April 2019



Mitra Rakyat.com (Pasbar)

Saat menghadiri perpisahan siswa kelas IX SMP N 1 Pasaman, sekaligus perpisahan dengan sejumlah pensiunan guru dan guru yang pindah tugas di Balerong Tuah Basamo Simpang Empat, Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran menyampaikan harapannya agar SMP N 1 Pasaman mengalami perubahan fisik ke yang lebih maju, Senin (29/4).



"Saya harap SMP ini mengalami kemajuan fisik. Kepada kepala sekolah, komite dan majelis guru mari kita rangkul kembali seluruh alumni SMP N 1 Pasaman untuk memajukan sekolah ini," ujar Syahiran.
Kepala SMP N 1 Pasaman, Pulmen Evida menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah kepada sekolah tersebut.

"Terima kasih kepada Bupati Pasbar beserta jajaran atas perhatiannya kepada SMP N 1 Pasaman.  Kehadiran Bapak merupakan motivasi bagi kami. Pemda begitu peduli dengan keberadaan SMP N 1 Pasaman," 
ungkap Pulmen.

Disampaikan, 65 tahun bukanlah waktu yang pendek dalam perjalanan SMP N 1 Pasaman untuk berkiprah di dunia pendidikan. Ada banyak kegiatan dan perlombaan yang telah dilalui mulai dari tingkat Kabupaten, provinsi dan tingkat regional.



"Jika bagi manusia, usia 65 tahun sudah merupakan usia bagi Lansia. Namun, sesuai arahan bupati Pasbar, masih banyak PR yang harus kita selesaikan," katanya 
Pulmen juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian sejumlah guru yang telah bertugas lebih dari 39 tahun di SMP N 1 Pasaman. 

Kepada seluruh siswa yang akan berpisah, Pulmen berpesan untuk memanfaatkan waktunya untuk belajar dengan sebaik-baiknya, terus meningkatkan iman dan taqwa serta menjadi generasi yang berbudi pekerti luhur.(ulum/dd)


Mitra Rakyat.com (Padang)




PADANG, Mitra Rakyat, In Sha Allah, kalau tidak ada aral melintang, tangal 3 Mei 2019 bertempat di Grand Inna Muara Padang, kepengurusan KONI Padang, dengan Ketua Umum terpilih H.Agus Suardi( Abien) akan dilantik oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful, SH.MH.


Ketua Pelaksana Pelantikan KONI Padang,, kepada Mitra Rakyat mengatakan, alhamdulliah, akhirnya kita dapatkan jadwal yang bisa sesuai dengan Walikota Padang dan KONI Sumbar, semoga amanah yang kami dapatkan untuk kedua kalinya ini akan bisa lebih lagi memajukan olahraga di Kota Padang dan Sumbar pada umumnya.


" Akhirnya kita dapatkan jadwal yang bisa sesuai dengan kehadiran Walikota Padang dan KONI Sumbar, semoga dalam pelantikan nanti tidak ada kendala apapun," harap Ilmarizal.


Dipastikan sebanyak 53 orang pengurus akn dilantik oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful SH.MH, dengan SK yang ditetapkan pada tangal 8 April 2019 oleh Ketua Umum KONI Sumbar, dengan nomot SK 58 tahun 2019.


Kepengurusan KONI Padang, yang kembali digawangi oleh H.Agus Suardi( Abien) menampatkan sebanyak 8 bidang ditambah dengan jajaran Sekretaris Umum, Bendahara Umum, serta Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Penyantun dan Dewan Kehormatan. berikut susunan kepengurusan KONI Padang Periode 2019-2023: 


Ketua Umum. H.Agus Suardi.

Wakil Ketua Umum I Drs.Davidson
Wakil Ketua Umum Ii Drs. Darmalis
Wakil Ketua Umum III Esneti, SPd, M.Pd
Wakil Ketua Umum IV Hendra Dupa, S.Pd
Sekretaris Drs.Ilmarizal, MM
Wakil Sekretaris Umum I Herry Syarif
Wakil Sekretaris Umum II Mery Yanti, SH
Wakil Sekretaris Umum III Edo Wiradana, A.Md
Wakil Sekretaris Umum IV Mutiara Candra, SE.

Bendahara Umum Kennedi, SE, MM
Wakil Bendahara Umum Nazar, SE
Wakil Bendahara Umum Robbi Malvinas, S.Pd.

Bidang Organisasi
Ketua Zainil Erizon
Anggota Edison Dt.Gadang
Anggota Boy Iskandar
Bidang Pembinaan Hukum dan Olahraga
Ketua Miko Kamal, SH, LLM, Ph, D.
Anggota Zaimul Bakri, SH.
Anggota AKBP. Iftahuddin, SH. M.Hum.

Bidang Pembinaan Prestasi
Ketua Syahrial, SE.
Anggota Sauqi.
Anggota Nofiardi, S,Sos
Anggota Rahmat Fajri, S.Pd.

Bidang Anggaran/Perencanaan dan Penelitian/ Pengembangan 
Ketua Akhiro Murio,SS, M.Pd.
Anggota Dodi Asrialdi Damanik,SE,MM.
Anggota Erianto
Anggota Agung Febrian, SH.
Anggota Deddy Fuad Helmi.

Bidang Pendidikan/Penataran dan Pengolahan Data.
Ketua Drs.Setiady Tish.
Anggota Yuhendrizal
Anggota Adek Putra Mahendra
Anggota Drs.Zirfan Efendi.

Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga dan Hubungan Antar Lembaga.
Ketua Poppy Irawan, S.IP, MA, IR
Anggota Andri Satria, ST, MT.
Anggota Fajrin
Anggota Al Hafies, SH
Anggota Yendrizal
Bidang Umum
Ketua Amrin
Anggota Effendi
Anggota Nasriwati
Anggota Rozi Rizgullah Rabani
Bidang Media dan Hubungan Masyarakat
Ketua Aries Candra
Anggota Ficky Tri Sahputra
Anggota Hermawan Hendraningrat
Anggota Iwan Setiawa 
Anggota Yurizal
Anggota Derius Utama
Budang Audit Internal
Ketua Kasminurida, SE
Anggota Medelyn Sonya Mikoshi, SE
Anggota Dwi Poeji Lestari.( Aca )


Mitra Rakyat.com (Pasbar)



Menjelang pemilihan walinagari tahun 2020 mendatang Bupati Pasaman Barat, intruksikan Kepala Bagian Pemerintahan Nagari beserta jajaran untuk mempersiapkan anggaran pemilihan Walinagari. 


Pernyataan tersebut disampaikan pada saat melantik kembali sejumlah Penjabat Walinagari Persiapan di auditorium kantor bupati setempat, Kamis (25/4).


"Bagian Pemnag persiapkan anggaran untuk pemilihan walinagari defenitif Tahun 2020 mendatang. Sebanyak 72 nagari bakal segera defenitif," ujar Syahiran.


Dikatakan, sejumlah nagari persiapan yang dimekarkan sebelumnya pada tahun ini akan segera di defenitifkan.


"Mengenai teknis pemilihan sendiri nanti kita contohkan pada 10 nagari. Namun sebelumnya sosialisasikan kepada masyarakat mengenai metode pemilihannya," jelas Syahiran.


Syahiran berharap kepada wali nagari persiapan yang dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku.




"Pelantikan ini merupakan perpanjangan masa jabatan wali nagari yang lama dalam rangka persiapan menuju nagari defenitif," 


Kepada sejumlah wali nagari persiapan yang dilantik Syahiran berpesan untuk menjalin koordinasi yang baik dengan Camat, Wali Nagari Defenitif, tokoh  masyarakat serta berbicara dengan masyarakat mengenai apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
(ulum/dd)



Mitra Rakyat.com (Opini)


Games adalah satu kata yang bisa bikin orang senang, kesal, marah bahkan bisa menjadikan orang bertindak tak masuk akal.


Tak luput dari pandangan kita, anak-anak yang merengek agar diizinkan tuk meminjam ponsel milik orang tuanya hanya sekedar bermain games. Tak kalah orang dewasa pun kerap kita dapati menghabiskan waktu demi bermain games. Baik di rumah, antrian bis, antrian dokter, dalam kendaraan hingga di kantor tempat mereka bekerja.


Alhasil games benar - benar "teman" bagi gamers. Sampai- sampai mereka rela merogoh sakunya hingga ludes hanya demi beli kuota agar bisa bermain game.


Oleh karenanya, game online seringkali menjadi musuh para orang tua dan guru ketika mendidik anak, bahkan pada akhirnya menjadi masalah bagi si anak sendiri dan juga menjadi masalah sosial. Terlebih ibarat narkoba, game bisa menimbulkan kecanduan pada anak - remaja hingga orang dewasa. Sampai-sampai tahun 2018 lalu WHO menetapkan kecanduan games sebagai salah satu gangguan mental.


Sungguh tak habis pikir. Di tengah krisis moral dan kian rendahnya visi hidup generasi, pemerintah malah berencana menjadikan industri games sebagai andalan pembangunan ekonomi.


Bahkan Kemenpora berencana memasukkan pelajaran game online e - Sport ke dalam kurikulum pendidikan menengah pertama dan menengah keatas.

Nyaris setiap kebijakan termasuk saat debat capres Jokowi memang acap kali menyinggung pentingnya para anak muda untuk menangkap peluang di era persaingan Revolusi Industri 4.0, termasuk di dalamnya Industri games.


