April 2018

Mitra Rakyat ( Padang ) 
 
Pusat Koperasi Pegawai  Repubublik Indonesia (PKP RI) provinsi Sumatera Barat tingkat kredit macetnya nol dan PKP RI Sumbar terbaik secara nasional. 

Hal ini disampai Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada saat memberikan sambutan pada acara Ralat Anggota Tahunan (RAT) PKP RI Provinsi Sumatera Barat, Sabtu malam (28/4/2018).

PKP RI Sumbar yang memiliki anggota lebih kurang 85.000 dengan 130 unit se Sumatera Barat telah berjalan dengan baik. Pemerintah provinsi tentu sangat senang, namun untuak kemajuan kesejahteraan perlu juga tambahan kegiatan selain simpan pinjam seperti,  minimarket dan kegiatan yang mengabungkan, menguntungkan dan memajukan sektor riil. 

Sumatera Barat diakui 95 persen sektor ekonomi diperankan oleh Usaha Kecil Menengah (UKM), tetapi apakah hanya dengan UKM terus menerus tidakkah terpikiran akan pengabungan usaha sehingga dapat menjadi besar. 

42 miliar modal koperasi Sumbar,  yang terus digulir dalam meningkatkan hasil usaha koperasi di daerah ini. Dan kita berharap untuk meningkatkan produktufitas usaha adanya masuk penyertaan modal, melalui perda yang disyahkan oleh DPRD. 

Kenapa perlu penyetaan modal karena pengelolaan koperasi, tingkat kemacetan amat rendah dan tentunya keuntungan dapat menambahkan penerimaan APBD, usul Nasrul Abit. 

Wagub Nasrul Abit kembali mengingatkan bahwa setiap ASN wajib masuk Koperasi. Koperasi bahagian dari gerakan ekonomi masyarakat dalam memaju pertumbuhan ekonomi nasional. 

Dan saat ini juga menghimbau pemkab Solok Selatan,  pemkab Kepulauan Mentawai, agar membentuk kepengurus Pusat Koperasi Daerah di daerah masing-masing. Karena data masih ada 2 daerah yang membuat membentuk perwakilan koperasi daerah,  himbaunya. 

Dalam kesempatan itu Wagub Nasrul Abit berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada unit koperasi berprestasi di Sumatera Barat.

Mitra Rakyat ( Padang ) 
 
Kita prihatin dengan sebuah kapal perintis milik Pelni terdampar keras di pantai Painan,  akibar badai kuat Rabu kemaren dan saat ini pihak Pol PP dan BPBD  Kabupaten Pesisir Selatan sudah melakukan evakuasi terhadap penumpang. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit disela sela kegiatan Lokakarya Kebudayaan di Inna Muara Padang,  Kamis malam (26/4/2018).

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan,  kita baru dapat kabar dari Edi Tembak masyarakat pesisir Painan. Kapal yang semula melakukan pelayaran dari Mentawai singgah ke Padang membawa penumpang lebih kurang 100 orang ini rata-rata pedagang.

Kapal perintis ini yang semula mengalami kerusakan baling-baling setelah singgah sejenak untuk melapor di pelabuhan Painan karena mau menuju kepulauan Nias. Dan saat ini akibat badai sore tadi semakin terdorong kebatu karang hingga tersekat kuat hampir dekat pantai. 

Kondisi ini tentu, mesti menjadi perhatian semua kapal pelayaran agar berhati hati disaat musim badai yang tidak dapat diprediksi. Butuh persiapan dan kelengkapan peralatan agar jika rusak ada cepat untuk diperbaiki sebagaimana mestinya. 

Untuk para penumpang agar memperhatikan kesehatan, dan semoga dapat bersabar sampai ada perbaikan dan melanjutkan perjalanan yang tertunda, ujar Wagub Nasrul Abit Dt. Malintang Panai ikut berduka.

Mitra Rakyat ( 50 Kota ) 
 
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Prof. Irwan Prayitno yang didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Ny. Nevi Zuairina Irwan Prayitno saat gelar Panen Raya Jagung di lahan pertanian Gempita Kabupaten Lima Puluh Kota di Buluh Kasok, ahad (22/04).

