May 2023

1 #Kajati #Kajari #Sumbar #Pasbar 4 #Pasbar 1 #Pasbar #IMI 1 #sunatanmasal #pasbar #kolaboraksi 1 17 Agustus 1 AAYT 1 Administrasi 6 Agam 1 Agama 1 Aia Gadang 1 Air mata 1 Ajudan 1 Akses 4 Aksi 1 Amankan 1 Ambulance 1 Anam Koto 1 Anggaran 6 APD 1 Arogan 2 Artikel 1 Aset 1 Asimilasi 1 ASN 1 Atlet 1 ATR 2 Aturan 1 Babinkamtibmas 1 Baharuddin 1 Balon 1 Bandung 1 Bansos 1 Bantah 7 Bantuan 1 Batu Sangkar 1 Bawaslu 1 Baznas 1 Baznas Pasbar 1 Bebas 1 Bedah Rumah 1 Belajar 1 Belanja 4 Bencana 2 Berbagi 1 Berjoget 1 Bhakti 1 Bhayangkara 1 Bhayangkari 2 Bina Marga 1 BK 1 BKPSDM 1 BLPP 1 BLT Dana Desa 3 BNN 4 BNNK 1 Bocah 1 Bogor 1 Box Redaksi 1 Boyolali 9 BPBD 1 BPK RI 1 BPN 1 BTN 1 BTT 8 Bukittinggi 1 Bully 17 Bupati 3 Bupati Pasbar 1 Cacat Hukum 1 Calon 1 Camat 1 Cerpen 6 Corona 1 Covid 29 Covid 19 16 Covid-19 1 CPNS 1 cross 1 dampak 1 Dana 1 Dandim 1 Data 1 Demo 1 Dermawan 3 Dharmasraya 1 Dilaporkan 1 dinas 2 Dinkes 1 Dinsos 2 Direktur 3 Disinfektan 4 DPC 2 DPD 1 DPD Golkar 1 DPD PAN 1 DPP 12 DPRD 3 DPRD Padang 1 DPRD Pasbar 1 Dukungan 1 Duta Genre 1 Emma Yohana 2 Erick Hariyona 1 Ershi 1 Evakuasi 1 Facebook 1 Forkopimda 1 Formalin 1 Fuso 1 Gabungan 1 Gempars 1 Geoaprk 3 Gerindra 1 Gor 1 Gudang 3 gugus tugas 3 Hakim 2 HANI 1 Hari raya 1 Haru. 1 Hilang 1 Himbau 2 Hoax 1 Hujat 2 Hukum 1 Humas 1 HUT 1 Hutan Kota 1 idul adha 1 Ikan Tongkol 1 Iklan video 1 Ikw 2 Ilegal mining 1 Incasi 1 Inspektorat 1 Intel 3 Isolasi 1 Isu 1 Jabatan 33 Jakarta 3 Jalan 1 Jambi 3 Jateng 6 Jubir 1 Jumat berbagi 1 Jurnalis 10 Kab. Solok 2 Kab.Agam 4 Kab.Padang Pariaman 3 Kab.Pasaman 2 Kab.Solok 2 Kab.Solok Selatan 1 Kabag 3 Kabid 2 Kabupaten Pasaman 1 Kader 3 Kadis 1 Kajari 2 Kalaksa 1 Kanit 1 Kapa 10 Kapolres 1 Karantina 6 Kasat 1 Kasi 1 KASN 1 Kasubag Humas 1 Kasus 1 Kebakaran 1 Kejahatan 1 Kemanusiaan 1 Kemerdekaan 2 Keracunan 1 Kerja 1 Kerja bakti 1 kerjasama 2 Kesbangpol 1 Kesenian Daerah 1 Kesra 2 Ketua 2 Ketua DPRD 1 Kinali 2 KKN 1 Kodim 2 KOK 3 Kolaboraksi 2 Komisi 1 Komisioner 4 KONI 1 KONI PASBAR 1 Kontak 1 Kontrak 1 Kopi 4 Korban 1 Korban Banjir 1 Korupsi 15 Kota Padang 2 Kota Solok 3 KPU 2 Kriminal 4 kuasa hukum 1 Kuliah 1 Kupon 1 Kurang Mampu 1 Kurban 1 Labor 1 Laka Lantas 1 Lalulintas 1 Lantas 5 Lapas 3 Laporan 1 Laporkan 2 Laskar 1 Lebaran 2 Lembah Melintang 1 Leting 1 Limapuluh Kota 1 LKAAM 1 Lubuk Basung 3 Maapam 3 Mahasiswa 1 Maligi 1 Masjid 3 Masker 1 Medsos 1 Melahirkan 1 Mengajar 2 Meninggal 5 Mentawai 1 metrologi 1 Milenial 1 MoU 1 MPP 1 MRPB 2 MRPB Peduli 1 MTQ 2 Mujahidin 3 Muri 1 Nagari 1 Narapidana 6 Narkoba 28 Nasional 1 Negara 2 Negatif 5 New Normal 2 New Pasbar 88 News Pasbar 1 Ngawi 1 ninik mamak 2 ODP 1 OfRoad 2 Oknum 2 olah raga 2 Operasi 127 Opini 1 Opino 1 OTG 2 PAC 1 Pada 673 Padang 7 Padang Panjang 18 Padang Pariaman 1 Painan 1 Pakar 4 Pandemi 1 Pangan 1 Pantai Maligi 1 Panti Asuhan 6 Pariaman 1 Paripurna 2 pariwara 1 Pariwisata 1 Partai 1 Pasaan 93 Pasaman 27 Pasaman Barat 521 Pasbar 1 Pasbat 1 Pasien 1 Paslon 1 Patuh 4 Payakumbuh 1 Pdamg 2 PDIP 4 PDP 6 Peduli 1 peduli lingkungan 1 Pegawai 2 Pelaku 3 Pelanggaran 3 Pemalsuan 1 Pemasaran 1 pembelian 1 Pembinaan 1 Pemda 1 Pemerasan 3 Pemerintah 1 Pemerintahan 1 Pemilihan 1 Pemilu 2024 65 Pemko Padang 1 Pemuda 1 Penanggulangan 1 penangkapan 2 Pencemaran 2 Pencuri 1 pendidikan 2 Pengadaan 2 Pengadilan 1 Penganiayaan 1 Pengawasan 1 Penggelapan 1 Penghargaan 1 penusukan 1 Penyelidikan 1 Penyu 1 Perantauan 1 Perawatan 3 Perbatasan 1 Peredaran 1 Periode 1 Perjalanan 1 perkebunan 3 Pers 1 Pertanahan 3 Perumda AM Kota Padamg 8 Perumda AM Kota Padang 2 Perumda Kota Padang 43 Pessel 3 Pilkada 1 Pinjam 1 PKH 1 PKK 1 Plasma 1 Plt 2 PN 1 PN Pasbar 2 PNS 3 pol pp 1 Polda Sumbar 4 Polisi 6 Politik 28 Polres 6 Polres Pasbar 1 Polsek 1 Pos 3 Pos perbatasan 6 Positif 2 posko 1 potensi 1 PPM 1 Prestasi 4 PSBB 1 PSDA 1 Puan 2 PUPR 1 Pusdalops 2 Puskesmas 1 Pustu 1 Rapid Test 2 razia 1 Rekomendasi 3 Relawan 1 Reses 1 Reskrim 1 Revisi 1 RI 8 RSUD 1 RSUP M Djamil 1 RTLH 1 Rumah Sakit 1 Rusak 1 Sabu 1 Samarinda 1 Sapi 2 SAR 8 Satgas 2 Satlantas 1 SE 4 Sekda 1 Sekda Pasbar 1 Selebaran 8 Sembako 1 Sertijab 1 Sewenang wenang 1 Sidak 13 sijunjung 1 Sikilang 2 Singgalang 1 sirkuit 2 SK 1 Snar 2 Solo 5 Solok 4 Solok Selatan 5 SolSel 4 sosial 2 Sosialisasi 2 Sumatera Barat 145 Sumbar 1 Sumbar- 1 Sumur 1 Sunatan massal 1 sungai 1 surat kaleng 6 swab 2 Talamau 1 Talu 1 Tanah 20 Tanah Datar 1 Target 1 Tata Usaha 1 teluk tapang 1 Temu ramah 2 Terisolir 1 Terminal 1 Tersangka 5 Thermogun 1 Tidak layak Huni 2 Tilang 1 Tindak Pidana Korupsi 1 tipiter 1 TMMD 2 TNI 1 TNI AL 1 Tongkol 1 TP.PKK 1 tradisional 1 Transparan 1 trenggiling 1 tuak 2 Tukik 1 Tumor 1 Ujung Gading 1 Ultimatum 1 Uluran 1 Unand 1 Upacara 1 Update 1 usaha 1 usir balik 1 Verifikasi 1 Virtual 1 wakil bupati 4 Wali Nagari 2 wartawan 1 Waspada 1 Wirid Yasin 1 Yamaha Vega 2 Yarsi 2 Yulianto 1 ZI 1 Zona Hijau 1 Zona Merah


 

MR.COM, PASBAR.-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman Barat (Pasbar) Endra Yama Putra menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) dua Camat dilantik oleh Wakil Bupati Risnawanto.


Sertijab dua camat tersebut yakni Camat Sasak Ranah Pasisie dari Ferdinan Ujang ke Yeni Tunida dan Camat Luhak Nan Duo dari Resta Amelda Putri ke Sutrisno.


Dalam kesempatan itu juga dilakukan pelantikan Ketua TP PKK Sasak Ranah Pasisie oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny. Titi Hamsuardi.


“Selamat atas dilantiknya camat Sasak dan Camat Luhak Nan Duo, semoga dapat menjalankan amanah dan tugas di tempat yang baru,” kata Endra Yama Putra.


Wakil Bupati Risnawanto pada pelantikan itu, Rabu (31/05) menyampaikan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu ditempatkan dimana saja dan selalu menggali potensi diri sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.


Ia menegaskan bahwa mutasi dan rotasi di tubuh ASN itu merupakan hal yang biasa, begitu juga di pemerintahan kecamatan.


Sehinggga pergantian camat juga diharapkan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik ke depannya.


Seperti di Sasak Ranah Pasisie ini yang merupakan daerah wisata, sehingga camatnya juga di tuntut serius menangani itu.


“Setiap minggu bisa kita lihat Pantai Sasak ini ramai dikunjungi. Bagaimana ini bisa kita lihat sebagai suatu potensi yang baik untuk terus dikembangkan. Seperti sarana dan prasarana harus menjadi perhatian kita,” katanya.


Ia menekankan, bahwa di tangan camat yang baru dilantik diharapkan ada semangat peningkatan pelayanan. Koordinasi dan komunikasi harus terus dijaga oleh camat, karena ada Forkopimca di kecamatan yang perlu kerjasama dengan baik demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.