Dia berjanji akan membangun ekosistem dan infrastruktur memadai untuk membangun perkembangan industri digital dan memanfaatkan industri digital ini sebagai salah satu potensi ekonomi.


Dan janji inilah salah satunya direalisasikan dengan menyelenggarakan Kompetisi Piala Presiden E - Sport Mobile Legends di delapan kota. Alhasil dengan kebijakan ini, yang memang faktanya anak - anak dan remaja saat ini senang bermain games dan menjadi gamers terus terhipnotis tanpa bisa dihentikan.


Magnet industri inipun telah mendorong menjamurnya developer - developer lokal termasuk developer indie ( belum berbentuk perseroan ) untuk terjun menekuni bisnis ini. Saat ini tercatat lebih dari 400 developer dengan lebih dari sekitar 1000 games telah dilahirkan. Sementara dari sisi konsumen, jumlah gamers di Indonesia terus bertambah dengan cepat.


Fakta inilah yang ditangkap oleh pemerintah sebagai peluang bisnis. Tahun lalu saja, ada 12 Trilyun uang yang bisa diraup dari pengembangan industri ini.


Padahal telah banyak analisis soal mengapa games bisa menyebabkan kecanduan, baik terkait faktor psikologis ( Ilmu jiwa dan gejala kejiwaan) maupun faktor fisiologis ( Penyelidikan terhadap perilaku dan proses di dalam tubuh makhluk hidup).


Para peneliti di Rumah Sakit Hammersmith London misalnya pernah melakukan penelitian pada tahun 2005 dan menemukan bahwa tingkat dopamin di otak pemain naik duakali lipat saat mereka bermain game.

Dopamin adalah hormon yang mengatur suasana hati yang berkaitan dengan perasaan senang. Temuan ini menunjukkan bahwa game benar - benar bisa menjadi adiktif (candu). Si gamers bisa menggunakan waktu dan durasi game tanpa batas.


Tak ayal lagi, jika generasi saat ini waktunya dihabiskan dengan bermain games, apa jadinya..mengerikan!!


Tak juga habis pikir, di saat negara - negara maju Korea Selatan, Jepang dan Cina misalnya, negara yang dikenal sebagai negara hightech adalah salah satu contoh negara-negara yang akhirnya menenerapkan kebijakan pembatasan jam akses game online setelah melihat dampak negatif aktivitas ini oada kondisi anak-anak dan remaja mereka.


Negara-negara ini berusaha melepaskan generasi mereka dari ketergantungan dan dampak buruk Industri game, rezim hari ini justeru ingin menjerumuskan generasi mudanya pada jebakan permainan yang terbukti melalaikan dan merusak fisik, moral dan jiwa hanya karena alasan material.

Semestinya pemerintah tak hanya berfikir soal material belaka, namun perhatikan urusan masa depan generasi, bangsa ini karena berpengaruh besar pada masa peradaban.


Dalam Islam, sebagai penguasa, wajib untuk mengurusi urusan umat (rakyatnya) mulai dari urusan sandang, papan, rumah ( tempat tinggal ), pendidikan, kesehatan, keamanan, hingga urusan ekonomi dalam pemenuhan hajatnya. Haram hukumnya membiarkan atau bahkan mendorong rakyatnya terlena dalam masalah yang justru menjerumuskan ke dalam kehancuran hidupnya.


Penguasa adalah pelindung dan penjaga rakyatnya. Penerap aturan dan yang mengeluarkan kebijakan. Memang, Islam tidak anti pada permainan sepanjang permainan itu positif dan mencerdaskan. Sehingga Industri games dimungkinkan ada namun kontennya harus ditujukan untuk kebaikan serta mendukung proses pendidikan dan tentunya tetap dalam koridor  hukum syara' .


Bukan sekedar meraup keuntungan tapi menghancurkan generasi seperti yang dilakukan rezim saat ini. Sesungguhnya kesalahan menerapkan kebijakan akan berakibat fatal.


Siapa saja yang mengeluarkan kebijakan tersebut, merekalah yang pertama kali akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah Swt. Oleh karenanya, penerapan Islam kaffah dalam bingkai Khilafah Islamiyah termasuk sistem sanksinya wajib diterapkan.


 Karena hanya dengan Islam diterapkan secara kaffah-lah masalah apapun terselesaikan sesuai fitrah manusia. Termasuk hal games yang sudah menjadi candu bagi umat.


Inilah hal yang harus terus diperjuangkan seluruh muslim demi tegaknya aturan hukum Allah Swt sebagai rahmat-an lil 'alamin.


Penting bagi umat tuk mengetahui di balik propaganda Revolusi Industri 4.0 yang digembar - gemborkan negara - negara pengusung kapitalisme merupakan bahaya yang terus mengintai yang akan menguatkan cengkeraman hegemoninya atas seluruh aspek kehidupan umat Islam, salah satunya melalui era digitalisasi, globalisasi arah politik maupun liberalisasi ekonomi [ANF]

Wallahu 'alam bi ash shawwab



 Oleh : Adisa NF

Mitra Rakyat.com

Pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara (Inacraft 2019) kembali digelar untuk ke-21 kalinya di Jakarta Convention Center mulai tanggal 24-28 April 2019. Acara dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), di Assembly Hall JCC, Jakarta, pada Rabu (24/4/2019) pagi. Nampak hadir juga ibu negara Iriana Jokowi, Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Airlangga Hartato, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Perhelatan ini akan diikuti oleh 1.421 peserta dari seluruh pelosok tanah air, yang terdiri dari para perajin, pengusaha, produsen, dan eksportir kerajinan. Selain itu, beberapa negara sahabat juga akan ikut menyemarakkan pameran dengan menampilkan produk kerajinan mereka seperti Maroko, Jepang, Polandia, Pakistan dan Hongkong.

Ada hal unik yang baru di stand Inacraft 2019 di Hall B Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan Jakarta tepatnya Stand Dekranasda Kabupaten Pasaman.

Sebuah karya warisan budaya dari ranah tuanku Imam Bonjol Pasaman di pajang berjejeran yakni Batik khas daerah Pasaman karya siswa pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuksikaping yakni Batik Sisiak Ikan Equator.

Selain pertama kali, Penampilan Produk Batik khas daerah Pasaman ini juga menjadi momentum pengenalan ke khalayak ramai terutama para perantau Pasaman agar mengetahui bahwa sudah ada Batik Khas Kabupaten Pasaman.

Haryadi, Kepala BLK Lubuksikaping yang ikut serta membawa Batik tersebut ke Pameran menyampaikan terimakasih kepada Dekranasda Kabupaten Pasaman atas kesempatan yang diberikan kepada BLK "Kita berterima kasih karena hasil karya siswa BLK dibawa ke Pameran Inacraft ini" sebut Haryadi.

Haryadi juga menuturkan terimakasih kepada Kepala BLK Padang perwakilan Kamneker RI di Sumbar yang telah memberikan program pelatihan membatik ini, Awalnya dikatakan Haryadi sempat ragu untuk melaksanakan pelatihan membatik ini di Pasaman. "Alhamdulillah hasilnya produk karya siswa ini bisa di pamerkan, tidak terbayang sebelumnya". Sebut Haryadi.

Haryadi juga menjelaskan, bahwa Batik Sisiak Ikan ini menjadi produk siswa BLK karena didorong dan dimotivasi langsung oleh Kemnaker RI melalui program BLK Padang.

Haryadi berharap Batik ini menjadi produk andalan Kabupaten Pasaman dimasa mendatang. "Siswa siswa yang sudah dilatih di BLK diharapkan kedepan dapat memproduksi batik khas Pasaman sebanyak banyaknya".(Mond)



Mitra Rakyat.com



Bulan Sya’ban adalah bulan ke-8 dalam penanggalan hijriyah. Bulan ini memiliki banyak keutamaan. Bulan ini pun merupakan bulan yang penuh kebaikan dan menjadi pintu menuju Ramadhan.


Siapa saja yang membiasakan diri bersungguh-sungguh dalam beribadah di bulan ini, ia akan menuai kesuksesan di bulan Ramadhan. Banyak hadist yang menjelaskan tentang keutamaan bulan ini. Akan tetapi banyak pula hadist lemah (dhaif) yang tersebar.


Tidak sedikit yang lalai untuk beramal sholeh karena yang sangat dinantikan adalah bulan Ramadhan. Mengenai bulan Sya’ban, Rasulullah saw bersabda,

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّالْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

“Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i no. 2357. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Rasulullah saw pun memperingatkan keras agar umatnya tidak beramal tanpa tuntunan, agar umatnya mengikuti ajaran beliau dalam beramal sholeh. Jika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memberikan tuntunan dalam suatu ajaran, maka tidak perlu seorang pun mengada-ada dalam membuat suatu amalan.


Islam sungguh mudah, kita hanya ikuti apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam contohkan. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718). Dalam riwayat Muslim disebutkan,

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718)

Peristiwa Dan Keagungan Di Bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban termasuk salah satu bulan yang diagungkan dalam Islam. Banyak  riwayat menggambarkan kemuliaan-kemuliaan Bulan Sya’ban. Pertama, Perubahan arah kiblat.


Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa peristiwa perubahan arah kiblat terjadi pada Bulan Syaban tepatnya pada tanggal ketiga belasnya.


Abu Hatim Al-Bustiy berkata, kaum muslimin melaksanakan salat menghadap ke arah Baitul Maqdis selama 17 bulan lebih tiga hari, kemudian Allah SWT memerintahkan Nabi saw untuk salat menghadap ke Kabah pada hari ketiga belas pertengahan Bulan Syaban.