Menurut Gubernur, salah satu cara kita bersyukur kepada Allah adalah dengan mengubah dan memanfaatkan lahan kosong  menjadi lahan pertanian. "Kita harus menjadikan lahan kosong yang tidak terpakai menjadi lahan pertanian, supaya menghasilkan nilai ekonomi, sehingga akan membantu perekonomian keluarga" ujar Gubernur

Lebih lanjut Gubernur mengucapkan terima kasih kepada TNI khususnya jajaran Korem 032 / WB Sumbar yang tiada lelah mensupport dan membantu program nasional ketahanan pangan di Sumbar.

"Tanpa bantuan jajaran tentara, saya rasa program nasional ketahanan pangan ini akan sulit terlaksana. Untuk itu kami atas nama masyarakat dan pemerintah provinsi Sumbar mengucapkan terima kasih yang tulus dan tak terhingga atas bantuan Bapak Dan Rem beserta jajarannya menjadikan lahan kosong menjadi lahan produktif. Kerjasama dan koordinasi Korem dengan anak-anak muda, pemda sangat baik sehingga program ini berjalan dengan baik" tukuk IP.

Kepada beberapa perbankan yang hadir pada acara tersebut Irwan Prayitno berharap bank-bank akan memberikan bantuan dana untuk modal kepada gempita.

Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen Mirza Agus S.IP, mengajak kepada semua unsur masyarakat yang ada di Sumbar untuk saling bekerjasama untuk menggenjot pertanian.

Selaku Danrem 032/WRB Mirza Agus beserta semua staf dan prajurit siap mendukung sepenuhnya program Gunernur untuk ketahanan pangan Sumbar.

"Kami seluruh jajaran Korem 032/WB, siap mendukung program ketahanan pangan nasional di Sumbar" tegas Mirza.

Ketua Gempita Lima Puluh Kota, Hendra dalam sambutannya merasa sangat terbantu dengan program "Jagungkan Lahan Tidur" dari provinsi.

"Gempita Lima Puluh Kota merasa sangat terbantu dengan program Jagungkan Lahan tidur yang merupakan Program dari Bapak Gubernur dan berterima kasih kepada Bapak Dan Rem atas bantuannya" ujar Hendra

Lahan yang telah digarap oleh Gempita Lima Puluh Kota sampai saat ini berada di empat titik. 

"Kita telah garap lahan di Padang Kandi seluas125 hektar, di Talago Tujuah Koto 12 hektar, di Buluah Kasok seluas 30 hektar, dan  25 hektar di Taram" lanjut Hendra 

Tidak sebatas sebagai lahan pertanian saja, lahan Gempita yang berada di Buluah Kasok tersebut juga akan dijadikan sebagai lokasi agrowisata dan akan ditanami duren, jeruk, dan Manggis.

Gempita Lima Puluh Kota Juga akan mendirikan Kios dan Membuat Pupuk Organik Sendiri untuk mengatasi Permasalahan kelangkaan pupuk.

"Yang menjadi kendala Gempita Lima Puluh Kota saat ini adalah permasalahan bibit dan puput untuk itu kami akan mendirikan kios, dan membuat pupuk organik sendiri" Lanjut Hendra

Wakil Bupati (Wabup) Lima Puluh Kota yang juga hadir pada acara tersebut berharap kegiatan tersebut bisa mencapai program-program pertanian yang sudah ditargetkan Pemda Kabupaten Lima Puluh Kota. 

"Pemda Kabupaten 50 Kota targetkan jagung seluas 17.000 hektar, padi gogo seluas 16.000 hektar dan kedele seluas 14 hektar" kata Wabup.

Terakhir Wabup juga berharap dengan adanya program Gempita ini bisa memenuhi kebutuhan jagung di Lima Puluh Kota. 

"Saat ini Kabupaten Lima Puluh Kota butuh 180 ton Jagung perhari terutama untuk pakan ternak, kita belum mampu untuk memenuhi jumlah tersebut sehingga masih dipasok dari daeraha lain, mudahan dengan adanya Gempita bisa menjawab itu semua" tutup Wabup.

Jakarta, -- Inggris menyatakan khawatir Suriah menghancurkan bukti serangan senjata kimia yang diduga dilakukan pemerintahan Bashar al-Assad di Douma, Ghouta Timur, sekitar dua pekan lalu. Hal itu disampaikan usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

"Kami khawatir jika situs di Douma sudah dihalangi dan sudah dibersihkan. Meskipun begitu, kami tetap perlu akses penuh ke wilayah itu untuk memastikan yang terjadi," ucap Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di Kemlu RI, Jakarta, Kamis (19/4).