“Atas nama Pemda Pasbar kami mengucapkan terima kasih kepada camat yang telah berjasa di wilayah kerjanya. Semoga apa yang dilakukan selama ini menjadi ladang pahala. Begitu juga dengan pengurus PKK yang mendukung program di Pemda Pasbar ini,” katanya. (DDR/*)


 

MR.COM, PASBAR - Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Lubuak Landur Aua Kuniang Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) resmi dilantik oleh Wakil Bupati Pasbar Risnawanto, Senin (30/05) di aula  kantor wali setempat.


Lima orang anggota Bamus Nagari Lubuak Landur Aua Kuniang yang dilantik periode 2023-2029 adalah Azimat Abdullah, Hendra Wirman, Januardi, Novial, dan Pepi Marlina.


Wakil Bupati Risnawanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa dilantiknya Bamus nagari merupakan perwujudan dari kesuksesan Kabupaten Pasaman Barat melakukan pemekaran nagari dari 19 nagari menjadi 90 nagari. Sehingga, diharapkan semua pihak bisa mendukung itu semua.


"Karena kita sama-sama tahu bahwa perjuangan kita untuk melakukan pemekaran nagari ini tidak mudah dan memakan waktu lama. Untuk itu, mari kita dukung proses demi proses di nagari ini. Sekarang pembentukan Bamus sudah dilaksanakan, jangan dianggap pekerja kita di nagari ini sudah selesai. Akan banyak rintangan dan tantangan yang akan kita hadapi," kata Risnawanto.


Sebab, katanya tujuan dimekarkannya nagari ini tidak terlepas dari pendekatan pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan pembangunan, dimulai dari nagari, sehingga progres pembangunan di nagari itu akan terlihat lebih cepat.


"Pemerintah nagari harus kompak dengan Bamus. Karena Bamus itu bisa dikatakan perwujudan dari demokrasi. Sehingga, apa yang direncanakan di nagari tidak ada halangan dan rintangan. Misalnya bagaimana Nagari Lubuak Landur Aua Kuniang ini menyediakan lahan untuk membangun kantor yang representatif demi pelayanan kepada masyarakat. Begitu juga dengan kantor Bamus," katanya.(DDR)


MR.com, Padang|Melalui surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Polresta Padang, No: 03/PU-PR/GAnewsV3/2023, redaksi media online GoAsianews menolak undangan klarifikasi yang dialamatkan terhadap Pimprednya.

Sebelumnya, redaksi GoAsianews telah menerima surat undangan klarifikasi atas nama Deni dari Kepolisian RI Daerah Sumatera Barat Resor Kota Padang dengan No; B/1924/V/2023/Reskrim tertanggal 24 Mei 2023. Dengan rujukan ;

 a. Undang-undang nomor 2 Tahun 2002, tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

 b. Perkap nomor 6 Tahun 2019, tentang penyidikan tindak pidana.

 c. Laporan Polisi Nomor : STTLP/B/217/III/SPKT/POLRESTA PADANG/POLDA SUMATERA BARAT, tanggal 22 Maret 2023, an pelapor SYAFRIAL KANI.

 d. Surat Perintah penyelidikan Nomor ; Sp.Lidik/351/III/2023/Reskrim, tanggal 27 Maret 2023.

"Kami dari redaksi menolak surat undangan klarifikasi tersebut," ucap Deni pada belasan awak media, Selasa 30/05/2023, setelah memberikan surat pemberitahuan ke Kantor Polresta Padang.

Hal ini kami lakukan karena undangan tersebut dinilai perlu ditelaah kembali oleh pihak yang berwenang, sebutnya.

Ada sebanyak Tiga Belas (13) item penting yang harus diperhatikan dalam alasan penolakan yang kami sampaikan, salahsatunya "Surat undangan klarifikasi dari Kepolisian RI Daerah Sumatera Barat Resor Kota Padang yang ditujukan dengan "Nomor: B /1924/V/2023/Reskrim kami nilai tidak relevan. (Dapat dilihat pada poin "Rujukan huruf C").

Dalam laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Ketua DPRD Kota Padang (Syafrial Kani) Nomor : STTLP/B/217/III/SPKT/POLRESTA PADANG/POLDA SUMATERA BARAT, tanggal 22 Maret 2023, yakni dugaan Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat 2.

Sebagaimana diketahui, Pasal 27 ayat (2) UU ITE ini memuat larangan perbuatan yang bermuatan perjudian. Hal tersebut tentusaja sangat tidak singkron" tegasnya.

Berikut isi item penolakan:

 1. Merujuk kepada Undang-undang Pokok Pers.

2. Merujuk kepada Pedoman Pemberitaan Media Siber.

3. Merujuk kepada MoU antara Dewan Pers dengan Kepolisian Republik Indonesia, Nomor 03/DP/MoU/III/2022 dan Nomor NK/4/III/2022.

4. Merujuk kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang pedoman kriteria implementasi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). 

5. Surat undangan klarifikasi dari Kepolisian RI Daerah Sumatera Barat Resor Kota Padang yang ditujukan dengan "Nomor: B /1924/V/2023/Reskrim" kami nilai tidak relevan. (Dapat dilihat pada poin "Rujukan huruf C").

6. Sebagaimana yang disampaikan oleh pelapor (Syafrial Kani) kepada para wartawan pasca pelaporan pencemaran nama baiknya di Polresta Padang (Nomor : STTLP/B/217/III/SPKT/POLRESTA PADANG/POLDA SUMBAR tanggal 22 Maret 2023), Ia juga menyampaikan telah melaporkan Enam media online. Namun bukti fisik (sah secara hukum) laporan tersebut hingga saat ini tidak ada. Hal ini merupakan pembohong publik yang dilakukan oleh seseorang pejabat publik (Syafrial Kani).

7. Poin No; 6 diatas dikuatkan oleh penjelasan pihak Penyidik Kepolisian RI Daerah Sumatera Barat Resor Kota Padang, pada Senin (29 Mei 2023), Ia membenarkan Syafrial Kani tidak pernah membuat laporan polisi secara tertulis (Enam media online). Hal tersebut disampaikan oleh Penyidik kepada Khairul pada saat proses wawancara undangan klarifikasinya (nomor : B/1925/V/2023/Reskrim).

8. Untuk menguatkan laporan pencemaran nama baik yang Ia sampaikan kepada pihak Kepolisian, seharusnya Syafrial Kani melampirkan alat bukti Forensik (seperti Tes DNA) yang Ia lakukan secara mandiri. Agar yang disampaikan oleh narasumber "M" dalam artikel pemberitaan dapat menjadi bahan acuan yang ril, sebelum diuji ulang ditingkat Pengadilan.

9. Poin No;8 diatas sangat penting, agar penyelesaian terkait laporan dapat diproses secara Pro Justitia dan tidak mengambang.

10. Wartawan (pewarta) tidak bisa menjadi saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Syafrial Kani ini. Karena posisi wartawan hanya sebagai penyampai informasi dari sumber yang didapatkan.

11. Wartawan (pewarta) tidak bisa menjadi tersangka, karena memiliki narasumber, dan telah melakukan upaya -upaya konfirmasi / kroscek yang ditujukan kepada pelapor sebagai/untuk perbandingan  narasi berita (agar produk jurlistik yang lahir tidak haram). Namun pelapor "Safrial Kani" tidak meresponnya, (pedoman pemberitaan yang telah ditayangkan merujuk pada Poin No:2 diatas).

12. Menjadi ketakutan yang sangat besar bagi saya untuk memenuhi undangan klarifikasi ini, karena "Pemberi keterangan (wartawan yang diwawancarai) dalam undangan klarifikasi Berita Acara Pemeriksaan tersebut tidak mendapat salinan dari Berita Acara Pemeriksaan yang ditandatanganinya. Meski telah diminta kepada pihak penyidik. Hal ini Bertolak belakang dengan Pasal 72 KUHAP. (Dan hal tersebut terjadi pada Tiga orang Wartawan yang telah memenuhi undangan klarifikasi sebelumnya).

13. Saya akan bersedia hadir dalam undangan, apabila undangan tersebut kami(Redaksi) nilai relevan dengan topoksi  kejurnalistikan. Dan pihak Kepolisian RI Daerah Sumatera Barat Resor Kota Padang menjamin salinan dari Berita Acara dapat kami miliki diwaktu dan saat yang bersamaan.

Sebelumnya, Ketua PWI Sumbar dan Ketua AJI Padang menyayangkan sikap yang diambil oleh Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani tersebut.

Kalau diadukan juga minta ke polisi agar menggunakan Undang-undang (UU) nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,”

Syafrial Kani seharusnya membuat hak jawab terlebih dahulu jika merasa dirugikan dan tidak serta merta mengadu ke polisi. “Ada Lex Specialist namanya,” kata Ketua PWI Sumbar Basril Basyar. (22/03/2023)

Dan sebelumnya Ketua LP KPK Sumbar Ismail Novendra dan Ketua AWAK Sumbar Herman Tanjung juga nyinyir menyarankan agar Ketua DPRD Kota Padang ini melakukan tes DNA terkait tudingan memiliki anak dari wanita lain. (Realis) 


 

MR.COM, PASBAR - Badan Musyawarah (Bamus) memiliki peran yang sangat penting dalam suatu Nagari. Ditangan anggota Bamus bergantung perkembangan Nagari seperti peran dan fungsi yang ada dalam Surat Keputusan. 


"Besar harapan kami, bersama perangkat nagari lainnya agar anggota Bamus tetap bersemangat dan tidak menyerah. Hal itu tentu harus mendapat dukungan dan kebersamaan, baik dari pemerintahan nagari maupun dari kelompok masyarakat," ungkap Bupati Hamsuardi.


Selain itu, Bupati Hamsuardi yang didampingi Camat Pasaman Jon Endri dan stakeholder terkait saat melantik Bamus Nagari Lingkuang Aua Barat Periode 2023-2029, Senin (29/05) di Kantor Wali Nagari Lingkuang Aua Barat, Kecamatan Pasaman juga menjelaskan bahwa fungsi Bamus selain menggali aspirasi masyarakat dan menampung aspirasi masyarakat, juga mengelola dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Menyelenggarakan musyawarah BPD, menyelenggarakan musyawarah desa, serta fungsi lainnya.


Ia meminta agar anggota Bamus mampu memunculkan ide dan inovasi baru yang dapat meningkatkan pendapatan nagari. Menentukan prioritas dalam pembangunan, sehingga Nagari Lingkuang Aua Barat yang dekat dengan ibu kota kabupaten itu lebih unggul dibanding nagari lainnya. 


"Membangun kampung atau nagari melalui pelantikan Bamus, adalah kesempatan emas di titik awal dalam pemekaran nagari. Lingkuang Aua Barat harus lebih unggul seperti dari segi inovasi, kebersihan kampung, potensi yang digali seperti potensi wisata yang menjadi perhatian bersama. Apapun harus dipikirkan, agar segala sesuatu yang diputuskan mendapat manfaat yang besar dibanding mudharat," tangkas Bupati Hamsuardi. 