 Kedua, Bulan diangkatnya amal perbuatan seorang hamba. Imam Nasai meriwayatkan bahwa Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Nabi saw, “Wahai Rasulullah, mengapa aku melihat engkau berpuasa pada bulan Syaban tidak seperti yang engkau lakukan ketika berpuasa pada bulan-bulan yang lain?’ kemudian Rasul saw menjawab, “Pada bulan inilah, orang-orang banyak tidak menyadarinya yaitu bulan yang terletak antara bulan Rajab dan Ramadhan, pada bulan itulah amal-amal dihaturkan dan dilaporkan kepada Tuhan alam semesta. Oleh karenanya, aku ingin agar ketika amalku dipersembahkan kepada-Nya aku sedang berpuasa.”

Ketiga, Melaksanakan puasa sunnah. Sayidah Aisyah ra. berkata, “Tidak pernah Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam berpuasa pada suatu bulan lebih banyak dari bulan Syaban, karena pada bulan tersebut beliau berpuasa sebulan penuh.


Nabi saw bersabda, “Lakukanlah kebajikan sekuat yang kau sanggupi, karena Allah tidak akan bosan sehingga kalian bosan sendiri.” (HR. Bukhari-Muslim). Maksud sabda Nabi, “Sekuat yang kausanggupi,” adalah dalam melakukan ibadah hendaknya dilakukan dengan penuh semangat, motivasi tinggi, dan harapan kepada Allah, karena yang demikian akan menghilangkan kebosanan, kejemuan, dan keputusasaan.


Semua sifat-sifat negatif itu jika menyertai ibadah seseorang akan menjadi benalu yang merusak pahalanya. Allah SWT akan selalu melipatgandakan pahala selama hambaNya tekun dan semangat beribadah.


Sebaliknya, ketika kita dihinggapi rasa bosan, malas, dan putus asa dalam beribadah, maka Allah pun akan mengurangi atau bahkan menghentikan pahala-Nya. Karena, mereka telah menghilangkan kesinambungan dalam beribadah.


Keempat, Bulan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw. Disebut demikian karena menurut sebagaian ulama, salah satunya, Imam Al-Qusthulani dalam kitab Al-Mawaahib Al-Ladunniyyah bahwa ayat yang berisi perintah kepada kaum beriman untuk membaca salawat, turun di Bulan Syaban.


Karenanya, bulan Syaban dinamai pula dengan Syahrus Sholawaat (bulan bersholawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam). Kelima, Bulannya Al-Quran. Imam Ibnu Rajab dalam kitabnya Lathoif Al-Maaarif menyebut sebuah riwayat tentang apa yang dilakukan para salaf di bulan Syaban yang diantaranya adalah menekuni Al-Quran.


Dia mengatakan, “Jika bulan Syaban telah tiba, umat Islam menekuni lembaran-lembaran Al-Quraan, mereka membaca Al-Quran, dan sekaligus mengeluarkan zakat hartanya untuk memberi kekuatan kepada orang yang lemah dan miskin dalam menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Keenam, Memperbanyak membaca kalimat tauhid dan istighfar.


Bulan Sya`ban merupakan waktu yang mulia dan dimuliakan oleh Rasulullah saw. Sudah sepatutnya jika kita melakukan kegiatan-kegiatan yang senafas dengan kemulian bulan tersebut. Beberapa amalan berupa bacaan selain membaca salawat adalah memperbanyak membaca kalimat tauhid “Laa ilaaha Illallaah” dan membaca istighfar.


Cukup dengan Ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,

اتَّبِعُوا، وَلا تَبْتَدِعُوا فَقَدْ كُفِيتُمْ، كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ

“Ikutilah (petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, pen), janganlah membuat amalan yang tidak ada tuntunannya. Karena (ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) itu sudah cukup bagi kalian. Semua bid’ah adalah sesat.” (Diriwayatkan oleh Ath Thobroniy dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 8770. Al Haytsamiy mengatakan dalam Majma’ Zawa’id bahwa para perowinya adalah perawi yang dipakai dalam kitab shohih).


Rasulullah saw telah banyak memberikan tuntunan kepada kita semua diantaranya perintah untuk meninggalkan syirik terbesar yaitu meninggalkan hukum yang diterapkan saat ini yang bukan bersumber dari hukum yang Allah SWT turunkan yakni kapitalisme - demokrasi hukum kufur yang merusak aqidah umat. Belum lagi paham kebebasan sebagai turunannya yakni liberalisme yang masih diadopsi umat kebanyakan.


Merupakan kewajiban yang harus segera direalisasikan demi terlepasnya umat dari cengkeraman tersebut, yang telah menggurita sejak runtuhnya ketahanan kaum muslim dan hilangnya perisai umat dengan berakhirnya kepemimpinan Islam di Turki Usmani, Daulah Khilafah Islamiyah.


Untuk mengembalikannya, perlu kerja keras dari seluruh komponen umat, menyatukan barisan, menjaga ukhuwah agar pertolongan Allah SWT segera diraih melalui tangan-tangan kita, kita wajib menghentikan apa yang menyalahi hukum Allah SWT yang bisa mendatangnya murka-Nya, melaksanakan amal shalih, menggelorakan semangat dan berpartisipasi semaksimal mungkin untuk mewujudkan penegakan syariah Islam serta giat melaksanakan kewajiban-kewajiban dari Allah SWT dengan memperjuangkan secara bersama-sama (berjamaah) tuk menegakkan DienuLlah dalam Khilafah Islamiyah.


Insya Allah orang yang beramal sesuai tuntunan Rasulullah saw, itulah yang akan sukses menuju Ramadhan dan merasakan nikmat telaga Rasulullah saw kelak.


Sedangkan orang yang melakukan ajaran tanpa tuntunan, itulah yang akan terhalang dari meminum air telaga yang penuh kenikmatan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ

“Aku akan mendahului kalian di al haudh (telaga). Dinampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku.’


 Lalu Allah berfirman, ‘Engkau sebenarnya tidak mengetahui ajaran yang tanpa tuntunan yang mereka buat sesudahmu.’ ”(HR. Bukhari no. 7049). Sehingga kita patut hati-hati dengan amalan yang tanpa dasar. Beramallah dengan ilmu dan sesuai tuntunan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,

مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ

“Barangsiapa yang beribadah kepada Allah SWT tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan dari pada mendatangkan kebaikan.”

Wallahu ‘alam bi ash shawab [ANF]


Oleh : Adisa NF, A.Md
Member Akademi Menulis Kreatif5



Mitra Rakyat.com

“Semakin Diasah, Semakin Berkilau”

Wahai masyarakat Minangkabau baik di ranah maupun di rantau !
Berbagai tuduhan dan ancaman tertuju kepada umat di Ranah Minang.

Mulai dari “tak pandai bersyukur”, “termakan hoaks” sampai “boikot rumah makan Padang”.

Semua itu adalah percikan air liur sumpah serapah karena masyarakat Minangkabau tetap berjalan dalam garis Syara’ Mangato Adaik Mamakai”.

Kepada umat di Ranah dan di Rantau, kami berpesan:
Tak perlu cemas dengan ancaman dan tak usah rendah karena hinaan !
Minangkabau tetaplah intan berlian yang tak ternilai, semakin diasah akan semakin kemilau.

Kita terlatih untuk hidup dalam perjuangan.
Kita adalah masyarakat perantau ibarat air yang menelusuri liku demi liku aliran walaupun melewati tempat yang keruh tapi sampai di lautan, dia tetap suci menyucikan.
Air tergenanglah yang mudah busuk dan berbau karena kotoran.

Tak usah takut dengan rezki yang akan datang karena kita punya keimanan bahwa Allah swt tak pernah keliru menyalurkan rezki seperti “keliru menginput data” yang sama-sama kita saksikan !

Kemudian ambillah i’tibar dari ayat 28 surat al-Taubah !
Ternyata Allah swt tak membiarkan penduduk Makkah kelaparan karena jalur ekonomi mereka yang terhambat.

Ada pesan yang harus digenggam teguh, TEGAKLAH BERSAMA KEBENARAN DAN JADIKAN RIDHA ALLAH SWT SEBAGAI TUJUAN KEHIDUPAN !!!

Do’a kami untuk kita semua.

يا مقلب القلوب ثبّت قلوبنا على دينك




Mitra Rakyat.com (Pasbar)


Sebanyak 217 orang CPNS Kabupaten Pasaman Barat, golongan III dari formasi umum yang lulus seleksi tahun 2018 lalu akan mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar). 


Bupati Pasbar Syahiran tekankan CPNS tersebut agar serius mengikuti pembelajaran.


Dalam sambutannya Bupati Pasbar Syahiran, Senin (22/4) di aula kantor bupati setempat menyampaikan berdasarkan peraturan lembaga administrasi negara RI nomor 25 tahun 2017 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS golongan III, diwajibkan untuk mengikuti pelatihan dasar, Bukan hanya sekedar kewajiban untuk memperoleh pengakuan kelulusan CPNS. 


"Akan tetapi, berguna untuk peningkatan pengetahuan, keahlian dan keterampilan yang cukup agar dapat dijadikan bekal dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di segala bidang sesuai dengan tugas masing-masing,"papar Syahiran .



