Agustus 2019

Diduga Proyek Rehabilitasi Drainase Paket 1 milik DPUPR Kota Padang Sarat KKN

Mitra Rakyat.com (Padang)
Meski masih dalam masa pengerjaan, proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang Bidang PSDA, kembali jadi sorotan masyarakat kota ini. Kali ini terjadi pada pekerjaan rehabilatasi saluran drainase paket 1 yang berlokasi dikawasan rawang,kecamatan Padang Selatan.

Proyek bernomor kontrak 07/KONT-SDA/APBD/PUPR/2019, dengan nilai Rp 3.626.558.99,97- dikerjakan CV.Al Fatah dan diawasi CV.Afiza Limko Konsultan dengan masa pekerjaan 180 hari kalender terindikasi sarat KKN. Sebab, ada bebarapa hal secara teknis dan spesifikasi yang kuat dugaan dilanggar oleh pihak terkait pada pekerjaan tersebut, kata warga sekitar yang tidak ingin namamya untuk disebutkan, pada Sabtu (31/08) tadi dirumahnya.

Diantaranya, sebut Warga itu,” sejak awal pekerjaan dimulai warga tidak menemukan adanya direksi keet sebagai kantor kecil dilapangan, juga para pekerja tidak dibekali dengan  Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Perlengkapan Kerja (APK) sebagai perlengkapan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3)”, kata Warga tersebut.

Dari segi teknis menurut warga ,” rekanan bekerja tidak sesuai dengan semestinya, bangunan pondasi baru banyak dihimpitkan dengan bangunan lama sehingga menjadi tinggi dan miring, apakah memang begitu adanya pada gambar rencananya, juga pada material batu dan pasir, warga menduga tidak sesuai dengan speknya, karena batu yang dipakai selain banyak bekas bongkaran juga batu yang didatangkan  bukan batu kali”, tutur warga itu.
Pekerjaan Rehabilitasi dijalan Sutan Syahrir sudah rusak retak 
Parahnya, pada pekerjaan yang berlokasi di pinggir jalan sutan syahrir sudah ada yang rusak retak, warga menduga, rekanan tidak melakukan penggalian untuk koporan pada pasangan pondasi, bahkan, pasangan batu pondasi hanya ditempelkan kepondasi rumah warga, lanjutnya.

Yang ditakutkan warga sekitar, jangan sampai usia infrastruktur yang dibangun menggunakan uang negara tidak bertahan lama ulah mafia proyek ini, dan berharap kepada walikota untuk melakukan sidak lapangan agar kegiatan yang terindikasi rugikan negara ini bisa terbongkar, pungkasnya.

Dilain pihak pada hari yang sama, saat media mengkonfirmasi kepada pelaksana lapangan yang akrab dipanggil Pak Jek terkait hal tersebut. Pak Jek mengatakan,” memang direksi keet dari awal tidak ada, dan menyangkut APD dan APK untuk para pekerja, kami sudah menyiapkan, namun para pekerja ini tidak mau menggunakan nya dengan alasan mengganggu pekerjaan mereka” jelas Pak Jek.

Menyangkut material, pasir dan batu ini sudah sesuai, karena tidak ada larangan dari konsultan pengawas dan PPTK nya, lanjut Pak Jek. Jadi kami bekerja sudah sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang ada, cakapnya.

Uniknya, saat kami dilokasi dan mengkonfirmasi kepada Randa yang mengaku sebagai konsultan pengawas saat ditanya, Randa terlihat tergesa-gesa pergi meninggalkan awak media tanpa alasan yang jelas.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya menunggu jawaban dari Kasmaizal selaku PPTK  kegiatan, dan mencari pihak terkait lainnya untuk dikonfimasi.  * Tim/ikw*




Boy Roy Indra, SH Kuasa Hukum Terdakwa AR dan FRZ Terdakwa Kasus Korupsi Bantuan BNPB diPasaman

Mitra Rakyat.com (Padang)
Lanjutan sidang kasus korupsi bantuan BNPB di Pasaman masuki sesi pembelaan (Pledooi). Pembelaan tersebut langsung dibacakan oleh Kuasa Hukum terdakwa AR dan FRZ, Boy Roy Indra, SH saat sidang di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (29/8).

Pada pembacaan pledoi itu, Kuasa hukum, Boy Roy Indra, SH optimis dan yakin Majelis Hakim akan sependapat dengan nya, kemudian kliennya bisa bebas dari jeratan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan putusan Bebas atau Lepas.

” Saya optimis bahwa klien saya terdakwa AR dan FRZ bisa bebas atau lepas dari tuntutan JPU. Kita sudah paparkan dalil-dalil pledoi didepan Majelis Hakim dalam sidang tadi,” ucap Kuasa Hukum, Boy Roy Indra, SH saat jumpa pers yang dihadiri beberapa media.

Menurut Boy Roy Indra, SH, "salah satu dalil yang menguatkan kliennya tidak bersalah adalah berawal dari Surat Keputusan (SK) penunjukan kliennya AR sebagai Pengawas Lapangan dan FRZ sebagai tim PHO tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Disbutkannya, ” Sesuai dengan aturan Kepres Nomor 54 Tahun 2010, bahwa pihak yang berwenang dalam mengeluarkan SK PHO adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) BNPB. Dalam hal ini KPA nya adalah Sekretaris Utama BNPB Di Jakarta.

Sementara faktanya yang mengeluarkan SK itu adalah Bupati Pasaman, Yusuf Lubis. Oleh sebab itu, klien saya FRZ sebagai PHO tidak dapat dipersalahkan. Karena, SK nya sendiri tidak sesuai ketentuan Perpres, dan otomatis SK itu batal sesuai ketentuan hukum,” kata Boy Roy Indra, SH.

