MR.com, Padang | Polisi tidak selalu hadir dengan seragam, peluit, maupun rekayasa lalu lintas. Di balik rutinitas menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, kepedulian sosial juga menjadi bagian dari pengabdian.
Hal itu ditunjukkan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq melalui aksi donor darah yang digelar dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-76.
Di tengah padatnya tugas mengawal lalu lintas dan memastikan keamanan pengguna jalan di wilayah Sumatera Barat, Reza turut ambil bagian dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Bagi jajaran kepolisian, donor darah bukan sekadar agenda seremonial. Darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi, terutama mereka yang tengah menjalani perawatan medis.
"Setetes darah yang kita sumbangkan, sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Mari kita bersama-sama membantu sesama dengan berdonor darah," ujar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq.
Pesan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ruang pengabdian kepolisian tidak berhenti pada tugas penegakan hukum maupun pelayanan lalu lintas.
Ada sisi kemanusiaan yang juga perlu terus dirawat.
Aksi donor darah tersebut mendapat sambutan dari personel kepolisian maupun masyarakat yang ikut berpartisipasi. Kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan polisi dan masyarakat dalam suasana yang lebih humanis.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap institusi kepolisian untuk semakin dekat dengan warga, kegiatan semacam ini menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di luar tugas-tugas konvensionalnya.
Pesannya sederhana, menjaga keselamatan masyarakat di jalan adalah tugas kepolisian, sementara membantu sesama melalui donor darah merupakan bentuk kepedulian yang juga memiliki nilai kemanusiaan.
Dengan demikian, semangat Bhayangkara tidak hanya diterjemahkan melalui pengamanan dan pelayanan publik, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.**
Editor : Chairur Rahman
