-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Belum Ada Kepastian Kerja Sama Media, Sikap Sekwan DPRD Pasaman Disorot

Friday, April 3, 2026 | Friday, April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T14:59:37Z



Mr.com, Pasaman |  Kejelasan kontrak kerja sama publikasi media antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman hingga kini masih menjadi tanda tanya di kalangan insan pers setempat.

Sejumlah awak media mengaku belum mendapatkan kepastian terkait kelanjutan kerja sama tersebut, meskipun waktu berjalan dan kebutuhan publikasi kegiatan lembaga legislatif terus berlangsung.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler pada Jumat (3/4), Sekretaris DPRD Kabupaten Pasaman, Dedi, memberikan tanggapan yang dinilai kurang bersahabat oleh kalangan jurnalis.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan memiliki kewenangan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan media.

“Saya punya hak untuk tidak melakukan kontrak kerja sama dengan media. Itu sikap saya, baik secara pribadi maupun sebagai Sekwan,” ujarnya dengan nada tegas.

Pernyataan tersebut muncul di tengah pemberitaan sebelumnya yang menyoroti belum jelasnya kelanjutan kontrak kerja sama publikasi di lingkungan DPRD Pasaman.

Dedi juga menyinggung soal pemberitaan yang menurutnya tidak didahului dengan konfirmasi langsung kepada dirinya.

“Tidak ada konfirmasi ke saya. Tiba-tiba saja berita tentang DPRD sudah terbit. Abang tentu tahu bagaimana karakter saya,” tambahnya.

Sikap dan bahasa yang disampaikan Sekwan tersebut langsung menuai respons dari sejumlah wartawan, terutama kalangan senior yang selama ini aktif meliput di Pasaman.

Mereka menilai, sebagai pejabat publik, penyampaian pendapat seharusnya dilakukan dengan lebih bijak dan mencerminkan etika komunikasi yang baik.

Salah satu wartawan senior, Husnul Wasufi, mengaku menyayangkan pernyataan yang disampaikan oleh Sekwan DPRD tersebut.

“Kami hanya mempertanyakan kejelasan kerja sama media. Tidak seharusnya dijawab dengan nada yang kurang pantas,” ujarnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang sehat merupakan bagian penting dalam hubungan antara pemerintah daerah dan media.

Ia juga menegaskan bahwa kritik dan pertanyaan dari media merupakan hal yang wajar dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Kalau tidak siap dikritik, sebaiknya tidak berada di posisi sebagai pejabat publik,” katanya.

Di sisi lain, para wartawan juga menyatakan tidak mempermasalahkan apabila DPRD Pasaman memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama publikasi.

Namun demikian, mereka berharap adanya kejelasan sikap dan komunikasi yang lebih profesional ke depannya.

“Kami juga siap jika memang tidak ada kerja sama. Yang penting ada kejelasan, bukan seperti ini,” tutupnya.

Penulis : Mond

Editor : Redaksi

×
Berita Terbaru Update