Demikian juga kata Boy, untuk SK Pengawas lapangan harus sesuai Kepres nomor 54 tahun 2010 yang mengeluarkannya adalah PPK. Namun faktanya yang mengeluarkan SK tersebut juga Bupati Pasaman saat ini.

“Oleh karena itu SK tersebut batal demi hukum. Jika SK kedua klien saya itu sudah cacat hukum, maka tidak dapat dipersalahkan atas tugas dan wewenang yang dikeluarkan oleh Bupati Pasaman. Makanya optimis kedua klien saya ini bisa bebas dan lepas,” tegasnya.

Boy mengatakan maksud lepas tersebut terbukti perbuatannya, tetapi tidak masuk wilayah pidana korupsi. Namun masuk wilayah etika dan administrasi lainnya.

“Hal demikian sudah disampaikan oleh saksi ahli dari LKPP RI yang kita hadirkan dipersidangan. Dimana saksi Ahli LKPP RI mengatakan, "bahwa yang bertanggungjawab secara keseluruhan terhadap proyek ini adalah PPK dan kontraktor. Karena kedua inilah yang menandatangani kontrak proyek yang namanya tercantum dalam berkas tersebut. Jadi apapun pelanggaran yang dilakukan oleh kedua klien saya adalah pelanggaran etika dan administrasi saja.  Bukan pelanggaran hukum pidana, karena namanya tidak tercantum dalam kontrak,” terangnya.

Boy juga menambahkan bahwa tim teknis yang turun ke lokasi untuk mengukur item-item pekerjaan tidak mengukur secara keseluruhan.

“Masih banyak item-item diberbagai lokasi yang tidak diukur oleh tim teknis Kejaksaan Negeri Pasaman. Mereka hanya mengukur item pengerjaan proyek di Pangian, padahal masih ada di Pintuai, Tombang, Rotan Getah dan Ranah Betung, Kecamatan Mapattunggul Selatan. Itu semua tidak diukur tim teknis, dengan alasan pada hari itu sudah pukul 06.00 WIB Malam,” katanya.

Dari hasil pengukuran Tim Teknis itu kata dia sangat lucu jika bisa diakumulasikan dengan menyimpulkan keseluruhan kerugian Negara mencapai Rp773 Juta.

Menurut Boy," pihak BPKP tidak berwenang mengukur kerugian Negara dalam proyek BNPB tersebut. “Alhasil hitungan volume rekayasa, dihitung pula oleh pihak yang tidak berwenang. Kalau seperti ini bagaimana menyebutkan bisa dikatakan ada tindak pidana korupsi?.

Namun kita sangat berharap Majelis Hakim jernih dalam menilai perkara ini dan mengambil keputusan sesuai dengan fakta-fakta persidangan. Sehingga klien kami AR dan FRZ bisa bebas atau leas,”tutupnya. #wik/fit/roel#



Mitra Rakyat ( Pasaman )
Pasaman -- Polres Pasaman, Sumatera Barat– Kepolisian Resor Pasaman menggelar Latihan Pra Operasi Jaran Singgalang 2019 bertempat di Aula Rupatama Polres Pasaman, Rabu (28/08/2019).

Lat Pra Ops dipimpin langsung Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin S.Ag dengan didampingi Kabs Ops Irwan Santoso dan dihadiri Para Kabag, Para Kasat, serta anggota Reskrim, Intel dan Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman.

Latihan Pra Operasi Jaran Singgalang 2019 akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan mulai tanggal 29 Agustus s / d 11 september 2019 dengan ujung tombak reskrim dan lebih mengedepankan fungsi penegakan hukum serta membuat satgas-satgas yang mendukung fungsi preemtif dan preventif.

Kapolres Pasaman meminta dalam pelaksanaan Operasi Jaran Singgalang 2019 selama 14 hari, untuk Satuan Fungsi yang di kedepankan agar lebih Proaktif dengan didukung oleh fungsi-fungsi yang lain yang diperlukan dan didukung oleh target operasi.

“Kita harus meningkatkan kegiatan penjagaan, pengaturan, pengawalan, dan patroli di lokasi rawan tindak pengawasan kendaraan angkutan seperti tempat parkir, sekolah, kampus, pasar serta perkantoran” kata Kapolres.

“Selamat Datang di Jaran Singgalang 2019, mari kita samakan presepsi dan cara kita bertindak dalam pelaksana operasi jaran ini jangan ditanyai hal-hal yang kurang jelas agar bisa dilakukan dalam operasi muncul jadi Resiko gagal operasi jaran Singgalang 2019 dapat kita tekan seminimal mungkin ”tambah AKBP Hasanuddin S.Ag

Terkait sasaran dalam Operasi Jaran Singgalang 2019 dengan sasaran Curanmor dan tempat-tempat lain yang Rawan Bahaya Kepolisian (kerawanan polisional di lokasi yang sesuai untuk dipertanyakan).

Kabag Ops menambahkan dalam pelaksanaan Operasi Jaran Singgalang 2019. Diperkirakan semua yang terlibat dalam operasi dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga operasi dapat terlaksana dengan Lancar dan Optimal.

 (Mad)

Mahdiyal Hasan SH, Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Barat 

Mitra Rakyat.com ( Sumbar )
Pesta demokrasi telah usai, siapa calon legislatif  (Caleg) pemenang yang berhak secara konstitusi menduduk kursi parlemen telah ditentukan KPU. Namun, menjelang pelantikan esok, ada kisi-kisi maupun teka - teki beredar dilingkungan publik siapa bakal calon pemimpin dirumah wakil rakyat itu.