Diakhir kegiatan, Bupati Hamsuardi bersama stakeholder terkait memberi ucapan selamat kepada Anggota Bamus Lingkuang Aua Barat Periode 2023-2029 yang dilantik. Anggota Bamus tersebut yakni Erman (Wilayah Dusun Timur), Ambrizal (Wilayah Dusun Utara 1), Erik Ananda (Wilayah Dusun Utara 2), Salawati (Keterwakilan Perempuan), dan Sri Reni Purnama Sari (Mutasi dari Nagari Induk).(DDR)

Kadis PUPR Padang Pariaman,EL Abdes Marsyam(baju kemeja.red) bersama wartawan saat berbincang-bincang dalam memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf di Padang.

MR.com, Padang| Sikap gentleman Kadis PUPR Padang Pariaman EL Abdes Marsyam yang akrab dipanggil Abdes datangi posko perkumpulan awak media dikawasan GOR Haji Agus Salim,(Padang) patut diapresiasi.

Kedatangannya untuk mengklarifikasi sekaligus meminta maaf atas kesalah pahaman yang terjadi antara dirinya yang menjabat sebagai Kadis dengan kawan-kawan profesi wartawan.

Dalam keterangannya, dia tidak bermaksud sedikitpun untuk mengecilkan profesi wartawan dalam bentuk perkataan ataupun perbuatan. Dia berkata sedikit "nyeleneh" lantaran dia yang saat itu berkomunikasi dengan wartawan via telepon dan beranggapan hanya bincang-bincang biasa saja.

Tetapi diluar dugaannya, ternyata wartawan yang sehari-hari merupakan teman baik dalam anggapannya, ternyata merekam perbincangan mereka. Dan ternyata rekaman itu pun beredar yang menyebabkan kegaduhan di lingkungan publik.

"Untuk itu saya secara pribadi atas kejadian memohon maaf kepada seluruh awak media dan pihak yang ikut dirugikan atas kekilafan saya ini," tegas Abdes pada Ahad (28/5/2023).

Sebagai pejabat publik, dia menyadari tidak sepatutnya mengeluarkan ucapan tersebut. "Tetapi ucapan itu keluar dari mulut saya, karena saya menganggap yang bicara dengan saya itu seorang teman yang berprofesi wartawan," katanya.

"Oleh karena itu, hari ini secara resmi saya menyampaikan permohon maaf kepada seluruh awak media atas perkataan yang tidak sepantasnya saya ucapkan waktu itu,"ucap Kadis tersebut.

Dikatakannya, kekilafan dan kesalahan nya itu bukti ketidak sempurnaannya sebagai makhluk ciptaan tuhan. Bukti dirinya sebagai manusia biasa yang tidak terlepas dari kesalahan dan kekilafan, tuturnya.

Untuk itu sekali lagi kepada seluruh awak media yang ada di seluruh dunia, khususnya Sumatera Barat, secara pribadi saya memohon maaf sebesar-besarnya. "Juga kepada pihak yang terdampak terhadap persoalan ini, saya juga mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya," tegas lagi.

Lain pihak, permohonan maaf Abdes itu disambut baik oleh awak media yang hadir. Pewarta yang hadir sangat mengapresiasi sikap gentleman kadis tersebut yang berani mengakui kesalahannya dan mau meminta maaf kepada seluruh wartawan yang ada.

Hal ini disampaikan Dafit merupakan salah satu wartawan yang hadir dan ikut membuat pemberitaan terkait hal itu. Dalam penyampaiannya Dafit sangat kagum dengan sikap kebesaran hati kadis tersebut, karena telah mau mengakui kesalahan dan tidak enggan untuk meminta maaf.

Kita berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan kekilafan.

"Semoga kejadian ini dapat kita jadikan pengalaman yang sangat berharga. Juga sebagai hikmah, dan pertemuan ini ajang memperkuat tali silaturahmi antara pers dengan pemerintah, khususnya untuk Kadis PUPR Padang Pariaman sendiri," ucap Dafit mewakili kawan-kawan wartawan yang ada saat itu.

Dan semoga kedepannya komunikasi antara wartawan dengan pihak pemerintah sebagai mitra kerja dapat berjalan lancar dengan solid, pungkasnya. 

Hingga berita ditayangkan, media masih upaya konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya.(cr)


MR.COM, PASBAR – Guna tingkatkan Sinergitas TNI - Polri di Pasaman Barat (Pasbar), Polres Pasbar gelar Apel dan Olahraga bersama sekaligus dalam rangka merayakan HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023.


Sinergitas TNI-Polri di Kabupaten (Pasbar) terlihat semakin kokoh. Ini membuktikan bahwa penegakan hukum didukung dengan sistem pertahanan yang baik, membuat negeri ini kian kuat.


Seperti terlihat hari ini, personel Polres Pasbar dan prajurit TNI melakukan apel bersama di halaman kantor Koramil 02/Pasaman yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki dan Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf Rahmat Negara, Jumat (26/05). 


Kemudian para prajurit TNI serta anggota Polres Pasbar  berjalan dari kantor Koramil 02/Pasaman menuju halaman Mapolres Pasbar untuk melakukan kegiatan olahraga bersama.


Dengan berpakaian loreng berbaur melakukan olahraga bersama di halaman Polres Pasaman Barat, olahraga bersama yang dihadiri prajurit Kodim 0305/Pasaman dan personel Polres Pasaman Barat, prajutit TNI AL, anggota Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Brimobda Polda Sumbar, serta para ibu-ibu Bhayangkari dan ibu-ibu Persit Kodim 0305/Pasaman.


Selain dihadiri Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf Putra Negara, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 wib ini juga dihadiri Komandan Pos Angkatan Laut Kapten Almahdi, Komandan Denpom Letda Ari Widy A.S serta para PJU Polres Pasaman Barat dan PJU Kodim 0305/Pasaman.


Olahraga bersama TNI-Polri dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 77 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2023, dengan tema “Melalui Olahraga Bersama Kita Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri Untuk Mewujudkan Kondusifitas Keamanan Dalam Negeri Dalam Mengawal Tahun Politik 2024”.


Sebelum pelaksanaan olahraga bersama, AKBP Agung Basuki menyampaikan bahwa, selain untuk meningkatakan sinergitas dan kebersamaan TNI-Polri, kegiatan yang yang berakhir pada pukul 10.00 wib ini juga bertujuan untuk bahu-membahu dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pasaman Barat.


“Pagi hari ini kita berbaur dan berolahraga bersama saudara kita dari jajaran TNI, agar kekompakan dan tali persudaaran semakin erat terjalin,” ungkap Agung Basuki.


“Jangan pernah hubungan TNI-Polri yang sudah solid ini menjadi berkurang dan tumbuhkan terus rasa kebersamaan dan silahturahmi,” harap Kapolres Pasaman Barat.


Pada kesematan yang sama, Dandim 0305/Pasaman juga menyampaikan, “Mari kita jadikan kesempatan dalam kebersamaan ini untuk melakukan komunikasi, dan lebih saling mengenal satu dengan yang lainnya antar prajurit Kodim 0305/Pasaman dengan personel Polri khusunya personel Polres Pasaman Barat”.


“Silahturahmi dan komunikasi yang baik dapat menyelesaikan semua hal serta TNI-Polri akan tetap bersinergitas dan selalu solid kedepannya mengamankan jalannya pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024, karena kami TNI-Polri adalah garda terdepan Indonesia dalam mengawal Pemilu yang aman, damai dan sejuk,” ujar Dandim 0305/Pasaman.


Sangat jelas hubungan TNI-Polri sangat baik, saat olahraga bersama semua berbaur dan saling bergandengan tangan, bahkan selesai olahraga dan semua peresonel menikmati hidangan yang telah disajikan, dan dilanjutkan dengan acara hiburan.


Sungguh sangat terlihat keharmonisan TNI-Polri, dan ini juga sebagai bukti kesiap siagaan TNI-Polri untuk mewujudkan kondisifitas Keamanan Dalam Negeri dalam mengawal Tahun politik 2024. (DDR/hmsres-psb)

 


MR.COM, PASBAR - Pasaman Barat Open Turnamen Volley Ball KTSB CUP III tahun 2023 antar Jorong se-Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang diselenggarakan di Jorong Bandar Nagari Bahoras Gunung Tuleh resmi ditutup oleh Wakil Bupati Risnawanto, Rabu (24/05) sore.


Pertandingan final tersebut ditutup dengan kemenangan tim dari Produser Ujung Gading melawan Gema FC Aek Napal Ranah Batahan.


Hujan yang turun mengguyur lapangan Jorong Bandar Nagari Bahoras itu, tidak menyusutkan semangat masyarakat menyaksikan pertandingan.


Wakil Bupati Risnawanto yang hadir didampingi oleh Mondiharto SH ketua KONI pasbar, Forkopimca Gunung Tuleh dan stakeholder terkait lainnya serta para sponsor memberikan apresiasi kepada semangat panitia. Karena telah berhasil menyuguhkan tontonan yang menarik walaupun hujan turun dengan lebat.


Dalam kesempatan itu Mondiharto, SH menyampaikan dukungan dari KONI yang diberikan kepada Pemuda yang menyelenggarakan kegiatan turnamen tersebut baik moril maupun materil.


“Ternyata dukungan bukan saja dari Pemda Pasbar namun, dukungan juga diberikan oleh calon-calon legislatif, baik dari Kabupaten, Propinsi hingga RI terus memberikan dukungan kepada anak muda yang kreatif ini. Semoga dukungan ini menambahkan semangat pemuda untuk selalu berkegiatan positif,” katanya.(DDR)


MR.com, Pasbar|Ketua DPRD Pasaman Barat Erianto Hadiri Peresmian RSUD Ujung Gading.Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat menghadiri peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Gadin, Kecamatan Lembah Melintang, Rabu (24/5/2023).

Kesempatan itu, Ketua DPRD Pasaman Barat Erianto mewakili anggota DPRD lainnya mendukung penuh diresmikannya RSUD Ujung Gading.

Setelah diresmikan, harus disusul oleh perangkat pendukung lainnya seperti penambahan SDM, dokter umum, dokter spesialis dengan memanfaatkan potensi anak nagari.

“Hal tersebut juga seiring dengan pemekaran nagari di Pasaman Barat,” katanya.

Ia mengatakan, pemekaran nagari yang semula 19 menjadi 90, 71 nagari sudah defenitif berdampak baik bagi masyarakat terutama di nagari yang sudah mekar salah satunya membuka lapangan pekerjaan baik di pemerintahan nagari maupun di RSUD Ujung Gading.