Ia melanjutkan, pelatihan dasar tersebut sangat penting. Untuk itu, kepada seluruh CPNS dilingkungan Pemkab Pasbar dapat mengikuti dengan maksimal, sementara Pelatihan dasar dilaksanakan mulai dari 23 April hingga November mendatang dengan jumlah sebanyak 6 (enam) angkatan. 


"Perlu saudara ingat, bahwa pada saat ini status saudara adalah calon PNS atau masih dalam masa percobaan selama satu tahun. Sehingga belum ada jaminan pasti akan diangkat menjadi PNS,"papar Syahiran.


Sementara itu, Plt. Kepala BKPSDM Pasbar, Raf'an menyatakan bahwa selama pelaksanaan pelatihan dasar CPNS diasramakan di balai Diklat Talu Kec. Talamau.


"Jumlah CPNS kita 217 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, seperti dokter, guru dan penyuluh. Jadi peserta Diklat kita bagi menjadi 6 angkatan,
"tutup Raf'an. (ulum/dd)



Mitra Rakyat.com (Pasbar)


Bupati Pasaman Barat (Pasbar) H. Syahiran secara resmi menerima Mahasiswa/i Praktek Kerja Lapangan (PKL) Terpadu Inter Profesional Education Collaborative Practise (IPE-CP) Poltekes Kemenkes Padang Tahun 2019 yang bertempat di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat. Senin (22/4).


Dalam sambutannya, H. Syahiran meyampaikan ucapan terimakasih kepada pimpinan serta jajaran Poltekes Kemenkes Padang yang telah menjadikan Pasaman Barat sebagai lokasi PKL bagi mahasiswanya, kiranya kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini tetap menjadi pilihan yang baik untuk mewujudkan sinergitas antara lingkungan kampus dengan masyarakat.


"Meski dalam waktu relatif singkat diharapkan juga dengan kehadiran Mahasiswa PKL Poltekes Kemenkes Padang dapat membantu masyarakat Pasaman Barat dalam mengatasi permasalahan kesehatan terutama  Stunting serta membantu memotivasi masyarakat agar  memiliki kesadaran dalam berprilaku hidup bersih dan sehat serta program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dilingkungan masyarakat"Ujar Syahiran.


Selain itu Bupati Pasbar juga meminta kepada seluruh Camat, Walinagari dan Kepala Pukesmas yang menjadi lokasi penetapan mahasiswa PKL ini untuk dapat memfasilitasi dan berkerja sama dengan baik sehingga Mahasiswa/i dapat merasa aman dan nyaman di lokasi PKL agar bisa mengoptimalkan program kerja yang telah direncanakan.


"Khusus kepada Kepala Pukesmas agar dapat memberikan data yang dibutuhkan oleh para mahasiswa/i yang tentunya akan dapat membantu dalam pelaksanaan program kerja yang akan dijalankan."Kata Bupati.


Selain itu Ketua Panitia PKL Poltekes Kemenkes Padang, Awalia Gusti menyampaikan mahasiswa yang mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kabupaten Pasbar ini sebayak 715 orang dengan 5 jurusan


 "Kesehatan Lingkungan, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi dan Jurusan Gizi ditempatkan pada enam Kecamatan di Pasaman Barat yakni Kecamatan Talamau, Pasaman, Kinali, Luhak Nan Duo, Sasak Ranah Pasisia dan Gunung Tuleh. Jadwal pelaksanaan PKL ini selama 22 hari mulai tangal 22 April sampai 13 Mei 2019 serta didampingi oleh 45 orang Dosen dengan titel S2."ujarnya. (ulum/dd)



Mitra Rakyat.com (Pasbar)


Bhakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Tingkat Provinsi Sumatera Barat dilaksanakan di Kabupaten Pasaman Barat.


Pencanangan dilakukan oleh Gubernur Sumbar diwakili oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPPKBKPS) Prov. Sumbar, Novrial, Senin (22/4) di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.


Novrial menyampaikan bahwa pelayanan KB Kesehatan dan KKBPK kurang merata di seluruh Sumbar karena adanya akses yang sulit di jangkau seperti daerah terpencil, kepulauan, dan perbatasan dan Kampung- kampung KB yang diketahui akses dan pelayanan KB masih sulit dijangkau.


"Diharapkan kepada kita semua melalui momentum ini untuk memberikan perhatian khusus pada wilayah terpencil tersebut," ujarnya.




Melalui Bahkti IBI KB Kes juga lebih memprioritaskan pelayanan di daerah yang sulit dijangkau dan diharapakan juga dapat memberikan daya ungkit yang tinggi sebagai upaya percepatan pembangunan kependudukan,  keluarga berencana pembangunan keluarga serta kesehatan di Sumbar.


Bupati Pasbar, H. Syahiran menyampaikan bahwa Pasaman Barat sampai tahun 2019 ini telah dicanangkan sebanyak 24 Kampung KB dengan kriteria 14 Kampung KB daerah Calciltas dan 10 Kampung KB daerah stunting.


"Melalui Bhakti IBI KB Kes ini saya berharap lebih memperhatikan masyarakat yang berada di daerah Kampung KB, karena daerah Kampung KB merupakan daerah yang minim dari berbagai aspek, sosial ekonomi dan aspek lainnya," harap Syahiran. (ulum/dd)



Mitra Rakyat.com (Kota Padang)


PADANG - Wali Kota Padang Mahyeldi mengajak masyarakat Kota Padang agar berbelanja sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan, mulai sebelum Ramadhan hingga Idul Fitri.

"Belanja bijak salah satu upaya untuk menekan angka inflasi", ungkap Mahyeldi saat High Level Meeting Tim Pengelola Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang di Palanta Kediaman Wali Kota Padang, Jalan A. Yani, Senin (22/4/2019).

High Level Meeting Tim Pengelola Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang diikuti Dandim 0312 Padang, Kepala BI Perwakilan Sumbar, Bulog Regional Sumbar, Pertamina dan Hiswana Migas, PPI, BPS Kota Padang, Forum Komunikasi Distributor Padang, Kadin Padang, Kemenag Kota Padang, Baznas Kota Padang, dan SKPD terkait Pemko Padang.

Lebih lanjut Mahyeldi menjelaskan, saat Ramadhan peningkatan kebutuhan bahan pokok dan komiditi lainnya memang terjadi. Untuk itu, diperlukan upaya menjaga ketersedian barang tersebut, begitu juga dengan menjaga stabilitas harganya.


"Bahan pokok dan komoditas lainnya seperti cabai, bawang merah, telur, daging ayam menjadi penyumbang inflasi", ujar Mahyeldi.

Ia mengatakan, Kota Padang hanya mampu memenuhi kebutuhan pokok dan komiditas lainnya sebesar 30 persen. Sedangkan 70 persen berasal dari daerah lain di Sumbar maupun di luar Sumbar.

"Untuk itu, koordinasi semua pihak sangat diperlukan. Termasuk mengawasi distribusi barang dan memantau harga barang setiap harinya", tuturnya lagi.

Selain itu, Wako Mahyeldi juga mengingatkan Bulog, BI, Dinas Pangan, Dinas Perdagangan dan Pertanian Kota Padang agar tetap berkoordinasi dalam menyiapkan operasi pasar untuk menstabilkan harga barang, terutama jelang lebaran.

"Begitu juga dengan Baznas Kota Padang untuk segera berkoordinasi dengan badan zakat lainya yang ada di Kota Padang untuk menyiapkan voucher Ramadhan bagi 35 ribu Rumah Tangga Miskin yang ada di Kota Padang berdasarkan BDT Dinas Sosial", tambahnya lagi.

Ditambahkannya, pengendalian inflasi selama Ramadhan sangat diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan tidak bertambahnya jumlah masyarakat miskin.

Sementara itu, disamping menggelar operasi pasar, BI perwakilan Sumbar juga akan mengadakan pertemuan dengan ulama se-Kota Padang pada 30 April mendatang dalam rangka sosialisasi hidup hemat dan sederhana.

"Bersama ulama Kota Padang kita mengajak masyarakat untuk selalu hidup hemat dan sederhana sesuai dengan yang diajarkan Rasullullah Sholallahu 'alaihi wasalam", ujar Wahyu Permana Kepala BI Perwakilan Sumbar.(*)


Mitra Rakyat.com(Padang)


Berkat perjuangan Raden Ajeng Kartini, telah terjadi perubahan besar kondisi sosial perempuan di Indonesia. Perempuan telah mendapatkan kesempatan hak yang sama dengan kaum laki-laki dalam memperoleh pendidikan, bekerja dan mengeluarkan pendapat  serta pemikiran.

Abis gelap terbitlah terang telah menjadi inspirasikan oleh Raden Ajeng Kartini.  abis gelap terbitlah terang sudah tertulis di dalam Al, Quran Artinya mengeluarkan manusia dari lembah kegelapan kepada cahaya yang terang (NUR). makna yang terkandung dari abis gelap terbitlah terang itu telah di dokumentasikan oleh Raden Ajeng Kartani dan menginspirasi banyak kaum perempuan. sehingga bangsa Indonesia memberikan gelar kepada Raden Ajeng Kartini  pahlawan kemerdekaan.


Banyak hal sesungguhnya tentang Raden Ajeng Kartini, salah satunya kepedulian sosial, dan juga prilaku yang telah ditunjukan oleh Nabi dan Rasul.dan ini pula yang mendasari Raden Ajeng Kartini melihat kondisis sosial dimasyarakat, maka Raden Ajeng Kartini melakukan perobahan terhadap kaum perempuan yang telah dijajah haknya semasa itu.