Seperti isu yang beredar dilingkungan masyarakat Sumbar, siapa bakal calon Pimpinan atau Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD)  Provinsi Sumatera Barat periode 2019-2024. Karena, partai Gerindra sebagai peraih kursi terbanyak, secara otomatis kursi kepemimpinan akan diambil oleh Caleg dari partai yang berlambang kepala berung garuda itu. Teka - tekinya siapa yang akan menduduki kursi tertinggi di DPRD Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sumatera Barat, Mahdiyal Hasan angkat bicara, " terkait siapa yang akan menjadi pimpinan, pasti semua kader partai dan masyarakat menunggu hal demikian. Sebagai partai pemenang Pemilu di Sumatera Barat, DPD Gerindra telah mengusulkan lima nama sebagai kandidatnya, dengan melampirkan segala pertimbangannya" kata Mahdiyal, pada Selasa (27/08) tadi dipadang.

Mahdiyal menyebutkan, "persaingan ketat bakal terjadi, sebab ada lima nama yang berpotensi setara yang diusulkan DPD ke DPP sebagai calon ketua, yakni Desrio Putra, Hidayat, Yusuf Abit, Supardi, dan Ismunandi. Bagaimanapun juga, lanjut Mahdiyal," Tetap Partai Gerindra yang akan memutuskan siapa perwakilan yang akan menduduki kursi pimpinan di DPRD Sumatera Barat ini", cakapnya.

Yang mengambil keputusan DPP, sesuai pertimbangan apa yang akan diambil. Mahdiyal menjelaskan, "Kalau Desrio, pertimbangannya tentu kapasitasnya sebagai Sekretaris Gerindra dan perolehan suara yang signifikan", tuturnya.

Namun, Hidayat berpengalaman di kedewanan, begitu juga Yusuf Abit sebagai Ketua OKK dan konsolidasi dalam pencapaian partai di Pileg dan Pilpres lalu. Lain lagi Ismunandi, politisi paling senior di DPD, karena beliau salah satu tokoh pendiri Gerindra di Sumbar. Terakhir Supardi, anggota dewan Gerindra yang sepak terjangnya yang tidak diragukan lagi,” ungkap Mahdiyal.

“Semua politisi partai memiliki kemampuan dan kapasitas setara untuk menjadi ketua, akan tetapi dan bagaimanpun tetap DPP yang akan menentukan siapa yang lebih pantas dengan bebagai pertimbangan itu,” tambahnya.

Harapannya, "kelima nama politisi dari paratai gerindra berikut kader-kader agar legowo siapa pun nantinya yang akan ditetapkan oleh DPP sebagai pemegang kursi kepemimpinan di DPRD  Provinsi Sumatera Barat,. Sebab hal itu juga berpengaruh dan menyangkut persiapan di Pilkada 2020 nantinya" harap Mahdiyal.

Terakhir dikatakannya, "Inti dari semua itu agar seluruh kader siap apabila dipilih, dan legowo bila tidak terpilih sembari menunggu siapa yang akan ditetapkan atau yang ditunjuk DPP. Sebab ini bersifat urjen, dan tentu keputusan itu akan keluar secepatnya,” pungkasnya. *roel/ikw*




Mitra Rakyat ( Pasaman )
PASAMAN - Setelah sempat terhenti hampir lima bulan, Turnamen CUP II Kampung Tongah Nagari Muaro Tais Kecamatan Mapattunggul Kabupaten Pasaman kembali akan dilanjutkan kembali. Hal itu sesuai kesepakatan belasan club bola yang akan bertanding.

Turnamen CUP II Kampung Tongah sempat terhenti karena terjadi perkelahian suporter dua kejorongan yakni Jorong Benai dan Jorong Muaro Tais. Kesepakatan turnamen dilanjutkan setelah didapat kesepakatan musyawarah yang dipimpin Anggota DPRD Pasaman, Yulisman, AMa bersama Ketua Harian PSSI Pasaman, Desrizal di kantor camat Mapattunggul, Selasa 27 Agustus 2019.

Musyawarah yang menghadirkan 16 manejer club, ketua pemuda, kepala jorong, Sekna dan dihadiri Kapolsek Pintu Padang, Sekcam Mapattunggul, Sekna Muaro Tais berlangsung alot. Rapat dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.40 WIB dengan adu argumen dan diakhiri berbagai kesepakatan.

"Ya benar, rapat berlangsung alot baik antara club dan panitia pelaksana saling adu argumen. Namun rapat bisa dikendalikan dengan penuh kekeluargaan" kata Yulisman.

Menurutnya, setelah mendengar seluruh aspirasi dari masing-masing club bola maka dibuatkan kesepakatan agar tidak terjadi lagi keributan dan perkelahian antar kampung. Kesepakatan itu diantaranya bagi siapa saja pemain, suporter, pelatih, menejer yang memulai perkelagian atau keributan maka club bola yang didukungnya langsung diberi sanksi.

"Sanksi itu berupa menggugurkan club tersebut, kemudian sanksi dari PSSI bahwa club tersebut tidak boleh mengitu pertandingan di Kabupaten Pasaman, baik ditingkat kejorongan, nagari, kecamatan dan kabupaten. Sanksi ini sudah sepakati oleh masing-masing club yang akan bertanding" tegas Yulisman dan Desrizal.

Kemudian, wasit diminta harus netral dalam memimpin pertandingan, kalau ada yang bermain atau berpihak akan diberi sanksi oleh PSSI. Dan panitia pelaksana juga harus tegas serta tidak boleh menjadi menejer dalam club kampungnya.

Dijelaskan Yulisman putra Mapattunggul ini, kesepakatan itu nanti akan ditandatangan masing-masing menejer club bola, peserta rapat, dan panitia pelaksana. Kemudian kesepakatan itu akan disosialisasikan ditengah-tengah masyarakat agar jangan membuat kegaduhan dalam turnamen tersebut.

Sementara itu, Ketua Harian PSSI Pasaman, Desrizal menjelaskan dengan adanya kesepakatan diatas matrai itu maka PSSI kembali memberikan rekomendasi kepada panitia untuk mengurus izin ke Polres Pasaman. Semoga pihak kepolisian nanti memberikan izin keramaian.