“Wilayah Pasaman Barat juga berbatasan dengan Madina, jika nanti infrastruktur jalan sudah membaik maka akan memberi dampak baik bagi Pasaman Barat,” katanya.

Bupati Hamsuardi dalam sambutannya saat meresmikan RSUD mengungkapkan banyak masyarakat dari bagian utara harus jauh-jauh berobat ke RSUD Jambak dan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Simpang Empat.

Untuk itu, hari ini akan diresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Gading sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terutama bagi masyarakat Ujung Gading sekitar.

Ia mengatakan upaya besar ini telah dimulai dari bupati terdahulu yakni Almarhum H. Syahiran, mari kita lanjutkan semangat beliau dengan bersama-sama membangun Pasaman Barat ini.

“Beberapa masyarakat Pasbar saat ini masih enggan berobat, dikarenakan tidak memiliki biaya. Untuk itu, Pemda Pasbar menggalakkan program UHC atau berobat gratis,” katanya.

Bupati Hamsuardi meminta semua pihak untuk mendukung program tersebut dan meminta para tenaga kesehatan yang hadir untuk meningkatkan pelayanan seperti sopan santun, ramah tamah, menenangkan pasien dan keluarga serta memberikan pengobatan terbaik kepada pasien.

Disamping itu, Staf Ahli Dinkes Provinsi Sumatera Barat Eka Lusti menjelaskan rumah sakit merupakan sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Adanya RSUD Ujung Gading terutama lokasinya yang strategis, diharapkan menjadi layanan kesehatan yang bermutu sesuai standar dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Bagi masyarakat Ujung Gading, rumah sakit ini tentu sangat diharapkan, paling penting adalah akses. Masyarakat dekat dengan rumah sakit, sebab orang sakit tidak bisa menunggu, meskipun keadaannya masih seperti ini dan masih banyak PR. Segera kita lengkapi sarana prasarana serta dukungan SDAnya,” ungkapnya.

Selain itu, Direktur RSUD Ujung Gading drg Lidya Kurniaty mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bupati Hamsuardi beserta rombongan. Dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Ujung Gading, program UHC kerjasama dengan BPJS Kesehatan telah terlaksana di RSUD Ujung Gading beberapa waktu lalu.

Hal serupa diungkapkan tokoh masyarakat Burhanuddin, ia menjelaskan sebelum RSUD Ujung Gading diresmikan program UHC telah diberlakukan. Untuk itu, ia berterimakasih kepada Pemda Pasbar melalui kepemimpinan Bupati Hamsuardi.

“Masyarakat Ujung Gading bergembira karena program UHC telah diberlakukan di RSUD Ujung Gading. Hal ini sangat membantu masyarakat Ujung Gading dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang maksimal, sehingga tidak perlu jauh-jauh berobat ke Yarsi ataupun RSUD Jambak,” ucap Burhanuddin.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan prasasti telah diresmikannya RSUD Ujung Gading, penyerahan penghargaan dari BPJS Kesehatan kepada pemerintah daerah atas pencapaian 96 persen penduduk Pasbar telah menjadi peserta program JKN serta penyerahan mobil ambulans dari Yayasan Prabowo Subianto kepada RSUD Ujung Gading dan pemotongan pita peresmian RSUD Ujung Gading.

Pada kesempatan itu, turut hadir Staf Ahli Dinkes Provinsi Sumatera Barat Eka Lusti, Ketua DPRD Pasbar Erianto, Ketua TP.PKK Ny. Titi Hamsuardi, Kepala OPD, Kepala Dinas Kesehatan Hajran Huda, Dirut RSUD Ujung Gading Lidya Kurniaty, Dirut RSUD Jambak Yandri Saputra, Dirut Ibnu Sina Simpang Empat Meri Herliza, Camat Lembah Melintang, Forkopimca Lembah Melintang, tokoh masyarakat dan stakeholder terkait. (*)


 

MR.COM, PASBAR - Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Cahaya Makkah Pasaman Barat (Pasbar) mewisuda sebanyak 230 santrinya, pada Selasa (23/05) di Balairung Pusako Anak Nagari Simpang Empat.


Kegiatan Wisuda Tahfizh ke-VII dan Perpisahan siswa kelas VI itu, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto yang memberikan motivasi serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada sekolah, karena telah mendukung penuh program Pemda Pasbar.


Dalam kesempatan itu juga hadir Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Sumbar Yunisra, Wakil Ketua DPRD Pasbar Daliyus, Anggota DPRD Pasbar, wali murid dan stakeholder terkait lainnya. 


Wakil Bupati Risnawanto menilai apa yang dilakukan oleh Yayasan Cahaya Makkah dalam memberikan motivasi kepada para pengajar merupakan hal yang seharusnya dilakukan agar mutu pendidikan dapat terus meningkat.


"Al-Qur’an adalah pondasi pendidikan dan pemimpin bangsa yang Madani ke depan. Sehingga generasi ke depan dengan menjadi Tahfiz Al-Qur'an bisa menjadikan Kabupaten Pasaman Barat dihargai dari kabupaten kota lainnya. Untuk itu, saya atas nama Pemda Pasbar mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Cahya Makkah karena telah mendukung penuh program Pemda tentang tahfiz Al-Qur'an. Ucapan terima kasih ini juga kami sampaikan kepada semua yayasan yang ada di Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki unggulan di Tahfiz Al-Qur'an," katanya.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pasbar Daliyus K menilai bahwa Sekolah Islam saat ini menjadi incaran para orang tua untuk tempat mendidik anak-anaknya. Ia menilai SD IT saat ini memiliki prestasi yang cukup bagus, unggul dari segi kurikulum, karena sekolah Islam Terpadu itu selain mempelajari materi umum, juga diperkuat dengan pendidikan Islam salah satunya Tahfiz Al-Qur'an.


"Sehingga apa yang dibuat Cahaya Makkah sudah sejalan dengan Pemda yakni Tahfiz Al-Qur'an. Unggulan di IT itu ya pelajaran agama, sebagai pondasi untuk ke depan. Untuk itu, sebagai perpanjangan tangan dan suara masyarakat, maka DPRD Pasbar siap mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat. Begitu juga dengan pendidikan dunia Islam," ujar Daliyus.


Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Cahaya Makkah juga memberikan motivasi kepada ustadz dan ustadzah dengan memberikan reward berupa piala. Reward tersebut diberikan agar para pengajar semangat memberikan pendidikan terbaik, memberikan pelayanan yang terbaik kepada murid atau santrinya.(DDR)


MR.com, Pasbar| Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Daliyus K Hadiri Wisida SD IT Cahaya Makkah.Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat Daliyus K menghadiri wisuda Tahfizh ke-VII Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Cahaya Makkah sebanyak 230 santri di wisuda.

Kegiatan Wisuda dan Perpisahan siswa kelas VI itu di laksanakan di Balairung Pusako Anak Nagari Simpang Empat, Selasa (23/5/2023) dihadiri Wakil Bupati Pasbar juga hadir Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Sumbar Yunisra, wali murid dan stakeholder terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Pasbar Daliyus K menilai bahwa Sekolah Islam saat ini menjadi incaran para orang tua untuk tempat mendidik anak-anaknya.

Ia menilai SD IT saat ini memiliki prestasi yang cukup bagus, unggul dari segi kurikulum, karena sekolah Islam Terpadu itu selain mempelajari materi umum, juga diperkuat dengan pendidikan Islam salah satunya Tahfiz Al-Qur’an.

Sehingga apa yang dibuat Cahaya Makkah sudah sejalan dengan Pemda yakni Tahfiz Al-Qur’an. Unggulan di IT itu ya pelajaran agama, sebagai pondasi untuk ke depan.

“Untuk itu, sebagai perpanjangan tangan dan suara masyarakat, maka DPRD Pasbar siap mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat. Begitu juga dengan pendidikan dunia Islam,” katanya.

Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto memberikan motivasi serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada sekolah, karena telah mendukung penuh program Pemda Pasbar.

Ia menilai apa yang dilakukan oleh Yayasan Cahaya Makkah dalam memberikan motivasi kepada para pengajar merupakan hal yang seharusnya dilakukan agar mutu pendidikan dapat terus meningkat.

“Al-Qur’an adalah pondasi pendidikan dan pemimpin bangsa yang Madani ke depan. Sehingga generasi ke depan dengan menjadi Tahfiz Al-Qur’an bisa menjadikan Kabupaten Pasaman Barat dihargai dari kabupaten kota lainnya. Untuk itu, saya atas nama Pemda Pasbar mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Cahya Makkah karena telah mendukung penuh program Pemda tentang tahfiz Al-Qur’an. Ucapan terima kasih ini juga kami sampaikan kepada semua yayasan yang ada di Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki unggulan di Tahfiz Al-Qur’an,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Cahaya Makkah juga memberikan motivasi kepada ustadz dan ustadzah dengan memberikan reward berupa piala. Reward tersebut diberikan agar para pengajar semangat memberikan pendidikan terbaik, memberikan pelayanan yang terbaik kepada murid atau santrinya. (*)


MR.COM, PASBAR - Sebanyak 67 siswa SD El Ma'arif Pasaman Barat (Pasbar) angkatan XVII, tahun ajaran 2022-2023 melaksanakan wisuda khatam Al-Qur’an di Aula sekolah tersebut, Senin (22/05).


Tahfiz Al-Qur'an yang merupakan program Pemerintah Daerah Pasbar tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Wakil Bupati Risnawanto kepada Yayasan SD El Ma'arif yang telah mendukung Pemda Pasbar untuk menyukseskan program Tahfiz Al-Qur'an. 


Hadir mendampingi Wakil Bupati Risnawanto, Asisten 2, Staf Ahli, Ketua GOW Ny. Fitri Risnawanto, Dinas Pendidikan, Camat Pasaman Jon Endri dan stakeholder terkait lainnya.


"Saya bersama bapak Bupati bisa dikatakan setiap hari menghadiri kegiatan seperti ini. Atas nama Pemda Pasbar saya mengucapkan terima kasih kepada El Ma'arif yang telah memberikan dukungan kepada generasi emas Pasbar. Sehingga ke depan Al-Qur’an membumi di Kabupaten Pasaman Barat", Ujar Risnawanto.


"Pemda Pasbar membuat program tentang Tahfiz Al-Qur'an dengan alasan yang kuat. Sehingga tujuan pemekaran Kabupaten Pasaman Barat salah satunya adalah menghasilkan penghafal Al-Qur'an. Itu bisa kami lihat dan rasakan saat ini. Bermunculan rumah tahfiz, bermunculan Tahfiz Al-Qur'an baik di sekolah agama maupun di sekolah negeri. Untuk sekolah negeri ini sudah kami fokuskan dengan adanya hafalan Al-Qur'an," Lanjutnya.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Pasbar yang telah mendukung program di bidang keagamaan Tahfiz Al-Qur'an dan Magrib Mengaji yang bertujuan untuk membentuk mental dan spiritual serta merupakan salah satu upaya Pasbar menciptakan generasi yang beriman dan berakhlak baik. 