Hal itu dikatakan Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah memperingati acara puncak peringatan hari Kartini tingkat kota Padang di Hotel Axana senin 22/4/2019.

Pada hakekatnya agar kita selalu mengenang dan menghargai perjuangan Raden Ajeng Kartini. dan menyegarkan kembali aspirasi masyarakat terhadap keluhan kodrat, harkat, martabat serta peran kaum perempuan dalam rangka meningkatkan moral bangsa yang berkualitas.

Seiring dengan perkembangan zaman, fungsi kaum perempuan berkembang menjadi fungsi ganda. Fungsi pertama sebagai ibu di rumah tangga, bertanggung jawab sebagai pendamping sumai dan membina, mendidik, mengasuh anaknya. Fungsi kedua membantu mencari nafkah untuk keluarga baik sebagai wanita karier di Pemerintahan ataupun di swasta dan membuka usaha sendiri kata Mahyeldi.

Untuk itu, Pemerintah Kota Padang melalui dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) pada tahun ini menilai Perempuan tangguh, merupakan potret seorang ibu single parent yang benar tangguh dalam memperjuangkan hidup untuk menafkahi keluarganya. Semua ini merupakan bentuk pemberdayaan perempuan yang diamanatkan dalam peraturan Daerah Kota Padang Nomor 2 tahun 2014 tentang pengembangan peran dalam membangun berbasis kelurahan. Imbuh Mahyeldi.

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) Heryanto Rustam melaporkan. maksud dan tujuan dilaksankan peringatan hari Kartini  adalah,  agar seluruh masyarakat baik laki-laki dan Perempuan terutama generasi muda untuk senantiass mengenang dan menyegarkan kembali ingatan begitu pentingnya perjuangan kebangikitan kaum perempuan.

Serta meneruskan perjuangan dan cita-cita Raden Ajeng Kartini untuk menigkatkan status perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan laki-laki. Momentum peringatan hari Kartini  pada hakekatnya mengenang perjuangan kaum perempuan  ungkap Heryanto Rustam.

Puncak hari kartini di hadiri Tim ketua penggerak PKK Kota Padang Hk.Harneli serta ketua PKK Kecamatan dan Kelurahan se Kota Padang, dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang. (yz).





Mitra Rakyat.com (Padang)


Kali ini melalui Karateka Putri Fadila Rahmi, yang berasal dari Perguruan Institude Karate- Do Nasional( Inkanas) Sumbar, ukir sejarah manis bagi Karate Sumbar.


Dipangil PB Fork Karate-Do Indonesia( Forki) untuk masuk dalam Pumusatan Latihan Nasional( Pelatnas) di Thailand, yang dimulai dari tangal 1/10/April, dan berangkat menuju Thailand dalam Program South Asian Karate Federasion( SEAKF).


Selanjutnya pada tangal 10/14 April dalam masa Pemusatan Latihan Nasional, Fadila Rahmi juga mengikuti Kejuaraan dan berhasil menjadi peringkat kedua pada kelas +68kg U-21.


Sementara itu, usai pulang dari Thailand, dengan keberhasilan yang sangat brilian, Fadila Rahmi, kembali dipangil masuk dalam Pelatnas AKF ( Asian Karate Federasion) yang dilaksanakan di Malaysia, dan memulai latihan bersama pada tangal 16-22 April, kemudian untuk kejuaraan yang akan diikuti selanjutnya Fadila Rahmi, akan berangkat menuju Malaysia pada tangal 23 April dan akhir kejuaraan pada tangal 28 April nanti.


Ketua Inkanas Sumbar, H.Irwan Prayitno, dalam laporanya yang disampaikan salah seorang pengurus Inknas mengatakan, alhamdulliah, inilah pembuktian kita akan prestasi, semoga kedepanya akan kembali muncul Fadila Rahmi, selanjutnya.



Fadila Rahmi, juga merupakan atlet binaan dari KONI Sumbar, dan juga merupakan atlet andalan Sumbar nantinya pada ajang seperti Kejurnas Pra PON dan PON Papua tahun 2020 nanti.( Aca )


Mitra Rakyat.com(Padang)


Untuk mengoptimalisasi dana infak yatim di masjid agar tersalur efektif, tepat sasaran dan berdaya guna, Masjid Raya Gantiang Padang bekerjasama dengan Lazis Mitra Ummat Madani Padang,  meluncurkan Program Kafalah Yatim, Minggu (21/4).

Program ini merupakan terobosan yang diinisiasi bersama dengan tujuan agar anak – anak yatim,  terutama yang tinggal disekitaran masjid dapat merasakan manfaat lebih dana infak yatim di masjid yang diperuntukan kepada mereka secara terukur dan berkelanjutan.

Launching Program Kafalah Yatim  Masjid Raya Gantiang tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Padang, H Mahyeldi Ansharullah dan ditandai dengan menandatangani piagam kerjasama program. Turut hadir dan menandatangi Camat Padang Timur Ances Kurniawan, Lurah Gantiang Parak Gadang Edison F.A MaE. Direktur Penghimpunan dan Layanan ZIS MUM, Syahyudiwarman dan Pengurus Masjid Raya Gantiang, Alsyam SH. Disaksikan seratusan anak yatim bersama para orang tua dan undangan.

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, mengatakan sangat mengapresiasi program ini, karena sebuah terobosan positif  dalam memuliakan yatim. Peserta selain mendapatkan beasiswa rutin juga memperoleh pembinaan dari sisi ibadah, akhlak dan hafalan Al Qurannya, sehingga tidak ada lagi alasan para orang tua yang kurang mampu untuk tidak menyekolahkan anak-anaknya.

“Atas nama Pemko Padang, saya mendukung program ini. Diharapkan dapat turut berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga program ini booming, dapat menular ke masjid masjid yang lainnya,” kata Mahyeldi dalam sambutannya.

Mahyeldi menambahkan, adanya penyaluran infak yatim di masjid secara berkala itu dapat menjadi solusi yatim yang terkendala kebutuhan pendidikannya. Semakin cepat akan semakin baik disalurkan dan tidak harus menunggu waktu setahun ketika lebaran saja agar  dana yang diinfakan jamaah bertambah dan dirasakan manfaatnya.

Pengurus Masjid Gantiang Padang, Dedek Nuzul Putra SH, MM mengungkapkan harapannya  agar anak- anak yatim sekitar masjid terbina dan makin dekat dengan masjid. Para orang tua diharapkan berperan mendorong kesholehan anaknya. Selama ini ungkapnya, dana yatim itu disalurkan menjelang lebaran dalam bentuk uang tunai, sekarang dalam bentuk program. Secara simbolis Masjid Raya Gantiang menyerahkan dana yatim sebesar Rp 115.350.000 untuk disalurkan melalui program setahun kedepan.

Direktur PHP dan Layanan ZIS, Syahyudiwarman mengatakan, ada serangkaian program akan diberikan pada peserta program yaitu beasiswa selama setahun, Program Balanjo Baju Rayo (BABAYO), Paket Perlengkapan Sekolah, Bimbingan Tahfidz Al Quran, Bina prestasi , ibadah dan akhlak. Para orang tua juga mendapatkan pembinaan dan motivasi setiap bulannya.

“Kami berterima kasih pada Pak Walikota yang telah banyak mendukung program – program yatim dan terima kasih pada Pengurus Masjid Raya Gantiang yang telah mempercayakan kami mengelolanya. Mudah –mudahan makin memancing jamaah dalam berinfak untuk yatim kedepannya,” tutup Syahyudi.(dv)



Mitra Rakyat (Pasaman)

Pasaman, — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Pasaman berharap kegiatan Pawai Akbar Khatam Al Qur'an hendaknya dilaksanakan bukan hanya di tingkat kecamatan saja, tetapi juga hingga ke tingkat kabupaten.

"Syi'ar yang lebih besar akan dapat kita rasakan seandainya kegiatan ini dapat kita gelar di tingkat Kabupaten Pasaman pada tahun mendatang," cetus Kakan Kemenag Kabupaten Pasaman, H Dedi Wandra dalam sambutannya pada acara Pawai Akbar Khatam Qur'an tingkat Kecamatan Lubuk Sikaping di halaman Kantor Bupati Pasaman, Minggu (21/4/2019).

Kegiatan pawai akbar kali ini mengambil tema “Dengan Pawai Khatam AlQur’an Akbar Mari Kita Bangun Ukhuwah Islamiyah dan Semangat Belajar Mengajar AlQuran Demi Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pasaman Yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya”

Dikesempatan yang sama, Ketua Panitia Pawai Akbar Khatam Al Qur’an MDTA/TPQ/TPSQ Kecamatan Lubuk Sikaping, Suyadi diwakili Ustadz Yulnedi Malin Basa melaporkan, Pawai Akbar Khatam Al Qur’an bertujuan meningkatkan kompetensi MDTA/TPQ/TPSQ Kecamatan Lubuk Sikaping hingga dapat melahirkan santri yang pandai baca tulis AL Qur’an dan beribadah sesuai dengan ketentuan Agama Islam.

Disamping itu, mendukung dan mensukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman dan Kementerian Agama, serta mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Pasaman.

"Program Pemkab Pasaman dan Kemenag dengan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (Gemmari), serta visi misi Pemkab Pasaman, yakni “Terwujudnya Masyarakat Pasaman yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya,” tukasnya.