Sehingga turnamen bisa dilaksanakan kembali. Dan ia mengajak kepada seluruh masyarakat Mapattunggul untuk saling menjaga dan mensukseskan turnamen ini.

"Kalau masih terjadi keributan maka kita dari PSSI tidak akan memberikan rekomendasi lagi untuk menggelar turnamen di Mapattunggul. Jadi yang rugi adalah Mapattunggul juga nantinya, maka dari itu kita ingatkan agar menjaga ketertiban dalam pertandingan sehingga bisa berjalan dengan lancar" tegas Desrizal.

Turnamen CUP II Kampung Tengah ini memperbutkan total hadiah belasan juta. Dan saat ini masing 16 besar yang akan bertanding.
( mad )


Mitra Rakyat ( Pasaman )
Pasaman -- Anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Eka Hariani Sandra melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mushalla Nurul Hikmah Kampuang Lua Jorong Tanjuang Alai Nagari Pauah Kecamatan Lubuksikaping, Selasa (27/8/2019).

Pada peletakan batu pertama ini, Anggota DPRD Pasaman Daerah Pemilihan (Dapil) I dari Partai Golkar itu didampingi oleh, Ketua Panitia Pembangunan Mushalla, tokoh ninik mamak, alim ulama, urang sumando Kampuang Lua, serta kaum ibu di daerah itu.

Eka Hariani Sandra  dalam kesempatan tersebut mengatakan siap membantu dalam pembangunan Mushalla dikampung halamannya ini. "Mari kita ringankan tangan membantu pembangunan mushalla ini, sehingga umat Islam dapat memanfaatkan untuk beribadah,” kata Eka Hariani Sandra anggota DPRD Pasaman Dapil I yang baru dilantik 12 Agustus 2019 kemarin.

Dikatakannya, pembangunan Mushalla Nurul Hikmah ini wajib kita dukung bersama, olehnya itu dia mengharapkan agar semua pihak dapat memberi dukungan.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah, Yunizar yang akrab dipanggil Pak Can mengatakan pada dasarnya pembangunan sebuah mushalla bertujuan adalah pembinaan ummat khususnya generasi muda, tetap yang utama adalah memanfaatkan mushalla dengan sebaik-baiknya, sekaligus memakmurkannya.

“Saya juga akan siap membantu dan memberi dukungan dalam pembangunan mushalla ini. Direncanakan bangunannya bertingkat, pada lantai satu akan dijadikan tempat berwudhu dan di lantai dua tempat ibadah. Dengan ukuran bangunan 15 meter x 15 meter,” kata Yunizar.

Yunizar juga memberi apresiasi atas pembangunan mushalla yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat di Kampung ini. Menurutnya ini adalah bentuk kemandirian dan keimanan yang kuat dalam masyarakat di daerah Kampung Lua ini.

“Semangat dari masyarakat untuk mendorong pembangunan mushalla ini tampak terlihat,  ini terbukti dengan semangat kegotong royongan masyarakat dalam membangun mushalla ini” jelas Yuzinar.

Pihaknya juga berharap seluruh para dermawan dan masyarakat setempat untuk terus menyumbangkan hartanya di jalan Allah. Mustahil mushalla terbangun tanpa dukungan kita semua.

"Harapan kita tentu pembangunan mushalla ini dapat segera dirampungkan dalam waktu tidak terlalu lama sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat," tukasnya. (Mad)



Mitra Rakyat ( Pasaman )
Pasaman -- Sebuah Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS) akan bermutu jika terdapat pengakuan dan penilaian dari beberapa pihak yang berwenang yang disebut akreditasi, Audit syariah dan verifikasi Lembaga Pengelola Zakat. Pemerintah melakukan akreditasi untuk menilai kelayakan program Baznas dalam rangka meningkatkan mutu  Baznas secara bertahap, terencana dan terukur.

Baznas Kabupaten Pasaman Dikunjungi Tim Akreditasi, Audit Syariah dan Verifikasi Lembaga Pengelolaan Zakat Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, senin (26/8/2019).

Tim tersebut langsung dipimpin Kasi  Pengelolaan Zakat M. Rifki, M. Ag beserta rombongan, dan di Dampingi Kemenag Pasaman yang diwakili Kepala Seksi Penyelenggaraan Syari'ah H. Yulius Sabri ,S. Ag,

Ketua Baznas Pasaman, Ust. H. Syafrizal Sf, SIQ, M. MPd, MA  menjawab semua pertanyaan Tim Akreditasi, Audit Syariah dan Verifikasi Lembaga Pengelolaan Zakat Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat  .

Ketua Baznas memaparkan dengan jelas dan rinci semua pertanyaan tim Audit Syariah itu, sekaligus menunjukkan bukti bukti tertulis yang sudah dilakukan Baznas selama  Dua Tahun Delapan Bulan selama kepemimpinan beliau.

Ada 8 Poin yang di audit oleh Tim Audit Syar'i dan Tim Verifikasi itu, 1. Akta Pendirian Badan Hukum, 2. Surat Izin Pendirian Lembaga Zakat, 3. Daftar Muzaki, 4. Daftar Sarana dan Prasarana / Aset yg dimiliki, 5.  Dokumen Struktur Kepengurusan / Daftar Gaji, SOP Kepegawaian mulai dari tingkat pimpinan hingga pelaksana, 6. Laporan Keuangan yang sudah di audit baik audit internal maupun Kantor Akuntan Publik, 7. Dokumen rancangan strategis lembaga dan program kerja lainnya, 8. Dokumen atau hal lain yang diperlukan sesuai instrumen.

