannya pada Jumat petang (18/9).
Berdasarkan data yang dihimpun dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, petaka bermula saat guyuran hujan lebat tanpa henti melanda wilayah Pasaman sejak pukul 16.00 WIB. Tak butuh waktu lama, sekitar pukul 17.15 WIB, luapan air bercampur material banjir bandang langsung menghempas kawasan pemukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, baru meneruskan laporan darurat tersebut ke tim SAR pada pukul 18.27 WIB.
Merespons kabar buruk itu, tim gabungan langsung dikerahkan secara masif ke titik lokasi pencarian. Pos SAR Pasaman melepas 12 personel, disusul perkuatan 6 personel dari Unit Siaga SAR Agam.
Guna menembus medan berat dan menyisir aliran sungai yang mengganas, tim gabungan memboyong armada tempur pencarian. Mulai dari rescue car double cabin, truk penyelamat, ambulans, perahu LCR, hingga teknologi canggih cermin air Aqua Eye dan drone thermal penerobos kegelapan malam.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap Amri Anto masih terus dipacu di tengah ancaman cuaca buruk yang sewaktu-waktu bisa kembali mengancam keselamatan warga maupun tim penyelamat.**
Editor : Chairur Rahman