Sebelumnya, Bupati Pasaman H.Yusuf Lubis jelang pelepasan pawai khatam Al Qur’an menyebutkan, agenda ini merupakan salah satu kegiatan yang didorong oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mensyiarkan kegiatan keagamaan dalam upaya membumikan Al Qur’an di Pasaman.

Bupati berharap Khatam Al Qur’an sebagai pertanda bahwa anak-anak telah menamatkan pendidikan membaca Al Qur’an, hendaknya tidak boleh berhenti sampai di sini saja.

"Lantunan suara para pembaca dan penghafal Al Qur’an harus selalu kita dengar dari rumah-rumah, dari Mesjid dan dari Mushalla sejalan dengan kegiatan Magrib Mengaji,” harap bupati.

Seperti diketahui, Pawai Akbar Khatam AlQur’an yang digelar panitia pelaksana dari Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyah (FKFT) ini diikuti sebanyak 1.596 santri dari 35 MDTA. Terdiri  dari 33 MDTA Kecamatan Lubuk Sikaping, 1 MDTA Kecamatan Rao Selatan, 1 MDTA Kecamatan Bonjol  dan 11 TPQ/TPSQ se-Kecamatan Lubuk Sikaping.
(Mad)



Mitra Rakyat.com (Pasbar)




Bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi. Pasalnya, bidan bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.


Hal ini disampaikan oleh Bupati Pasbar, H.Syahiran ketika membuka kegiatan Rakerda Program KKBPK dan Rapat Kesepakatan Bhakti IBI KB Kesehatan tingkat Pasbar di Aula kantor bupati setempat pada Senin (15/4). 


"Rapat Kerja Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas, komitmen dan dukungan pemerintah daerah serta mitra kerja dalam pengelolaan dan pelaksanaan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),"ujarnya Syahiran.


Ia melanjutkan, program KKBPK harus terintegrasi dan sinergi dengan program prioritas pembangunan di daerah. Dukungan OPD lain mutlak diperlukan untuk pengembangan kerjasama yang baik tingkat kabupaten.



"Fokus yang sangat penting dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah sinergisitas  dan kemitraan dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat yang memiliki pengaruh dan kedekatan yang kuat dengan masyarakat, "tambahnya Syahiran.



Selain itu, tambah Syahiran integrasi pelaksanaan program melalui pendekatan keluarga merupakan indikator keluarga sehat, meningkatkan kesehatan KB dan kesehatan reproduksi merupakan dari sasaran pokok dan arah kebijakan pembangunan kesehatan.
(ulum/dd)



Mitra Rakyat.com (Pasbar)


Peresmian SMK N Kenagarian Parit Kecamatan Koto Balingka dihadiri langsung Gubernur sumbar Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, S.Psi. Msc dan Bupati Pasbar Drs. H. Syahiran, MM di halaman sekolah SMK N 1 Koto Balingka, Sabtu (13/4).



Lapisan masyarakat setempat, terlihat dengan antusiaisme warga hadir, dalam menyambut kedatangan Gubernur dan Bupati Pasaman Barat.


Bupati Pasaman Barat H. Syahiran menyampaikan dalam amanatnya kepada kepala sekolah dan guru-guru agar memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada serta menjaga sekolah ini dengan baik dalam segi bangunan dan infrastruktur yang ada, meningkatkan kualitas dan pembelajaran dalam proses mendidik anak-anak kita menempuh serta mendalami ilmu-ilmu yang diberikan.



"Dengan di resmikannya sekolah SMK di Koto Balingka ini memudahkan masyarakat sekitar untuk menyekolahkan anak-anaknya sehingga tidak jauh lagi untuk menempuh pendidikan. Mari kita semangati masyarakat agar menyekolahkan anak-anak kita ke jenjang selanjutnya jangan sampai terhenti di tingkat SMP, SMA/SMK sampai perguruan tinggi." ujarnya 



H. Syahiran dalam kesempatan ini mewakili Pemkab Pasbar akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperhatikan pendidikan anak-anak kita agar bisa kedepannya setiap kecamatan mempunyai sarana pendidikan yang lengkap mulai dari SD, SMP/MTsn, SMA/SMK, semua itu tergantung juga dari anggaran APBD dan APBN kita.


" ia menambahkan Kepada Kepala Sekolah Ahmad Ramli, S. Pd saya berpesan agar menyelesaikan masalah hibah tanah ini dan segera disertifikatkan agar di kemudian hari tidak akan ada timbul permasalahan ataupun hal-hal yang tidak kita inginkan."tambahnya


Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan rasa prihatin terhadap dunia pendidikan saat ini yang masih minim sarana prasaran. 



"maka saya sangat menyetujui agar setiap daerah ataupun kecamatan agar dibangun sarana sekolah sebagaimana yang kita harapkan, agar anak-anak kita tak lagi kekurangan ilmu dengan kendala sekolah yang jauh serta biaya yang menjadi tinggi. 



Untuk itu, agar anak-anak kita yang tidak mampu sekolah dalam segi materil agar pihak orang tua mengurus surat miskin di kantor camat/wali nagari dan di ajukan ke pihak sekolah."tutupnya.

(ulum/dd)



Mitra Rakyat.com(Padang)


Wali Kota Padang Mahyeldi mendengarkan presentasi dari tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) di kediaman resminya, Kamis (18/4).

Pembicaraan dalam kesempatan itu terkait bantuan warga Kota Padang yang akan disalurkan bagi korban bencana tsunami Selat Sunda khususnya di daerah Lampung dan sekitarnya.

Seperti diketahui, donasi yang digalang dari bantuan PNS dan warga Kota Padang itu akan diperuntukkan bagi pembangunan rumah yang telah diluluhlantahkan oleh tsunami pada Desember 2018 itu. Untuk pengelolaan dana bantuan itu, Pemko Padang melalui Dinas Sosial juga didukung Baznas Kota Padang dan lainnya.

"Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Padang kita menyambut baik telah dilakukannya penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena tsunami Selat Sunda khususnya di daerah Lampung dan sekitarnya. Semoga bantuan ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT dan bermanfaat bagi pihak yang menerimanya," imbuh Mahyeldi didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Afriadi dikesempatan itu.

Sementara itu Kepala Cabang ACT Sumbar Zeng Wellf melaporkan, seperti diketahui tsunami Selat Sunda telah menerpa beberapa daerah di pesisir Pulau Jawa dan termasuk Provinsi Lampung.

"Dari data yang kita temukan, saudara-saudara kita yang berasal dari Ranah Minang cukup banyak yang terkena korban tsunami di Lampung namun tidak parah.

Sementara kita mendapati sebanyak 15 rumah hancur dan sangat membutuhkan bantuan untuk segera dibangun kembali. Semoga bantuan yang kita himpun pasca bencana hingga saat kini dapat kita sampaikan beberapa waktu ke depan," ungkapnya.(dv)


Mitra Rakyat.com(Padang)


Wali Kota Padang Mahyeldi mengingatkan akan pentingnya kemampuan bercerita dalam artian positif, bagi peserta didik yang dimulai dari tingkat PAUD, TK hingga SD, SMP dan SMA sederajat bahkan perguruan tinggi.

Menurutnya, orang yang bisa bercerita adalah orang yang memiliki kemampuan mereview kembali peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang diketahui, didengar, dibaca dan dirasakan.

"Karena kemampuan bercerita menunjukkan ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan yang lebih baik. Seperti sama-sama kita lihat, dalam diri para pemimpin kita pasti rata-rata mampu bercerita yang sesuai dengan fakta dan realitanya," sebut wali kota sewaktu membuka secara resmi Lomba Bercerita Anak bagi Siswa-Siswi Tingkat SD/MI se-Kota Padang di Hotel Kyriad Bumi Minang, Senin (15/4).

Menurut Mahyeldi lagi, kemampuan bercerita memang sangat penting bagi calon pemimpin atau para pemimpin. Sebab kalau tidak mampu bercerita atau tak mampu merangkai peristiwa-peristiwa untuk disampaikan kepada orang lain, bagaimana pula mentransformasikan nilai-nilai yang diinformasikan kepada orang lain.

"Itu makanya, kemampuan bercerita memang harus dimiliki oleh seluruh anak. Kita tentu masih ingat dimana masa SD dulu ketika libur sekolah, maka guru menyuruh kita satu persatu menceritakan apa yang kita lakukan, kita lihat dan rasakan selama libur tersebut. Dengan demikian menjadi bahagian dalam rangka mengokohkan mereka untuk peka mengetahui dan memahami kejadian di sekelilingnya."

"Maka itu kepada para guru di sekolah mari kita dorong dan kanalisasi budaya bercerita bagi setiap anak-anak kita.Ketika kita berikan stimulan mereka untuk bercerita, maka otomatis itu akan melihatkan dan menggambarkan kompetensi mereka," tukas wako mengakhiri arahannya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Muji Susilawati, menyebutkan lomba bercerita ini digelar dalam rangka meningkatkan motivasi, kecintaan dan kegemaran membaca pada masyarakat khususnya bagi siswa-siswi SD/MI di Kota Padang.

"Diharapkan melalui kegiatan ini meningkatkan wawasan dan pola pikir para peserta didik di Kota Padang, sebagai harapan masa depan calon pemimpin di masa datang," terang perempuan yang akrab disapa Susi itu.

Susi menambahkan, untuk peserta lomba berjumlah 40 orang terdiri dari  utusan siswa-siswi yang duduk di kelas V dari 40 sekolah.