Kemudian tim juga menanyakan  Program Unggulan Baznas dan bantuan beasiswa gratis binaan Baznas yang mewajibkan menghafal qur'an 5 ayat satu hari, satu bulan 150 ayat lebih dari saju juz, kemudian mahasiswa wajib hapal hadis arbain dan nilai  ( IP ) diatas 3.00 alhamdulilah mahasiswa kurang mampu binaan Baznas yg di Yappas satu orang jurusan hukum 4.00 IP nya atas nama Tia Wulandari dan 6 Orang mahasiswa STAI.

Bukan itu saja, tim juga menanyakan program Zakat Produktif yang sudah dilakukan Baznas Pasaman, kemudian kerjasama Baznas dengan Perantau yang membangun Pesantren Tahfidz dan Rumah Tahfidz disetiap Nagari.
(Mad)




Mitra Rakyat ( Pasaman )
Pasaman - Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat kembali menyalurkan bantuan sebesar Rp72,2 Juta kepada 174 orang warga miskin di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti.

Ketua Baznas Pasaman, Syafrizal mengatakan bantuan zakat kepada ratusan mustahik tersebut terbagi atas biaya hidup warga miskin, orang tua jompo, hingga Beasiswa.

"Untuk biaya hidup warga miskin sebanyak 23 orang, Orang tua Jompo 29 orang, bantuan Modal usaha 48 orang, Beasiswa 64 orang, dan bantuan Berobat 10 orang. Sehingga total penerima 174 orang dengan jumlah bantuan sekitar Rp72,2 Juta," kata Syafrizal, Jumat (23/8/2019).

Syafrizal menyebutkan sebelumnya Baznas Pasaman juga telah memberikan Beasiswa sebanyak dua puluh orang di SMPN I Panti.

"Kemudian Dua Nagari di Kecamatan Panti diantaranya Nagari Panti dan Nagari Panti Timur. Selain itu kedepan Baznas Pasaman berencana akan Mendirikan Pondok Pesantren dan tahfiz Quran di setiap Nagari," katanya.

Pihaknya meminta dukungan kepada masyarakat setempat agar rencana tersebut dapat terealisasi dan mohon dukungan bersama.

"Kita ingin kedepan untuk mencetak hafidz Qur'an di setiap Nagari di Pasaman. Makanya dengan keberadaan pondok tahfidz Qur'an di setiap Nagari ini dapat menjadi motor penggerak target kita ini," ungkapnya.

Sementata Wali Nagari Panti Selatan, Azwir  Karim menyebutkan pemberian dan pengajuan Bantuan tesebut kepada Baznas Pasaman sudah sesuai dengan pengajuan masing-masing masyarakat.

"Kemudian terlebih dahulu di laksanakan survey kelayakan terhadap penerima bantuan. Kami menilai apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. Dalam hal ini tidak ada pilih kasih, semua sudah ada aturannya," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahkan ada penerima yang sudah mengajukan sejak tahun 2017. "Terkait dengan hal tersebut Pihak Baznas Pasaman punya keterbatasan dana, sehingga tidak mungkin melayani semua yang mengajukan terkhusus untuk Panti selatan,"katanya.

Pihaknya juga menghimbau kiranya bagi masyarakat yang sudah menerima bantuan untuk mensyukurinya dan memanfaatkannya terhadap pemenuhan kebutuhan yang prioritas.
(Mad)

Proyek Jalan Teluk Bayur - Nipah - Purus DAK (P.098), diduga Langgar Spesifikasi 

Mitra Rakyat.com(Padang)
Menyoal dugaan pelanggaran pada pelaksanaan pekerjaan peningkatan atau pembangunan jalan provinsi Teluk Bayur-Nipah-Purus DAK (P.098), proyek bernomor kontrak 620/20/KTR-VM/2019, dengan nilai Rp 7.217.378.978.00, lama masa pekerjaan 210 hari kalender, dimulai pada 28 Mai 2019, disinyalir beraroma persekongkolan yang terindikasi rugikan uang negara.

Berita Terkait : Menyigi Proyek Jalan Teluk Bayur-Nipah-Purus PT.Dhamor Utama  

Pasalnya, jalan yang kerjakan  sepanjang 1400 meter oleh PT.Dhamor Utama  dan diawasi PT. Alocita Mandiri kuat dugaan langgar spesifikasi dalam penggunaan material batu pecahan pada pekerjaan perkerasan badan jalan dimaksud.

Sebelumnya, pada hari Kamis (01/08/2019) waktu lalu, terpantau beberapa awak media saat dilokasi kegiatan, ditemukan, untuk perkerasan badan jalan kontraktor memakai batu pecahan gunung dengan ukuran besar, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang semestinya.

Kemudian saat dikonfirmasi kepada Bambang selaku pengawas lapangan dari PT. Alocita Mandiri mengatakan, " timbunan untuk perkersan jalan ini adalah pilihan, dengan kelas dan kualitas terbaik oleh rekanan (PT.Dhamor Utama). Bahkan Bambang berani menjamin kalau kulaitasnya lebih baik dari yang ada didokumen, kata Bambang pada saat itu.

Namun lain halnya dengan Syaiful selaku sheet maneger(SM) dari PT. Dhamor Utama, yang saat itu tidak ada dilapangan. Waktu dikonfrotir via WhatsApp nya 0823-8257-10xx pada hari yang sama memilih tidak menjawab konfirmasi media meskipun sudah dibaca.

Dilain pihak menilai, "dengan tidak koperatif nya SM tersebut (Syaiful) saat dikonfirmasi media menujukan kalau proyek itu diduga ada apa-apanya", kata salah satu anggota Gapensi Sumbar yang tidak ingin namanya untuk dituliskan, pada Kamis (22/08) kemarin di kawasan kantor Gapensi Sumbar, jalan Khatib Sulaiman Padang.