"Untuk itu, kami juga berharap kepada orang tua untuk mendukung anaknya menjadi penghafal Al-Qur'an. Karena tanpa dukungan dari orang tua mustahil program ini bisa berjalan. Kepada penghafal teruslah belajar dan semangat dalam menggali menghafal Al-Qur'an. Karena penghafal Al-Qur'an akan mendapatkan tempat yang istimewa dari Allah  SWT dan derajat seseorang diangkat berkat Al-Qur’an," harapnya.


Sementara itu, Sekretaris Yayasan El Ma'arif, Bundo Rosni Latif yang juga merupakan tokoh pemekaran Kabupaten Pasaman Barat berharap melalui program Tahfiz Al-Qur'an, generasi emas Pasbar ke depan dapat lebih baik.


"Buktinya tidak bisa kita lihat dalam jangka pendek. Ini program jangka panjang dan kita berharap Allah memberikan Kabupaten Pasaman Barat ini menjadi negeri yang dirahmati," katanya.


Setelah menghadiri wisuda SD El Ma'arif, Wakil Bupati Risnawanto dan rombongan meninjau atau melakukan Sidak ke kantor wali Nagari Suko mananti Aua Kuniang.(DDR)


MR.com, Jakarta| Fakultas Komunikasi LSPR melalui Jurusan Hubungan Internasional, pada 19 Mei 2023 meluncurkan program edukasi publik “Cakrawala Ambassador Talks” - Vol. 4.

Dengan para tamu istimewa, seperti Diar Nurbintoro. S.H,, M.H., Duta Besar Rumania periode 2013-2017 dan Plt. Direktur NAM CSSTC, Dr. Aloysius Lele Madja, Duta Besar Chile periode 2010-2014. Dosen Hubungan Internasional Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Trias Kuncahyono, Jurnalis Senior Kompas, dan Dr. Indra Kusumawardhana, M.Hub.Int., 

Dosen Hubungan Internasional Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, selaku moderator yang akan membantu berjalannya acara dengan topik “Soft Power Diplomasi Publik Indonesia Bersama GNB Mengarungi Dinamika Politik Internasional dan Bedah Buku “Menjelang Senja di Santiago”.

Ambassador Talks dikemas untuk menjadi sarana edukasi dan diskusi antara Mahasiswa LSPR dan para praktisi Diplomatik. Seperti, para Duta Besar RI di mancanegara dan Duta Besar Negara-negara sahabat di Indonesia, untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, informasi, motivasi, dan manfaat segala hal terkait diplomasi kepada para civitas akademik dan masyarakat umum.

Prita Kemal Gani selaku CEO LSPR dalam sambutannya menyatakan, "CAKRAWALA memiliki arti lengkungan langit, sedangkan dalam percakapan umum sehari-hari.

"CAKRAWALA dapat dimaknai untuk menggambarkan luasnya pengetahuan seseorang, begitu luasnya sampai tak bertepi, batasnya pun nun jauh di tepi langit, di Cakrawala,” ucapnya.

Tidak hanya itu, CAKRAWALA juga menggambarkan betapa luas dan kayanya negara Republik Indonesia, mulai dari alam, budaya, hingga masyarakatnya yang plural, imbuhnya.

Namun dapat bersatu dalam balutan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diikat dengan komitmen kebangsaan “Bhineka Tunggal Ika.” 

Oleh sebab itu, kata Kemal, program edukasi publik yang akan membahas isu-isu dunia Komunikasi Hubungan Internasional yang lingkupnya seluas Indonesia tersebut diberi nama “Cakrawala Ambassador Talks".

Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, sebagai Founder & CEO Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Beliau memaparkan, pada sesi pertama, kita akan mendiskusikan peran Indonesia sebagai pendiri Non-Aligned Movement yang keberadaanya masih relevan hingga saat ini.

"Dimana dunia semakin terfragmentasi dan penuh dengan tantangan baik dari sisi politik maupun ekonomi. Hal ini tentunya menarik untuk mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa,"ujarnya.

Sedangkan pada sesi kedua, kita akan mengikuti perjalanan seorang diplomat yang merefleksikan kembali perjalanan karirnya hingga menjadi Duta Besar di Republik Chile pada tahun 2010 hingga 2014, kata Prita Kemal Gani.

Melalui buku autobiografi yang ditulis oleh Bapak Duta Besar Aloysius Lele Madja. Dari perjalanan karir beliau, banyak pelajaran hingga pengetahuan yang dapat diperoleh dan dijadikan motivasi bagi para mahasiswa yang bermimpi untuk mengikuti jejaknya.

Dari Webinar Hybrid inilah akan dibahas beragam aspek seputar Diplomasi Indonesia dari berbagai sisi yang sangat menarik dan beragam."Cakrawala juga ditekankan sebagai sebuah perumpamaan yang kemudian menggambarkan adanya kekayaan alam, keberagaman budaya, masyarakat yang pluralisme".

Serta kesatuan Indonesia di bawah slogan Bhineka Tunggal Ika dan berusaha untuk menyebarluaskan upaya nyata yang dilakukan oleh para Diplomat atau Duta Besar Indonesia untuk menjadi perwakilan, tuturnya.

Menjadi garda terdepan untuk menyalurkan, melindungi dan mewujudkan politik luar negeri bebas-aktif dan merealisasikan peran serta nilai budaya Indonesia melalui kepentingan nasional untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Seiring perkembangan komunikasi hubungan internasional yang semakin mengglobal, maka tugas dan fungsi seorang Duta Besar menjadi semakin menantang karena dituntut untuk lebih antisipatif dalam merespon perkembangan dunia di Era Globalisasi ini, 

"Dimana salah satu cirinya adalah digitalisasi komunikasi dan informasi. Kita ketahui bahwa perkembangan ini menyentuh hampir semua aspek kehidupan, tidak terkecuali diplomasi, dimana para Duta Besar dituntut untuk tetap dapat meraih peluang yang tersedia di Era Globalisasi ini," tutupnya.

Bapak Diar Nurbintoro, S.H., M.H., selaku Duta Besar Rumania Periode 2013-2017 dan Plt. Direktur NAM CSSTC., ”Bentuk GNB pada situasi dunia saat ini adalah berupa gerakan yang memperhatikan kehati-hatian dalam mengambil langkah. 

Seperti pada mengurangi upaya aspek isu politik yang dapat menggoyahkan eksistensi GNB. NAM CSSTC hadir dan berperan dalam menguatkan posisi dan kredibilitas Indonesia dalam dunia Internasional. Melalui aspek ekonomi dan sosial-budaya dengan upaya dalam meningkatkan capacity building di negara-negara yang memerlukan bantuan kemampuan dalam menciptakan kesejahteraan.

“NAM itu bukanlah sekedar bentuk ceremonial, melainkan upaya yang dilakukan oleh negara anggotanya untuk berperan dalam membangun kehidupan yang lebih baik di dunia.” - Diar Nurbintoro. S.H,, M.H., Duta Besar Rumania periode 2013-2017 dan Plt. Direktur NAM CSSTC.

Bapak Dr. Aloysius Lele Madja, selaku Duta Besar Chile Periode 2010-2014 dan Dosen Hubungan Internasional Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. “Buku ini ditulis melalui waktu yang panjang untuk akhirnya diputuskan dapat disebar secara luas. Tulisan yang didasari dengan tekad dan gigih dalam buku ini menjadi dorongan untuk menceritakan kisah saya yang berisikan tantangan dalam hidup yang berasal dari daerah terpencil hingga dalam menjadi diplomat negara. 

Maka dari itu, buku dapat dijadikan sebagai referensi untuk memberikan dorongan dan inspirasi bagi para generasi penerus bangsa dalam mengambil langkah dalam hidup.

Bapak Trias Kuncahyono, jurnalis senior media Kompas menambahkan, saat ini upaya banyaknya penulisan buku oleh para tokoh penting hingga diplomat negara menjadi hal yang menarik yang perlu diberikan apresiasi secara luas. 

"Buku ‘Menjelang Senja di Santiago’ merupakan salah satu bentuk nyata bahwa dengan tekad yang gigih, maka kita dapat meraih impian yang diinginkan dari usaha yang dicurahkan," tuturnya.

Dengan cerita yang menarik dan apa adanya, buku ini memberikan banyak pelajaran dan inspirasi dengan pengalaman-pengalaman beliau yang tidak terduga memberikan pembelajaran dan inspirasi bagi diplomat muda hingga generasi penerus bangsa lainnya, ungkap jurnalis senior kompas itu.

Dikatakannya, kinerja diplomatik tersebut penting untuk dikomunikasikan kepada mahasiswa dan masyarakat umum khususnya kalangan muda agar mereka lebih memahami seluk-beluk keunikan kerja diplomasi yang sering dianggap rumit.

Oleh karena itu program Cakrawala Ambassador Talks ini juga dirancang untuk mengkomunikasikan pesan-pesan kinerja diplomatik kepada kalangan mahasiswa,ulasnya.

Sebagai generasi muda penerus bangsa agar mereka lebih memahaminya dan memotivasi mereka untuk lebih siap dalam mewujudkan cita-cita Para Pendiri Bangsa, dan untuk memperjuangkan kepentingan nasional.

“Kalau kita berusaha dengan gigih dan keyakinan terhadap tuhan, pasti usaha kita akan terbentuk dan berhasil.” kata Dr. Aloysius Lele Madja, Duta Besar Chile periode 2010-2014 dan Dosen Hubungan Internasional Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. 

Didukung oleh Trias Kuncahyono, Jurnalis Senior Kompas yang menyatakan “Di zaman apapun, kegigihan dan ketekunan itu tidak bisa ditinggalkan. Sehebat apapun Anda, jika tidak gigih, maka tidak akan mendapatkan apapun.”(real)


MR.com, Padang| Wali Kota Padang Hendri Septa menghadiri upacara pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLIII (43) Tahun 2023, di Halaman Istana Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (19/5/2023).

Bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membuka Latsitarda Nusantara tahun 2023 ini yakni, Panglima TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Panglima TNI Yudo Margono dalam amanatnya mengatakan, Latsitarda Nusantara merupakan realisasi kegiatan integratif Taruna akademi TNI dan akademi kepolisian yang diselenggarakan setiap akhir pendidikan.

Kegiatan ini mengikutsertakan praja IPDN dan beberapa peserta dari instansi pendidikan berbasis pemerintahan serta mahasiswa dari universitas setempat. 

"Latsitarda yang diadakan setiap tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum membangun sinergitas antara TNI-Polri dan masyarakat, melalui kerja nyata di lapangan Latsitarda menjadi sarana memupuk dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat," ucap Panglima TNI.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Latsitarda Nusantara bertujuan untuk menumbuhkan kembangan jiwa perjuangan, cinta tanah air dan semangat gotong royong bagi para Taruna dan Mahasiswa. 