"Untuk tema lomba kita mengangkat "Menumbuhkan Kegemaran Membaca dan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal Dalam Upaya Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa"," jelasnya.(dv)



Mitra Rakyat.com (Padang)





Insha Allah, kalau tidak ada aral melintang, tangal 3 Mei 2019 bertempat di Grand Inna Muara Padang, kepengurusan KONI Padang, dengan Ketua Umum terpilih H.Agus Suardi( Abien) akan dilantik oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful, SH.MH.



Ketua KONI Padang, H.Agus Suardi, kepada Mitra Rakyat mengatakan, alhamdulliah, akhirnya kita dapatkan jadwal yang bisa sesuai dengan Walikota Padang dan KONI Sumbar, semoga amanah yang kami dapatkan untuk kedua kalinya ini akan bisa lebih lagi memajukan olahraga di Kota Padang dan Sumbar pada umumnya.



" Akhirnya kita dapatkan jadwal yang bisa sesuai dengan kehadiran Walikota Padang dan KONI Sumbar, semoga dalam pelantikan nanti tidak ada kendala apapun," harap Abien.



Dipastikan sebanyak 53 orang pengurus akn dilantik oleh Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful SH.MH, dengan SK yang ditetapkan pada tangal 8 April 2019 oleh Ketua Umum KONI Sumbar, dengan nomot SK 58 tahun 2019.



Kepengurusan KONI Padang, yang kembali digawangi oleh H.Agus Suardi( Abien) menampatkan sebanyak 8 bidang ditambah dengan jajaran Sekretaris Umum, Bendahara Umum, serta Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Penyantun dan Dewan Kehormatan. 


Berikut susunan kepengurusan KONI Padang Periode 2019-2023: 

Ketua Umum. H.Agus Suardi.

Wakil Ketua Umum I Drs.Davidson

Wakil Ketua Umum Ii Drs. Darmalis

Wakil Ketua Umum III Esneti, SPd, M.Pd

Wakil Ketua Umum IV Hendra Dupa, S.Pd

Sekretaris Drs.Ilmarizal, MM

Wakil Sekretaris Umum I Herry Syarif

Wakil Sekretaris Umum II Mery Yanti, SH

Wakil Sekretaris Umum III Edo Wiradana, 
A.Md

Wakil Sekretaris Umum IV Mutiara Candra, SE.

Bendahara Umum Kennedi, SE, MM

Wakil Bendahara Umum Nazar, SE

Wakil Bendahara Umum Robbi Malvinas, 
S.Pd.

Bidang Organisasi Ketua Zainil Erizon

Anggota Edison Dt.Gadang
Anggota Boy Iskandar
Bidang Pembinaan Hukum dan Olahraga
Ketua Miko Kamal, SH, LLM, Ph, D.

Anggota Zaimul Bakri, SH.

Anggota AKBP. Iftahuddin, SH. M.Hum.

Bidang Pembinaan Prestasi

Ketua Syahrial, SE

Anggota Sauqi.

Anggota Nofiardi, S,Sos

Anggota Rahmat Fajri, S.Pd.

Bidang Anggaran/Perencanaan dan 

Penelitian/ Pengembangan 
Ketua Akhiro Murio,SS, M.Pd.

Anggota Dodi Asrialdi Damanik,SE,MM.

Anggota Erianto
Anggota Agung Febrian, SH.
Anggota Deddy Fuad Helmi.
Bidang Pendidikan/Penataran dan Pengolahan Data.

Ketua Drs.Setiady Tish.
Anggota Yuhendrizal
Anggota Adek Putra Mahendra
Anggota Drs.Zirfan Efendi.

Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga dan Hubungan Antar Lembaga.
Ketua Poppy Irawan, S.IP, MA, IR
Anggota Andri Satria, ST, MT.
Anggota Fajrin
Anggota Al Hafies, SH
Anggota Yendrizal
Bidang Umum
Ketua Amrin
Anggota Effendi
Anggota Nasriwati
Anggota Rozi Rizgullah Rabani
Bidang Media dan Hubungan Masyarakat
Ketua Aries Candra
Anggota Ficky Tri Sahputra
Anggota Hermawan Hendraningrat
Anggota Iwan Setiawa 
Anggota Yurizal
Anggota Derius Utama
Budang Audit Internal
Ketua Kasminurida, SE
Anggota Medelyn Sonya Mikoshi, SE
Anggota Dwi Poeji Lestari.( Aca )


Mitra Rakyat.com(Padang)


Wali Kota Padang Mahyeldi melepas pengiriman perdana logistik Pemilu 2019 ke seluruh TPS di Kecamatan di Kota Padang. Pelepasan logistik Pemilu dilaksanakan di Kantor Pos, Jalan Bagindo Aziz Chan, Minggu (14/04/2019) pagi.

Di kesempatan itu, Mahyeldi menegaskan, semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan Pemilu agar memberikan kinerja yang terbaik. Karena, kesuksesaan pelaksanaan Pemilu akan menjadi taruhan harga diri bangsa Indonesia di hadapan bangsa lain.

"Untuk itu, berikanlah yang terbaik, dan ikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Komisi Pemulihan Umum (KPU) agar Pemilu ini berjalan lancar," sebut Mahyeldi.

Ia juga mengingatkan, pihak-pihak yang terlibat agar bekerja secara propesional demi terlaksana Pemilu 2019 yang kondusif. "Kami tidak ingin Pemerintah Kota Padang mendapat catatan negatif dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi terkait pelaksaan Pemilu di Kota Padang," tegasnya.

Lebih jauh dikatakan, bagi jajaran RT/RW, Kelurahan, Kecamatan dan pihak Kepolisian untuk mengawasi pelaksanaan Pemilu dengan seksama. Mulai dari distribusi logistik ke TPS, hari pencoblosan dan penghitungan suara, hingga pengembalian kotak suara dari TPS ke kecamatan.

"Kita harus bersinergi menjaga dan mengawasi semua ini, agar pelaksanaan Pemilu berjalan lancar dari awal hingga akhir", tutup Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Kota Padang Sartono mengatakan, saat ini pihaknya  menerima kiriman logistik Pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang sebanyak 12.260 kotak suara, 9.808 bilik suara, 2.452 logistik lainnya untuk didistribusikan ke 5 Daerah Pilihan (Dapil) di 19 Kecamatan dan 114 Kelurahan di Kota Padang.

“Pelaksanaan pendistribusian dimulai hari ini, Minggu dan berakhir Selasa pukul 12.00 Wib,” terangnya.

Ia menambahkan, adapun armada yang dikerahkan untuk distribusi logistik Pemilu sebanyak 15 unit, terdiri dari truk sebanyak 12 unit, Grand Max APV 3 unit.

“Sedangkan petugas yang kita kerahkan sebanyak 61 orang, Terdiri dari Satgas 21 orang dan petugas bongkar muat 40 orang,” imbuhnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Jasa Keuangan Ritel dan Jaringan PT Pos Indonesia Regional II Mugiyono, dan Camat Padang Barat Eri Sendjaya. (th)



Mitra Rakyat.com(Padang)


Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, keberadaan PWRI Kota Padang sangat penting dan telah dirasakan khususnya bagi kemajuan pembangunan Kota Padang. Dan hal itu telah terbukti dengan senantiasa eksisnya para wadah pensiunan PNS itu untuk tetap berbuat memberikan sumbangsihnya bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Padang sampai saat ini.

Demikian disampaikan Wali Kota Mahyeldi dalam sambutannya sewaktu menghadiri kegiatan pertemuan bulanan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Padang di Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Sabtu (13/4). Kegiatan ini juga diisi dengan tausyiah dan silaturahim bersama menyambut bulan suci Ramadan 1440 H.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang kita tentunya berharap, PWRI Kota Padang ke depan semakin solid lagi dalam menjalankan roda organisasi dan program kegiatan sebagai wadah bagi wredatama. Semoga ketua dan pengurus PWRI terus menyalurkan aspirasi dan mengayomi anggota-anggotanya," ucap wako lagi.

Lebih lanjut wali kota mengatakan, seperti sama-sama diketahui, para wredatama yang di PWRI adalah orang-orang yang  banyak memiliki pengalaman di dunia pemerintahan tentunya.

"Maka itu kita di Kota Padang  sangat mengharapkan dukungan dari bapak ibu semua demi kelancaran program pembangunan pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Dimana Pemko Padang ke depan cukup banyak memiliki tugas berat, dan kami tentunya membutuhkan saran, masukan dan bimbingan PWRI semoga segala sesuatunya berjalan lancar dan sukses demi Kota Padang yang lebih baik dan maju lagi," tukas wako mengakhiri sambutan sekaligus mengucapkan selamat memasuki bulan Ramadan dan sembari mendoakan seluruh pengurus PWRI Kota Padang senantiasa sehat wal 'afiat.

Ketua PWRI Sumbar Rusdi Lubis menyampaikan, atas nama PWRI Sumbar mengapresiasi pengurus PWRI Kota Padang yang senantiasa eksis dan menjaga kosolidan dalam menjalankan program kegiatan di tengah masyarakat.