Menurutnya, secara visual gambar material yang dipakai sebagai perkerasan badan jalan tidak boleh digunakan. Sebab, dengan ilmu sipil yang dimilikinya dan secara aturan, batu pecahan gunung yang besar itu termasuk kelas S, artinya itu hanya boleh digunakan untuk perkerasan bahu jalan, bukan badan jalan, jelasnya.

Selanjutnya menurut pengusaha kontruksi tersebut ada aroma persekongkolan yang rugikan uang negara, sebab, "material batu pecahan kelas S tidak boleh dipakai pada pekerjaan yang menggunakan APBN (DAK), anehnya kok bisa luput dari pengawasan dinas terkait, tukasnya.

Sebagaimana telah dipahami bahwa yang dimaksud dengan perkerasan adalah lapisan atas dari badan jalan yang dibuat dari bahan-bahan khusus yang bersifat baik atau konstruktif dari badan jalannya sendiri, agar jalan yang dibangun bisa bertahan lama, tandasnya.

Terakhir dikatakannya, "persyaratan umum dari suatu jalan adalah dapatnya menyediakan lapisan permukaan yang selalu rata dan kuat, serta menjamin keamanan yang tinggi untuk masa hidup yang cukup lama, dan yang memerlukan pemeliharaan yang sekecil-kecilnya dalam berbagai cuaca, karena jalan juga aset negara yang harus dijaga dan dipelihara secara rutin, pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak media masih upaya mengkonfirmasi pihak terkait lainnya. * tim /ikw *


Mitra Rakyat ( Pasaman)
Pasaman -- Ketua Baznas Pasaman Ust. H. Syafrizal Sf, SIQ, S.Ag,M.MPd, MA, Memberikan Pembinaan Akhlak, Motivasi dihadapan Ratusan Siswa SMPN 1 Panti Kabupaten Pasaman, dalam rangkaian acara Pendistribusian Zakat di Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman, Jumat (23/8/2019).

Dalam tausyiah ustadz H. Syafrizal dan sekaligus dosen STAI / Yappas Lubuk Sikaping ini, dengan gaya ceramah beliau yg kocak serta diselingi dengan lagu religi beliau, membuat siswa SMPN 1 Panti  ini semakin serius mendengarkan Tausyiah.

ketua umum Dai Daiyah BKMT Sumbar ini menyampaikan kunci sukses yang di contohkan Rasulullah SAW, yang beliau petik dalam Qs, Ali Imran ayat 159 , Menimbulkan rasa kasih sayang diantara siswa, guru dan lingkungan sekolah, lemah lembut, pemaaf, tekun beribadah, berdiskusi dan bertawakal setelah usaha maksimal.

Selanjutnya dewan penyantun LKAAM Pasaman ini langsung lakukan tes hafalan siswa, yg disaksikan Kepala sekolah, Waka sekolah dan Majelis Guru.

Setelah dari SMPN 1 Panti ustadz multitalenta ini melanjutkan agendanya kemasjid Fattunnur petok, untuk pendistribusian Zakat, serta dilanjutkan dengan Safari Jum'at ke Masjid Raya Tombongen, siap ba'da Jum'at beliau melanjutkan Pembinaan Tahfidz Qur'an di MDA Istiqomah, Ampang Gadang.
(Mad)


Mitra Rakyat.com(Padang)
Tujuan pembanguan shelter oleh negara sebagai Tempat Evakuasi Sementara (TES) atau biasa disebut shelter. Bangunan TES berfungsi sebagai tempat penampungan sementara untuk menyelamatkan jiwa masyarakat ketika terjadi tsunami, yang digunakan paling lama 2 jam setelah kejadian  dan bukan merupakan tempat pengungsian.

Namun, apabila stunami yang dikhawatirkan belum datang dan kemudian shalter dibangun tersebut sudah mulai rusak, apakah negara juga menganggarkan untuk perawatannya..?, tanya salah seorang pengunjung shelter yang juga sejalur dengan bangunan Dinas Kebudayaan Prov.Sumbar,  pada Kamis (01/08/2019) beberapa waktu lalu dipadang.

Pengunjung yang akrab disapa Danil mengatakan," untuk pembangunan shelter tersebut, negara sudah gelontorkan uang mecapai puluhan milyar" sebut Danil.

Mustahil juga, kalau untuk perawatannya negara enggan keluarkan dana yang mungkin tidak sebesar pembangunan awal, sebutnya lagi.

Sebab, akan sia-sia saja uang telah dihabiskan pada masa pembangunan nya, kalau tidak diringi dengan anggaran untuk perawatan nya, kata Danil lagi.

Itulah saat ini kondisi shelter dengan dwi fungsi bersamaan dengan Dinas Kebudayaan Prov.Sumbar tersebut, lanjut Danil,"  atap atau lotengnya sudah rusak. Rangka baja sebagai penahan atap dan loteng sudah banyak yang rusak" tutupnya.

Pagar shelter karatan menuju keropos dan tulangan rangka baja keluar menembus loteng

Hal senada juga diungkapakan oleh salah seorang pengunjung lainnya, pada Kamis (22/08) tadi. "Begitu juga pada pagar shelter  sebagai pengaman pengguna agar tidak mudah jatuh sudah banyak karatan", sebut pengunjung yang tidak ingin namanya dituliskan itu.

Andaikan kalau kita kedatangan tsunami yang tidak diduga-duga atau dadakan, sementara kondisi shelter dalam keadaan rusak karena tidak dirawat, jangan sampai korban berjatuhan bukan ulah tsunami, namun disebabkan oleh kondisi shelter yang tidak kondusif, kalau seperti itu siapa yang akan disalahkan, tukasnya.