Dalam kegiatan ini para peserta akan melakukan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dengan sasaran fisik dan non fisik, seperti perbaikan fasilitas umum, bakti sosial, perbaikan rumah tidak layak huni dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, karena Kota Padang dipercaya menjadi salah satu dari lima daerah di Sumatera Barat untuk menjadi tuan rumah Latsitarda Nusantara yang akan dilaksanakan dari 19 Mei s.d 7 Juni 2023. 

"Kami Pemerintah Kota Padang akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyukseskan Latsitarda Nusantara ini. Cukup banyak kegiatan yang dilaksanakan diantaranya, pengaspalan jalan, pengecatan jembatan, penyuluhan bagi generasi muda dan lainnya. Semoga ini memberikan manfaat bagi Kota Padang," pungkas Wako Hendri Septa didampingi Sekdako Andree Algamar dan Kabag Prokopim Amrizal Rengganis.(Mul/Prokopim Pdg).

Jembatan Gantung Roboh Pasca FHO, di Lunang ,Pessel 

MR.com, Pessel|Jembatan gantung yang dikerjakan CV.Pilar Agung Sejahtera(PAS) roboh, katanya diterjang arus sungai yang disinyalir tidak begitu kuat. Namun indikasi kuat robohnya jembatan tersebut, karena saat pekerjaan dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi teknis yang ada pada dokumen kontrak.

"Sehingga hasil karya jembatan gantung dari CV. PAS itu disinyalir gagal kontruksi. Sangat tidak berkualitas dan menyebabkan kerugian bagi negara," kata Herman Tanjung, pada Senin (15/5/2023) di Padang. 

Herman Tanjung, Ketua DPD Sumbar LSM Baladika Adhiyaksa Nusantara

Ketua DPD Sumbar LSM Baladika Adhiyaksa Nusantara, Herman Tanjung menilai akibat dari robohnya jembatan gantung itu, negara mengalami kerugian sebesar Rp.523.900.566.09, sesuai biaya yang telah dihabiskan untuk pembangunannya.

Menurut Herman Tanjung, robohnya jembatan gantung itu bukan disebabkan oleh terpaan arus sungai, tetapi memang mutu kontruksi bangunan yang diduga kuat tidak sangat bagus.

Kemudian menurutnya lagi, ambruk atau robohnya jembatan merupakan bukti dari perbuatan jahat sekelompok oknum nakal yang terlibat dalam pembangunan proyek negara tersebut.

"Tidak dipungkiri, kalau ada aroma konsiparsi jahat terjadi disaat-saat pelaksanaannya. Kuat tercium bau busuk persekongkolan jahat antara penyedia jasa kontruksi, konsultan pengawas dengan oknum OPD sebagai pelaksana program pemerintah," ujarnya.

Untuk itu, sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat, kita berharap yang selanjutnya surati dan meminta kepada pihak penegak hukum, agar seluruh oknum yang terlibat pada pembangunan jembatan itu untuk bisa diperiksa dan bahkan ditindak, tegas Herman.

"Sesuai dengan amanat UU No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,," tegasnya lagi.

Meskipun saat ini informasi yang kami dapati pembangunan jembatan gantung kembali dikerjakan. Dan sedang dalam masa pelaksanaannya.

Namun, apakah pembangunan jembatan yang dikerjakan kembali itu sesuai dengan nilai anggaran awal, dan apakah masih mengacu pada Spek teknis yang tertera pada dokumen kontrak awal..?,karena hal ini masih terkait dengan mutu kontruksi yang direncanakan, pungkasnya.

Seorang pengamat pembangunan Sumatera Barat juga menilai pekerjaan jembatan gantung tersebut dalam pengerjaannya diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Pekerjaan tiang beton gantungan jembatan, pada kedalaman galian dan pembesian diduga tidak sesuai spesifikasi teknis 

"Secara kasat mata terlihat pada pekerjaan abudment. Ada indikasi pekerjaan Abudment terhadap rangka jembatan dikerjakan asal jadi," kata Haryanto ST.MT pada hari yang sama.

Menurut ilmu kontruksi yang dia pelajari di salah satu universitas di Jakarta, Haryanto menjelaskan kesalahan fatal yang terjadi pada proyek tersebut pada pekerjaan tiang beton gantungan kawat Sling jembatan.

"Kedalaman galian untuk tiang diragukan sesuai speks. Dan juga pada pekerjaan pembesian yang dilakukan terindikasi diluar speks teknis," terang Haryanto. 

Disebut tidak sesuai spesifikasi teknis, karena terlihat pada puing jembatan yang ambruk, besi utama yang digunakan berukuran kecil dan mungkin juga besi yang dipakai tidak SNI, ungkapnya.

Kemudian jarak sengkang begol rangka besi terlihat terlalu jauh dan diduga juga tidak sesuai speks teknis. Dikatakannya ini penyebab dugaan jembatan gantung ambruk. Bahkan belum sempat dinikmati masyarakat banyak selama setahun, pungkasnya.

Parahnya, diduga sikap tidak kooperatif dan apatisme juga dibuktikan beberapa pihak yang berkewajiban memberi penjelasan terkait persoalan yang merugikan masyarakat dan negara itu.

Buktinya disaat salah satu tim dari media yang lakukan investigasi mengkonfirmasikan kepada Devitra selaku Kepala Dinas PUPR dan Heri Susilo selaku PPK beberapa waktu yang lalu terkait hal itu sampai berita ini ditayangkan belum bisa berikan jawabannya.

Kemudian, ketika tim dari dari media mencoba menghubungi Mawardi Roska selaku Sekda Kabupaten Pesisir Selatan mengatakan “setahu saya dari laporan yang saya terima bahwa tapak/tungku jembatan gantung tersebut roboh akibat banjir yang meruntuhkan tebing sungai kiri dan kanan” tuturnya singkat.

Sebelumnya, dilansir dari matasumbar.com Ormas Pekat IB Kab.Pesisir Selatan juga menyoroti tajam persoalan jembatan yang ambruk itu.

Tim investigasi Ormas Pekat IB Pessel sempat turun ke lokasi untuk melihat langsung pembangunan jembatan gantung. Setelah diperhatikan secara teliti, diduga bangunan ini dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan RAB.

“Sangat kita sayangkan kualitas bangunan jembatan gantung yang di kerjakan CV. PAS yang berlokasi di Talang Medan, Lunang Utara, Kecamatan Lunang ini” demikian Ketua DPD Pekat IB Pessel, Nasution Aldo mengatakan pada Kamis(30/3/2023).

Hingga berita ditayangkan media masih mengumpulkan data-data dan upaya konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya.(cr/tim)

Gambar Ilustrasi 

MR.com, Sumbar|Polisi Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menetapkan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepulauan Mentawai, "Ef" sebagai tersangka kasus korupsi Rp 5,2 miliar.

Dilansir dari detik.com, Kasus korupsi ini terkait proyek swakelola pemeliharaan jalan dan jembatan serta pembangunan jalan non status Desa Saumanya di Dinas PUPR Mentawai tahun 2020. Selain Kepala Dinas "Ef", juga ada dua orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya sudah tersangka. Sementara 3 tersangka, Ef , Fn, dan MD ," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, AKBP Alfian Nurnas dalam keterangannya, Senin (15/5/2023).

Alfian mengatakan, untuk tersangka Fn merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK), sementara MD adalah sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek swakelola pemeliharaan jalan dan jembatan serta pembangunan jalan non status desa saumanya.

"Para tersangka belum ditahan. Sementara masih proses, nanti akan ditahan pada waktunya," kata dia.

Temuan kejanggalan penggunaan anggaran sebesar Rp 5,2 miliar lebih itu merupakan laporan hasil pemeriksaan (LPH) BPK RI atas kepatuhan belanja daerah tahun 2019-2020 pada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kejanggalan adanya dugaan korupsi ini terdapat pada kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan serta pembangunan jalan desa strategis.

Juru Bicara Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Sumbar, Heronimus Eko Pintalius Zebua mengatakan, alokasi anggaran untuk kedua kegiatan itu adalah sebesar Rp 10,070 miliar. Namun dari LPH BPK RI yang dapat dibuktikan penggunaan anggaran hanya Rp 3,332 miliar.

"Dan pada Desember 2020 pelaksanaan kegiatan mengembalikan anggaran kegiatan sebesar Rp 1,444 miliar ke kas daerah," kata Eko.

Sehingga, lanjut Eko, ditemukan selisih sebesar Rp 5,293 miliar lebih yang diduga fiktif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Patut diduga pihak-pihak yang terkait dengan keuangan dan pelaksanaan kegiatan swakelola pemeliharaan jalan dan jembatan serta pembangunan jalan desa strategis di Dinas PUPR Mentawai telah melakukan penyalahgunaan wewenang," tegasnya.

Eko mengungkapkan penyalahgunaan wewenang itu di antaranya dengan cara pemotongan 20 persen pada setiap tahapan pencairan dana kegiatan. Selama pelaksanaan kegiatan, terjadi 11 kali pencairan anggaran. (dhm)


MR.COM, PASBAR – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Apresiasi masyarakat Paroman Bondar khususnya kepada panitia PBS CUP III yang telah menyelenggarakan turnamen Sepak Bola di Jorong Paroman Bondar.


"Kami melihat pertandingan ini sangat sukses, dan kami berharap turnamen ini dapat dilanjutkan di tahun mendatang", ujar Hamsuardi.


Hal tersebut diungkapkan Bupati Pasbar Hamsuardi didampingi Sekda Hendra Putra, Ketua TP.PKK Pasbar, Kepala OPD, Unsur Forkopimca Gunung Tuleh dan stakeholder terkait lainnya saat menutup Turnamen Sepak bola PBS CUP III tahun 2023.


Turnamen di lapangan sepak bola Paroman Bondar Sport, Jorong Paroman Bondar dan Baruh Gunung, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Sabtu (13/05) berjalan damai dan sukses.


Sementara Mondiharto menyampaikan KONI siap mendukung masyarakat Paroman Bondar dalam mewujudkan impian untuk memperlebar lapangan sepak bola tersebut. Ia juga berpesan kepada penonton yang hadir agar dapat mendukung jagoan masing-masing dengan aman dan tenang.


Disamping itu, Pembina PBS sekaligus Sponsor Turnamen PBS CUP III Abror mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Hamsuardi beserta Sekda Hendra Putra dan rombongan.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara serta kepada masyarakat Paroman Bondar.


Sementara Ketua Panitia Rifky menjelaskan Turnamen PBS CUP III dilaksanakan mulai 23 hingga 13 Mei 2023. Pertandingan diikuti sebanyak 32 tim dari Kecamatan Gunung Tuleh sementara 4 tim dari Lembah Melintang dan Sungai Aur.