Karena itu London mendesak Damaskus segera membuka akses tim pencari fakta Organisasi Internasional Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk melakukan penyelidikan independen di Suriah, terutama Douma.


Malik mengatakan Inggris, Amerika Serikat dan Perancis telah mendapat sejumlah bukti berupa kesaksian warga setempat yang menjadi korban serangan senjata kimia. Selain itu, ada pula rekaman video yang diduga menggambarkan peristiwa di Douma 7 April lalu.

Serangan itu, menurut Malik, menewaskan sedikitnya 75 orang dan melukai 1.000 lainnya di sejumlah lokasi di Douma yang tak jauh dari Ibu Kota Damaskus.

Dia mengatakan pihak Barat mendapatkan bukti dari beberapa organisasi pemerhati HAM.

Dilaporkan sebelumnya, sejumlah aktivis mengatakan serangan gas beracun itu berasal dari bom barel yang dijatukan helikopter.

"Kami meyakini bahwa gas itu kemungkinan klorin atau mungkin sarin. Banyak saksi mata di sana ikut menjadi korban, termasuk perempuan dan anak-anak," kata Malik.

Malik mengatakan bukti-bukti tersebut menjadi salah satu dalil Inggris, AS, dan Perancis meluncurkan serangan udara ke Suriah.

"Serangan gabungan ini mengincar situs militer dan senjata demi membuat Suriah jera dan tidak menggunakan senjata kimianya lagi. Kami bukan ingin menggulingkan rezim atau mencampuri konflik sipil di Suriah," kata Malik.

Hal tersebut turut ditegaskan Dubes AS untuk Indonesia Joseph R Donovan dalam kesempatan yang sama.

Menurutnya, seluruh upaya dialog dan diplomatik sudah dicoba ketiga negara guna menghentikan tindakan Damaskus. Namun, Suriah tetap berkeras menggunakan senjata itu hingga menewaskan warganya sendiri.

"Kami sudah gunakan cara diplomatik dan ekonomi untuk menghindari situasi yang saat ini terjadi," kata Donovan.

"Penting juga diingat bahwa Suriah telah meratifikasi konvensi senjata kimia pada 2013 lalu sehingga berkewajiban melucuti seluruh senjata kimianya.

"Rusia menjadi penjamin Suriah dalam hal itu dan kami belum melihat komitmen kedua pihak untuk memusnahkan senjata kimia di Suriah." 

Sumber : CNN Indonesia

Jakarta - Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengutuk dengan keras serangan gabungan Amerika Serikat, Perancis dan Inggris ke Suriah. Menurut Hamas, serangan tersebut merupakan upaya mempertahankan eksistensi Zionis Israel.

"Agresi yang mencolok ke Tanah Suriah bertujuan menghancurkan kapabilitasnya dengan tujuan mempertahankan entitas Zionis dan meloloskan rencananya," kata Fawzi Barhoum, juru bicara Gerakan Perlawanan Palestina Hamas lewat rilis yang diterima CNNIndonesia.com.

"Pada saat yang sama, Hamas juga mengencam kemunafikan Amerika untuk melindungi warga sipil sementara terus mendukung dan membantu pendudukan Israel dalam membunuh warga sipil Palestina yang tidak bersenjata," kata imbuhnya.

Hamas juga menekankan perlunya mengakhiri konflik kawasan Arab dan mengkonsolidasikan kesiapan warganya untuk saling membantu menghadapi agresi ke wilayah tersebut.

Palestina adalah bagian dari Suriah sebelum jatuh ke Inggris. Sejak konflik 1948, lebih dari setengah juta pengungsi Palestina tinggal di Suriah. Para pengungsi tersebut mendapat perlakuan lebih baik ketimbang di negara Arab tetangga Palestina lainnya. Sejak krisis Suriah berlangsung, ribuan di antaranya turut menjadi korban.

Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis menyerang Suriah atas tuduhan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Bashar Al-Assad, Sabtu (14/4). Tuduhan tersebut dibantah Al-Assad dan sekutunya Rusia. Sekitar 71 dari 103 rudal yang ditembakkan AS ke Suriah berhasil dihadang oleh sistem pertahanan udara yang dibangun Rusia.

Sumber : CNN Indonesia

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.