Terkahir dikatannya, sebagai salah satu warga kota padang ini berharap kepada pihak yang berkompeten dalam menangani perawatan shelter tersebut untuk melakukan pekerjaan perawatan  sesegara mungkin,  tanpa harus terjdi tsunami dulu,karena lebih cepat lebih baik, pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan pihak media masi upaya konfirmasi pihak terkait lainnya. *roel /ikw*

Anggota Klub Motor Blaster saat Foto Bersama
Mitra Rakyat.com (Padang)
Dalam rangka meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun, klub Motor Blaster Kota Padang lakukan kegiatan  Touring Ke Pulau Mandeh.
Touring yang dilaksanakan tersebut, selain menjaga silaturahmi sesama anggota juga bertujuan untuk olah raga yang diagenda setiap 3 bulan sekali, kata Ketua Umum Blaster Firman Hendri, pada Minggu (18/08) dipadang.

Anggota Klub Motor Blaster saat Touring menuju Pulau Madeh
"Touring mulai star dari Sekretariat Klub BlasterPadang, Jalan Raden Saleh No. 13 B Padang, langsung menuju kawasan Mande", tuturnya lagi.

Juga selain touring, banyak lagi acara yang lain di laksanakan di cafe Manjuto tempat tujuan. Berbagai pertandinganpun diadakan demi keikutsertaan anggota klub motor dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan 17 Agustus 1945, sebut Firman.

"Diantaranya, lomba pacu karung, lomba makan kerupuk serta tarik tambang. Pesertanya didominasi keluarga besar Blaster, dan yang menang mendapat hadiah", ungkap Ketua tersebut.

Diwaktu yang sama, Ketua Umum Blaster yang akrab disapa Andi Kamba menambahkan, "Klub Motor Blaster yang berdiri sejak tahun 82 ini juga akan melaksanakan iven balap motor, Motocross atau Grastrack dalam waktu dekat ini", kata Ketum itu.

Andi sangat optimis bisa menggaet pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan investor  untuk mewujudkan keinginan Klub Blaster memiliki sirkuit yang permanen, impian ini Insya Allah akan segera kita wujudkan, cakapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Harian Klub Blaster ,Shania Putra yang akrab dipanggil An Carpoel,dikatakan nya "Klub Blaster adalah Klub Motor tertua di kota padang, tentunya kita akan menjaga keutuhan Klub ini sampai lahir generasi penerus, sehingga bisa dikenang menjadi Legendaris Klub Motor era 80 an, katanya singkat.
(Jovi)



Mitra Rakyat ( Pasaman )

Pasaman -- Setelah Menghadiri acara Pengajian Wirid Yasin dan Majelis Ta'lim se-Kabupaten Pasaman,  Ketua Baznas Pasaman Ustadz H. Syafrizal Sf, SIQ, M. MPd, MA langsung meninjau Usaha Kecil Menengah UKM Pembuatan Roti Donat di Jorong Kubu Padang Beriang Padang Gelugur,Rabu (21/8/2019).

Ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan tujuan Baznas Pasaman untuk menjadikan Mustahik ( Penerima Zakat)  menjadi  ( Muzakki  ) Pemberi Zakat.

Target kita ada lima kepada Mustahik kata Ustadz H. Syafrizal Ketua Baznas Pasaman " Kita Rubah Ekonomi nya, Kita Perbaiki ibadahnya, Kita benarkan Akidah dan Akhlak nya serta kita jalin Ukhuwah dan Mu'amalah nya".

Insyaallah kita akan bina terus UKM ini, sampai target kita kepada Mustahik itu tercapai  "SATU Keluarga, SATU Sarjana dan SATU Kelg SATU Tulang Punggung Ekonomi Keluarga",

Zakat Produktif ini merupakan Salah Satu Program unggulan Baznas Pasaman yang di berikan kepada Mustahik, ungkap Ketua Baznas Pasaman.

(Mad)


Mitra Rakyat ( Pasaman )
Pasaman -- Perkumpulan Rabithah Wirid Yasin (RAWIYA) Kabupaten Pasaman melakukan pertemuan rutin Rabu,  (21/8/2019) di Masjid Raya Binubu Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman.

Ketua Baznas Pasaman Ustadz H. Syafrizal Sf, SIQ, M. MPd, MA turut menghadiri Pengajian bulanan Rabithah Wirid Yasin dan Majelis Ta'lim se Kabupaten Pasaman di Masjid Raya Binubu Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman tersebut.

Acara inipun dihadiri Ibu Hj. Nevi Irwan Prayitno, Ketua GOW Pasaman Ibu Mira Atos Pratama, Ketua Wirid Yasin Pasaman H. Anwir Salam, S. Sos beserta Pengurus dan ribuan jamaah.

H. Syafrizal Sf, SIQ, M, MPd, MA Ustadz Kondang yang juga Multitalenta ini mengawali sambutannya dengan menyanyikan senandung religi sebagai ciri khas beliau disetiap acara dan Tabligh Akbar, Ustadz H. Syafrizal ini juga Dosen STAI dan Yappas Lubuk Sikaping.

Ustadz ini memotivasi jamaah yang hadir terutama yang lanjut usia seperti ibu Syamsimar sudah berumur 80 Tahun tetap semangat untuk mengadiri pengajian setiap bulan yang tempat pelaksanaannya digelar disetiap kecamatan.

Baznas Pasaman dengan Program " Pasaman Peduli"  memberikan bantuan 5 orang lansia perkecamatan yang rajin hadir, sholat berjamaah dan hafalan surat yasin, bantuan ini langsung diserahkan oleh ibu Hj. Nevi Irwan Prayitno yang baru terpilih sebagai Anggota DPR -RI. 

Sementara itu Ustadz H. Zul Fahmi dalam ceramahnya, menyampaikan bagaimana menjadikan " Rumah Tangga yang Sakinah dalam Ridho Allah".