 "Menyambut bulan suci Ramadan tentunya seluruh pengurus dan anggota PWRI Kota Padang terutama sekali harus mensucikan jasmani dan rohani. Sehingga insya Allah kita dapat menunaikan ibadah puasa dan ibadah lainnya di bulan suci tersebut dengan baik dan sukses," imbuh mantan Sekdaprov Sumbar itu.(dv)


Mitra Rakyat.com(Padang)
Mendekati pemilu yang tinggal menghitung hari, dipesta demokrasi bangsa Indonesia ini, ROMI YUFHENDRA Selaku ketua DPD KPK Nusantara Provinsi Sumatera Barat, mengambil sikap dan mengajak seluruh Masyarakat Indonesia dan anggota yang tergabung di Lembaga KPK Nusantara untuk ikut serta mensukseskan Pemilu 17 April 2019.

“Khususnya semua jajaran anggota yang bergabung di Lembaga KPK Nusantara, baik DPD, DPC, PAC untuk ikut serta dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban acara Demokrasi, mencoblos jangan golput, mengajak masyarakat agar tidak golput, menjaga Marwah Lembaga KPK Nusantara,” kata Romi Yufhendra.
Ketua DPD Sumbar KPK Nusantara (Romi Yufendra) beserta anggota Foto bersama Binmas Polda Sumbar, Kombes. Pol. Nasrun Fahmi SH M.Si
Romi juga berharap, peran serta masyarakat baik secara individu maupun organisasi harus dinyatakan dalam sikap berbangsa dan ber negara.

“Semoga para ketua baik dari DPC, PAC, serta anggota ikut serta mensukseskan demokrasi pada tanggal 17 April 2019,” ucap ketua DPD KPK Nusantara itu.

Menurut Romi, pentingnya pemilu bagi bangsa ini, karena di pemilu ini kita dapat memilih pemimpin dan wakil kita di eksekutif maupun legislatif yang amanah dengan jabatan yang akan di embannya, juga di pemilu inilah kita akan menentukan nasib bangsa ini dimasa lima( 5 tahun kedepannya.

“Pentingnya Partisipasi masyarakat dalam ke ikut sertaan di pemilu nanti, dan menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing. Karena, di pemilu ini kita akan menentukan nasib bangsa ini 5 tahun kedepan,” terangnya.

“Di pemilu ini kita memilih pemimpin dan wakil bangsa ini, karena itulah kita harus menyadari bahwa pentingnya partisipasi kita semua dan berharap untuk kebaikan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (Hendra)


Oponi
Mitra Rakyat.com(Bandung)
Bagaikan buih di lautan. Seperti itulah umat islam di dunia saat ini. Banyak, namun terombang-ambing tak berdaya. Saat ini banyak umat Islam yang menjerit, karena dibantai dengan sadis di beberapa negara diantaranya: Palestina, Rohingya, Suriah, Mali dan beberapa negara lainnya.

Dan jumlah korbannya terus bertambah setiap harinya. Hal tersebut terjadi, karena saat ini kaum muslim menjadi minoritas di negaranya. Warga negara lain yang prihatin dengan nasib mereka, tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa berdo'a dan mengirimkan donasi sekadarnya.

Nation-State inilah penyebab terbesar adanya sekat-sekat negara saat ini. Nation-State atau negara bangsa adalah negara yang dibentuk berdasarkan pada konsep nasionalisme.

Dalam nation-state, rakyat mengidentifikasikan diri mereka sebagai sebuah "bangsa" (nation), yaitu suatu komunitas manusia yang menganggap dirinya satu kesatuan karena kesamaan etnis, sejarah, bahasa, budaya atau faktor pemersatu lainnya.

Identitas sebagai "bangsa" inilah yang menjadi dasar adanya hak untuk mendirikan sebuah negara. Ketika negara ini terwujud dalam realitas, ia disebut nation-state. Inilah konsep dasar nation-state.

Nation-State awalnya tumbuh di Eropa pasca perjanjian damai Westphalia (Peace of Westphalia) tahun 1648, sebagai perlawanan terhadap sistem feodal (monarki) di Eropa saat itu.

Dalam sistem feodal yang bersifat tradisional dan disakralkan oleh gereja katolik ini, satu komunitas tidak didasarkan pada identitas sebagai "bangsa", tetapi sebagai sebuah dinasti yang dipimpin oleh para pangeran yang menguasai satu wilayah tertentu yang telah mereka warisi.

Konsep nation-state turut menjadi penentu struktur geo-politik Eropa. Bersama-sama dengan ide-ide utama yang dihasilkan pada abad pencerahan (abad ke-17 sampai abad ke-19), seperti demokrasi, liberalisme dan sekularisme.

Konsep nation-state akhirnya diekspor melampaui tempat kelahirannya di Eropa, terutama melalui jalan penjajahan. Maka tampak jelas bahwa konsep nation-state sesungguhnya bukan berasal dari Islam, justru dari para penjajah.

Pada kenyataannya, nation-state bagi umat Islam ibarat racun yang melumpuhkan dan mematikan. Pasalnya, dengan banyaknya nation-state seperti sekarang ini, yaitu sekitar 50-an negara-bangsa di dunia Islam, berarti umat Islam telah terpecah belah dan menjadi lemah.

Dampaknya, hegemoni barat di bawah Amerika Serikat dewasa ini terus berlangsung tanpa adanya perlawanan berarti dari umat Islam. Inilah sebabnya negara-negara muslim tidak bisa membantu secara maksimal saudara-saudaranya di negara muslim lain yang tertindas. Nation-State ini menjadi alat penjajah untuk melemahkan umat Islam dunia.

Adapun pertentangan nation-state dengan Islam, jelas sekali tampak dalam ikatan pemersatu sebuah komunitas dalam sebuah negara. Dalam nation-state, ikatan pemersatunya adalah ikatan kebangsaan. Dalam Islam, ikatan pemersatunya adalah aqidah islam, bukan kebangsaan.

Hal itu karena dalam Alqur'an ditegaskan bahwa orang-orang yang beriman adalah bersaudara (Al hujarat ayat 10).

Sejalan dengan ikatan aqidah islam tersebut, Islam juga menegaskan ketunggalan negara khilafah. Artinya, umat islam diseluruh dunia, apapun suku dan bangsanya, hanya boleh memiliki satu negara yang menaungi mereka yaitu satu negara khilafah saja, di bawah kepemimpinan seorang khalifah.

Dalam Islam, kepentingan tertinggi adalah kepentingan umat (mashalih al-ummah) yang tunduk kepada syariah Islam. Keunggulan khilafah dapat dirumuskan dengan kata al-quwwah wat tha'ah (kekuatan dan ketaatan) artinya khilafah akan mempunyai kekuatan yang tidak dimiliki oleh sebuah nation-state.

Dengan khilafah, umat Islam di seluruh dunia akan menjadi satu kesatuan yang bersatu. persatuan ini akan menjadi satu kekuatan dahsyat yang dapat memberikan kemaslahatan yang besar bagi umat Islam. Persatuan ini akan menjadi satu kekuatan besar untuk melawan hegemoni kapitalisme global yang kejam dan rakus di bawah kepemimpinan Amerika Serikat saat ini.

Dengan khilafah, akan terwujud ukhuwah Islamiyyah yang sebenarnya. Tidak akan ada umat Islam lagi yang tertindas di bawah naungan Khilafah 'ala Minhaj An nubuwwah.

Wallahu a'lam bi ash showwab


Penulis: Zulaika
Ibu Rumah tangga
Bandung



Mitra Rakyat.com (Pasbar)


Koramil 07/AB dengan Kecamatan Sungai Beremas melaksanakan kegiatan penanaman sejuta pohon dalam rangka mitigasi bencana tsunami di kawasan pantai Air Bangis, Selasa (9/4).


Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak bencana tsunami di kawasan pantai Pasaman Barat (Pasbar) khususnya di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas.


Danramil mengatakan kegiatan tersebut juga merupakan kegiatan lanjutan penanaman sejuta pohon yang dilaksanakan oleh Danramil 07/Air Bangis beserta anggota bersama-sama dengan jajaran Kecamatan Sungai Beremas serta masyarakat Air Bangis. 


"  Dalam rangka mitigasi bencana tsunami yang kita tidak tahu kapan, namun langkah kongkrit harus dilakukan sedini mungkin seperti penanaman pohon, Kita juga libatkan masyarakat supaya penaman pohon dapat dilakukan secara maksimal. 



"Program ini juga kita upayakan dapat tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat dengan tujuan edukasi sehingga masyarakat paham dan sadar akan bahaya bencana tsunami," ujarnya 


Sejumlah pohon yang ditanam berjenis tanaman pohon Cemara Udang dan Pulai yang karena dinilai paling cocok dengan kondisi tanah di pesisir pantai.


"Kita tanam sejumlah pohon Cemara Udang dan Pulai serta tanaman akar wangi yang menurut penelitian adalah tumbuhan yang kuat dalam menahan gelombang kuat seperti tsunami, semoga dapat tumbuh dengan baik. Masyarakat juga saya himbau untuk menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. Semoga kita terhindar dari berbagai bencana," ungkapnya.


Sementara itu Camat Sungai Beremas, Yulhamnas mengatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi rutinitas kegiatan untuk mempererat kekompakan serta kebersamaan antara unsur TNI dan pihak Pemerintah Daerah khususnya di wilayah kecamatan Sungai Beremas.


"Terimakasih atas dedikasi dan kerjasama seluruh personil TNI Koramil 07/Air Bangis dalam melestarikan lingkungan pesisir pantai Air Bangis, semoga kedepan sinergitas ini akan selalu terjaga dalam prinsip melayani masyarakat Air Bangis ini." Tutup Yulhamnas.
(ulum/dd)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.