Berkat usaha dan kerja keras panitia lanjutnya, PBS CUP III berjalan lancar dan sukses. Ia berharap tahun depan turnamen dapat ditingkat hingga diikuti oleh tim se-Kabupaten Pasaman Barat.


Diakhir kegiatan, Mondiharto menyerahkan hadiah kepada para pemenang, Juara 1 AGS Air Dingin mendapatkan tropi dan uang pembinaan 6.000.000, Juara 2 Porsit Sitabu membawa pulang tropi dan uang pembinaan sebesar 4.000.000.


Sementara Top Score Zidan mendapat hadiah tropi dan uang pembinaan sebesar 200.000 dan pemain terbaik diberikan kepada Nanda yang mendapat tropi dan uang pembinaan sebesar 200.000. Mondiharto juga menyerahkan bantuan sebesar 7.000.000 kepada panitia penyelenggara.(DDR)


MR.com, Pasbar|Ketua DPRD Pasbar serahkan secara simbolis ke Bupati Hamsuardi Bantuan 1 Unit Ambulans Dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.Bupati Pasaman Barat Hamsuardi terima 1 unit bantuan ambulans dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Bantuan yang secara simbolis diserahkan oleh Ketua DPRD Pasbar Erianto mewakili Yayasan Prabowo Subianto, Jumat (12/5/2023) di lobi kantor bupati setempat.

Atas nama Pemerintah Daerah, Bupati Pasbar Hamsuardi mengucapkan terima kasih atas bantuan ambulans yang diberikan. Bantuan ambulance tersebut, akan diserahkan ke RSUD Pratama Ujung Gading. Ia berharap, bantuan itu dapat bermanfaat dan dijaga sebaik mungkin.

Hal serupa disampaikan Ketua DPRD Pasbar Erianto, ia berharap, bantuan ambulans itu dapat bermanfaat bagi masyarakat Pasbar khususnya bagi RSUD Pratama Ujung Gading.

Ia menjelaskan bantuan ambulans tersebut diserahkan saat acara Pacu Kudo di Bukik Gombak, di Tanah Datar beberapa waktu lalu. 20 unit mobil ambulan diserahkan untuk 19 RSUD di setiap Kabupaten/Kota dan RSUP M Djamil Kota Padang.

“Setiap Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat mendapat 1 unit ambulans, dan teristimewa untuk Kota Padang sebanyak 2 unit. Semoga ini dapat menjadi penunjang bagi Pemerintah Daerah Pasaman Barat terutama bagi dinas kesehatannya,” tangkas Erianto (*)


MR.com, Pasbar| Wakil Ketua DPRD Endra Yamma Sponsori Tournamen Voli Cars Cup Ke III Tahun 2023 di Nagari Sasak.Tournamen bola voli Cars Cup ke III tahun 2023 di Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat yang di sponsori oleh wakil ketua DPRD Pasaman Barat Endra Yamma Putra menghadiri sekaligus mendamping Bupati Hamsuardi membuka turnamen itu.

Pada pembukaan turnamen itu pertandingan perdana tim sehati Kinali melawan tim berangin Sikilang di lapangan bola voli Padang Halaban Nagari Sasak, Kamis (11/5/2023).

Wakil ketua DPRD Pasaman Barat Endra Yamma Putra mengucapkan terimakasih kepada Bupati beserta rombongan berkesempatan hadir dalam pembukaan turnamen bola voli di sasak ranah pasisie.

Dan tak lupa juga mengucapkan terimakasih dalam hal ini, pemda melalui bupati Hamsuardi, kadispora dan koni selalu mendukung olahraga di Pasaman Barat tak terkecuali di sasak ranah pasisie.

“Kegiatan turnamen voli ini adalah suatu kebanggaan bagi kita yang dibuka langsung bupati seperti Cars Cup sebelumnya. Ini adalah bentuk dukungan pemda terhadap pencinta olahraga dibuktikan dengan selalu menghadiri dan membantu membiayai terlaksananya turnamen ini,” katanya.

Ia berharap kegiatan turnamen yang dilaksanakan ini berjalan aman dan sukses dari awal hingga akhir, kedepannya turnamen hal yang serupa dapat dilaksanakan lebih besar dari ini nantinya.

Sementara ketua panitia pelaksana kegiatan itu, Dedi Antoni Rahman menyampaikan ucapkan terimakasih kepada sponsor kegiatan turnamen bola voli wakil ketua DPRD Endra Yamma Putra yang selalu membimbing pemuda sasak dalam hal yang positif.

“Turnamen Cars Cup di adakan itu adalah agenda rutin, peserta dalam pertandingan terdiri dari 16 tim se Pasaman Barat,” katanya. (*)


 

MR.COM, PASBAR - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Endra Yama Putra sebagai sponsor utama Turnamen Bola Voli Cars Cup III tahun 2023, menghadiri sekaligus mendampingi Bupati Pasbar membuka turnamen Cars Cup III di Lapangan voli Padang Halaban, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kamis (11/05).


Turnamen dibuka oleh tim Sehati Kinali melawan tim Muara Berangin Sikilang. Wakil Ketua DPRD Pasbar Endra Yama Putra mengucapkan selamat datang dan ucapan terimakasih kepada bupati Hamsuardi beserta rombongan.


Pemda melalui bupati, Kadispora dan KONI lanjutnya selalu mendukung kegiatan olahraga di Pasbar tak terkecuali di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie.


“Suatu kebanggaan bagi turnamen Cars Cup ke III ini dibuka oleh Bupati seperti Cars Cup sebelumnya. Bentuk dukungan Pemda terhadap pencinta olahraga dibuktikan dengan selalu berusaha menghadiri dan membantu membiayai terlaksananya kegiatan pemuda pemudi tak terkecuali di Sasak Ranah Pasisie ini”, jelasnya.


Mondiharto, SH selaku ketua Koni Pasbar berharap agar di Sasak ini ada Atlet yang bisa dibawa masuk untuk menghadapi PORPROP nanti.


"Mari kita jaga dan junjung sportifitas untuk kemajuan olah raga Pasbar semoga Atlet pasbar tambah maju nanti nya", ujar mandiharto.


Endra Yama Putra juga berharap, turnamen Cars Cup Sasak Ranah Pasisie itu dapat digelar kembali dimasa mendatang.


Sementara Ketua Dedi Antoni Rahman menyebutkan turnamen itu diberi nama Cars Cup III, sebab turnamen itu kali ketiga diadakan dan merupakan agenda rutin. Peserta terdiri dari 16 tim se Pasbar.


Ia mengucapkan terimakasih kepada sponsor kegiatan itu, terutama kepada Wakil Ketua DPRD Pasbar Endra Yama Putra yang selalu membimbing pemuda sasak diberbagai hal positif.(DDR)

Jembatan Sikabu Kayu Gadang,Lubuk Alung,Kab.Padang Pariaman "Ambruk"

MR.com, Padang Pariaman| Jembatan Sikabu Kayu Gadang di Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman ambruk. Jembatan tersebut ditahun 2020 pembangunannya dikerjakan PT.Maidah Rekajaya sebesar 22,3 miliar dibawah kewenangan Budi Mulya ST.MT selaku Kalaksa BPBD dimasa kepemimpinan Bupati Ali Mukhni.

Disinyalir, arus deras aliran sungai menjadi penyebab ambruknya jembatan yang menghubungkan Korong Kampung Sabalah, Nagari Balah Hilie dengan Korong Kayu Gadang Nagari Lubuak Alung, Kab. Padang Pariaman.

Berita terkait: Diduga Ada "Main Mata" Rekanan dan Pihak Lain, Akibatkan Pembongkaran Jembatan Makan Korban

Sebelumnya jembatan kayu gadang pernah ambruk hancur, juga akibat bencana alam. Kemudian, ditahun 2020 jembatan kembali dibangun dengan bantuan dana hibah dari BNPB sebesar 22,3 miliar. 

Namun jembatan itu tadi malam Ahad (7/5/2023) tepatnya pukul 23.30 Wib kembali ambruk setengah bentangannya. Dan sampai saat ini belum ada informasi adanya korban jiwa.

Waktu disaat pembongkaran sebelum dimulainya pembangunan, pernah terjadi kecelakaan kerja yang memakan korban jiwa. Kecelakaan kerja terindikasi terjadi karena rekanan diduga bekerja tidak sesuai KAK. Kemudian diwaktu pelaksanaan rekanan PT.Maidah Rekayasa diduga labrak aturan terkait pemakaian material serta bekerja tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kondisi jembatan pada siang hari sebelum ambruk, tiang utama diterpa arus deras aliran sungai mulai goyang dan akan patah

Menurut informasi dari masyarakat sekitar, sebelum kejadian ambruknya jembatan tersebut. Masyarakat setempat sudah memberikan informasi tanda-tanda jembatan akan ambruk kepada pihak Pemkab Padang Pariaman.

Masyarakat setempat yang tidak mau identitasnya disebut itu mengatakan pihak Pemkab Padang Pariaman juga ikut bertanggung jawab atas ambruknya jembatan tersebut. 

"Karena, sebelumnya masyarakat sudah pernah menginformasikan kepada pihak Pemkab Padang Pariaman tanda-tanda jembatan tersebut akan ambruk," ujarnya.

Namun katanya, pihak Pemkab seakan mengabaikan info dari masyarakat itu. Menurut warga tersebut, padahal jembatan ini baru berusia dua tahun, tetapi sudah ambruk kembali. 

" Ada apa dengan pembangunan jembatan yang menghabiskan dana sebesar 22,3 miliar ini. Perlu diselidiki oleh pihak penegak hukum," pungkasnya.

Hingga berita ditayangkan media masih upaya konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya.(cr)


MR.COM, PASBAR – Open Turnamen Sepak Bola Sakato Jaya Cup I resmi dibuka Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Hamsuardi bersama stakeholder terkait, minggu (07/05).


Turnamen yang menampilkan pertandingan pembuka oleh Perbosi Simpang Godang melawan Air Bangis FC itu berlangsung sengit di Lapangan Hijau Sakato Jaya, Nagari Sungai Aur Serumpun, Kecamatan Sungai Aur.


Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Syamsul Bahri, Anggota DPRD Pasbar Sunardi, Kadispora Pasbar Media Fitra dan Kepala OPD lainnya, Kapolsek Sungai Aur, KONI, Unsur Forkopimca Sungai Aur dan stakeholder terkait.


Dalam kesempatan nya Bupati Hamsuardi mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh masyarakat Sungai Aur yang telah melaksanakan kompetisi sepak bola itu. Ia juga berpesan kepada panitia, agar dapat melaksanakan pertandingan dengan sebaiknya hingga tuntas.


“Mari sukseskan turnamen kita ini hingga selesai, tanpa adanya permasalahan berarti diantara panitia, pemain, penonton dan sebagainya. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Anggota DPRD Sumbar Syamsul Bahri, Anggota DPRD Pasbar Sunardi dan para donatur lainnya yang telah membantu pendanaan kegiatan ini,” ujar Hamsuardi.


Sementara itu, Ketua panitia Ade Rama Putra mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bupati Hamsuardi beserta tamu undangan. Ia juga menyampaikan kondisi Lapangan Sakato Jaya yang sudah memiliki tribun namun belum memiliki pagar dan atap tribun.


“Kami berharap perhatian dari Bapak Bupati Pasbar, bapak-bapak anggota DPRD baik dari provinsi maupun dari Kabupaten agar lapangan kami mendapatkan bantuan untuk membuat pagar lapangan dan melanjutkan pembangunan atap tribun,” ucap Ade Rama Putra.


Diwaktu yang berbeda Mondiharto, SH., berharap Pasbar akan melahirkan Atlet yang berkualitas agar dibidang Olah Raga Pasbar naik dikancah Nasional karena pada hakekatnya memiliki atlet berkualitas dan diperhitungkan dikancah Nasional.


Diakhir kegiatan, KONI menyerahkan bantuan langsung kepada Panitia Sakato Jaya Cup I sebesar Rp.7.000.000. (Tujuh Juta Rupiah).(DDR)


MR.com, Padang| Penerapan prinsip-prinsip Good governance didalam pemerintah yang digadang-gadangkan sebagai prinsip sistem kepemimpinan Walikota Padang saat ini sepertinya hanya isapan jempol dan bohong belaka.

Karena, masih didapatkan ada OPD dan pejabat Pemko Padang yang bersikap apatis, tidak melayani, bahkan terkesan tidak peduli akan hak publik untuk mendapatkan seluruh informasi menyangkut kinerja mereka.

Seperti halnya, pelayanan publik serta kinerja di Dinas PUPR Padang. Dibawah kepemimpinan Tri Haryanto saat ini, banyak dari berbagai kalangan menilai kalau layanan publik di dinas tersebut sangat buruk.

Disebabkan, permintaan informasi ataupun konfirmasi yang disampaikan ke Dinas PUPR Padang tersebut seringkali tidak mendapatkan respon. Bahkan terkesan Kadis tersebut sengaja mengabaikannya.

Sikap tertutup atau tidak transparan dalam memberikan informasi ataupun tanggapan atas konfirmasi itu diduga sangat bertentangan dengan UU No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi publik serta UU No 40 tahun 1999 tentang PERS.

Menanggapi kondisi itu, Ketua Aliansi Wartawan Anti Kriminalisasi (AWAK) Sumbar, Herman Tanjung menanggapi negatif kinerja dinas tersebut saat diminta tanggapannya, pada Ahad (7/5/2023) di Padang.

"Buruknya pelayanan terkait informasi publik di DPUPR Padang ini, tentu akan berdampak terhadap kepercayaan publik terkait kinerja Walikota Hendri Septa sekarang ini," ujar Herman Tanjung. 

Karena menurut penilaian Herman Tanjung, Wako Hendri Septa tidak mampu menempatkan pejabat yang tepat untuk memegang jabatan satu OPD sebagai pelaksana program kerjanya. 

Yang akhirnya akan berdampak terhadap elektabilitas atau kepercayaan masyarakat Kota Padang kepada Hendri Septa untuk melanjutkan periode masa kepemimpinan kedepan, terang Herman.

"Untuk itu, agar bisa grafik kepercayaan masyarakat terhadap kinerjanya tetap diatas rata-rata, Wako Hendri Septa harus lakukan evaluasi terhadap kinerja bawahannya itu sebagai Kadis PUPR," ujarnya.

Dijelaskannya, Wako Padang sudah semestinya melakukan evaluasi terhadap kinerja Kadis PUPR Padang Tri Haryanto tersebut, guna mengetahui serta memastikan kondisi yang sebenarnya terjadi di DPUPR Padang selama dijabatnya.

Wako Padang harus lebih selektif dalam menempatkan pejabat eselon II. Jangan menempatkan pejabat berdasarkan hubungan kedekatan serta menerima laporan "Asal bapak senang" ingat Herman.

"Apabila Wako Padang tidak bisa menyingkapi persoalan ini, maka wajar adanya dugaan KKN di tubuh Pemko Padang," tegasnya. 

Selanjutnya AWAK Sumbar akan mengambil sikap dan tindakan, membawa persoalan tersebut ke jalur hukum atas dugaan pelanggaran UU PERS dan UU KIP yang dilakukan oknum Kadis PUPR Padang tersebut.

Hingga berita ditayangkan, media masih upaya konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya.

#tim


MR.com, Pessel| Menyangkut penyerahan pengelolaan aset negara ke Pemkab Pessel yang terkesan tertutup dari masyarakat oleh pihak Balai Pelaksana Pemukiman Wilayah Sumatera Barat (BPPW Sumbar)beberapa waktu lalu masih terus mendapat sorotan tajam dari publik.

Sebelumnya, pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah yang berada dikawasan Bukit Buai, Tapan, Pessel diduga "mangkrak" hingga hampir satu tahun dan perjalanan pembangunan tidak sesuai speks dan teknis.

Hal tersebut disampaikan salah seorang warga setempat yang tidak mau namanya untuk dituliskan pada Rabu(26/4/2023). 

"Pembangunan TPA ini terbengkalai sudah setahun lamanya. Selain itu, kontraktor juga masih banyak meninggalkan hutang piutang khususnya terhadap beberapa masyarakat disini" demikian warga tersebut mengatakan.

Namun meskipun begitu, pihak BPPW Sumbar dan Pemkab Pessel disinyalir tetap sepakat melakukan serah terima pengelolaan aset tersebut pada Kamis, 13 April 2023 di kantor BPPW Sumbar.

Berita terkait: Penyerahan Aset Negara Tidak Diketahui Sekda Pessel, Diduga Ada Persekongkolan Jahat Pada Proyek TPA BPPW Sumbar

Anehnya, serah terima pengelolaan aset hanya diinformasikan melalui sosial media(instagram.red) milik BPPW Sumbar saja, tanpa ada publikasi resmi melalui media massa. Disinyalir tidak banyak masyarakat yang tau kalau TPA itu telah diserahkan pengelolaannya kepada Pemkab Pessel.

Karena, pasca dilakukan penyerahan aset tersebut, diduga sampai sekarang TPA Sampah itu belum bisa difungsionalkan oleh Pemkab Pessel secara optimal sesuai dengan perencanaannya.

Parahnya, bukan hanya masyarakat yang tidak mengetahui, tetapi Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pamong tertinggi di Kab. Pessel mengaku juga tidak mengetahui adanya serah terima aset negara itu.

"Ya saya belum mengetahui secara pasti. Karena seingat saya pemborong banyak meninggalkan masalah di lokasi pekerjaan,"demikian pengakuan Mawardi sebagai Sekda Kab.Pessel pada Senin(1/5/2023) via telepon 0812-7580-2xxx.

Tetapi pernyataan yang disampaikan Sekda Mawardi tersebut dibantah Kadis Perkimtan LH Pessel Mukhridal sebagai perwakilan dari Pemkab saat serah terima aset itu dilakukan.

Kadis Perkimtan LH Pessel, Mukhridal mengatakan penyerah pengelolaan TPA Bukit Buai tidak ada yang disembunyikan.

"Terkait penyerahan pengelolaan TPA Bukit Buai Tapan tidak ada yang disembunyikan dan sudah dilaporkan kepada Bapak Bupati," ungkap Mukhridal pada Rabu(3/5/2023) via telepon. 

Terkait dengan kondisi bangunan Mukhridal mengakui memang belum tuntas 100 persen dan akan dilengkapi oleh Kementerian PUPR sambil berjalannya operasional TPA Bukit Buai Tapan tersebut.

Kemudian menyangkut ketidaktahuan Sekda Mawardi terhadap proses serah terima aset tersebut. Kadis Perkimtan LH itu mengatakan sudah melaporkannya kepada Sekda.

"Penyerahan pengelolaan aset sudah kita laporkan juga ke pak Sekda, mungkin karena kesibukan Pak Sekda lupa,"demikian kata Mukhridal.

Tidak sinkronisasinya pernyataan Kadis Perkimtan LH Mukhridal dengan Sekda Mawardi, ditambah "bungkamnya" Indri Kurnia selaku PPK pada pelaksanaan pembangunan TPA Sampah itu, membuat kecurigaan publik semakin kuat pada proyek TPA persekongkolan jahat yang rugikan uang negara, ungkap Mahdiyal Hasan,SH pada Jum'at (5/5/2023) di Padang.

Menurut Mahdiyal sebagai Aktivis Anti Korupsi Sumbar, untuk bisa dilakukan serah terima Barang Milik Negara (BAN) harus disertakan dengan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan(BAPP)nya. 

"BAPP merupakan dokumen legalitas untuk dijadikan sebagai bahan bukti pekerjaan telah selesai dikerjakan sesuai dengan kontrak yang kemudian layak untuk diserahkan kepada penerima manfaat yang tertuang dalam PP No 27 Tahun 2014 dan aturan lainnya.," ujarnya lagi.

Ada ketidak harmonisan hubungan tercium antara Sekda dengan Kadis Perkimtan LH. Karena, sebagai atasan dan bawahan, tidak mungkin Sekda tidak mengetahui informasi adanya serah terima aset yang diwakilkan Kadis Perkimtan LH Mukhridal sendiri, katanya.

"Atau mungkin mereka sengaja membuat skenario management konflik, agar mereka bisa membohongi publik kalau pekerjaan itu tidak diterima Pemkab karena ada masalah," imbuhnya.

Tetapi diam-diam mereka diduga sepakat untuk tetap melakukan serah terima pengelolaan aset dengan catatan perbaikan dilakukan sambil berjalannya operasional TPA tersebut, seperti yang disampaikan Mukhridal, ujar Mahdiyal.

Pembangunan yang belum selesai 100 persen, menurutnya belum bisa dilakukan serah terima. Sebab, tindakan tersebut disinyalir kangkangi PP No. 27 Tahun 2014 Tetang pengelolaan barang milik negara.

" Aset negara diserahkan harus sesuai SOP, kondisi barang atau bangunan siap difungsionalkan dengan optimal. Kalau tidak demikian diduga ada persekongkolan jahat yang rugikan negara," cecarnya.

Masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum(APH) untuk melakukan penyidikan terkait adanya dugaan persekongkolan tersebut,agar supremasi hukum benar dapat ditegakkan, pungkasnya.

Hingga berita diterbitkan media masih upaya konfirmasi pihak-pihak terkait lainnya.(cr)

Mitra

{picture#http://2.bp.blogspot.com/-XccjilccW3o/WvaXDidXfzI/AAAAAAAABh4/uSZS7TnCbfc4FwXpWuQb2n8Fgh6BY9x7ACK4BGAYYCw/s1600/logo3.png} YOUR_PROFILE_DESCRIPTION {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Powered by Blogger.