Ketua Wirid Yasin H. Anwir Salam, menyampaikan Ucapan terima kasih atas kehadiran ibu Hj. Nevi, Ibu Mira, dan terlebih Ketua Baznas Pasaman yang setiap saat dirindukan jamaah dengan ke Qarian beliau apa lagi sentuhan irama padang pasir dengan lagu religi nya.

(Mad)


Mitra Rakyat (Pasaman)

Pasaman, - Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Sikaping mengadakan kegiatan Pelatihan Keterampilan Seft di program BLK Lubuk Sikaping Kementrian Ketenagakerjaan RI yang bertempat di aula Dinas Perdagangan, Senin (19/8/2019).

Tema pelatihan meningkatkan Kualitas Penampilan dan Sikap Profesionalisme. Diikuti oleh 80 orang dengan 5 bidang pelatihan dan masing - masing 16 orang setiap bidang.

KETUA Baznas Pasaman Ust. H. Syafrizal Sf, SIQ, M. MPd, sebagai Narasumber berikan materi  Softskiil kepada peserta Pelatihan Berbasis Kopetensi di BLK Dinas Perdagangan Pasaman,  dalam materi ustadz yg juga Dosen ini menyampaikan, Perlunya keseimbangan Skiil dan Softskiil, dan dalam islam juga dianjurkan keseimbangan Ke Ahlian Jasmani dan kestabilan rohani.

Sekretaris Umum BKMT Sumbar ini,  memberikan Tip Sukses Dunia dan Akhirat,  yg sesungguhnya sudah di contohkan oleh Nabi Muhammad Saw,  beliau adalah Uswah dan idola Dunia Akhirat,  secara keduniaan beliau seorang Pengusaha dan Pemimpin yang sukses serta di akhirat dengan Amalan dan ibadah yang beliau lakukan sudah di jamin masuk sorga, dan ini sudah diikuti oleh sahabat beliau.

Kepala BLK / SLB Pasaman Haryadi,  menyampaikan semenjak beliau diamanahkan di SKB ini, kita sudah rancang Program ini, untuk melahirkan generasi yang handal, mandiri yang mempunyai dedikasi akhlaq yg mulia, maka kami bersyukur dan berterima kasih kepada Abangda saya Ketua Baznas Pasaman, yang semenjak 2018 yang lalu meluangkan waktu nya untuk memberikan materi.

 Adapun bidang pelatihan kali ini yaitu, Bordir, Desain Grafis, Perakitan Komputer, Pembuatan Kabinet Operator dan Pemeliharaan Berkala Sepeda Motor.

Malah kami sangat bersyukur apa yang disampaikan ketua Baznas tadi, bagi peserta yg sudah mahir akan diberi bantuan modal, jadi sekali lagi kami ucapkan ribuan terima kasih kepada Ketua Baznas Pasaman yg penuh dgn INOVASI ini.

Di acara itu Ketua Baznas Pasaman berikan Bonus Buku dan Qur'an kepada peserta yg mampu tampil dan menjawab pertanyaan.

(Mad)


Mitra Rakyat (Pasaman)

Pasaman -- Seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan RI yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus.

Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan RI juga terlihat dari pemasangan bendera berwarna merah putih, umbul-umbul, dan lampu berwarna-warni.

Momen Hari Kemerdekaan ini juga dianggap sebagai pengingat perjuangan para pahlawan. Para pahlawan telah berjuang mati-matian untuk memperjuangkan kemerdekaan dari penjajah.

Menurut Ust. H. Syafrizal Sf, SIQ, M. MPd, MA ketua Baznas Pasaman Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan , Ada Tiga yg harus kita lakukan, Salah satu Asbabun Nuzul Surat An Nashr,  bahwa ketika Fathul Makah,  yg mana sebelumnya Nabi,mencari nafkah tdk nyaman, beribadah tidak khusuk, anak dan istri tersiksa.

selaku Pemuda yg dilahirkan di Kota Mekah, bukan hanya terbebas nya dari Penindasan dari Penjajah,  tapi lebih dari itu, Allah Berfirman  " Jika datang kemenangan pertolongan, engkau lihat manusia berbondong bondong masuk agama allah".

Ada tiga yg harus kita lakukan  :
1.Fasabbih  ( bertasbih dgn memuji allah  ) karena secara logika tidak mungkin bambu runcing bisa mengalahkan meriam belanda. maka dalam pembukaan Undang undang dasar pada alinia ke empat ditulis berkat rahmat allah...
2. Dengan berIstigfar.
3. Bertaubat kepada allah.

Kita terasa nyaman beraktifitas, beribadah dan mencari nafkah, ini yang perlu kita syukuri, salah satu nikmat kemerdekaan itu, jika kita bandingkan dgn saudara kita di negara lain, jangankan untuk mencari makan, memakan makanan itu pun tdk nyaman,  Dirgahayu  RI ke 74 thn  2019, ucap Ust. H. Syafrizal Sf, SIQ, M. MPd, MA.
(Mad)



Mitra Rakyat (Pasaman)

Pasaman -- Forum Mahasiswa Tigonagari (Formatig) Kabupaten Pasaman bekerjasama dengan Polsek Tigonagari dan dibantu mahasiswa KKN UIN IB Padang, menggelar Sosialisasi Anti Narkoba terhadap kalangan pelajar SLTP dan SLTA di daerah itu.

Sosialisasi Anti narkoba itu dilaksanakan di Aula SMAN 1 Tigonagari pada, Kamis (15/8) dengan melibatkan sebanyak 70 orang peserta yang berasal dari berbagai sekolah yakni pelajar SMA 1 Tigonagari, siswa SMPN 1 Tigonagari, SMPN 2 Tigonagari, dan MTsN Tigonagari.

Dihadapan puluhan siswa, Kapolsek Tigonagari Iptu Tirto Edhi selaku narasumber memberikan materi kepada puluhan pelajar tentang "Pengenalan narkoba dan Dampaknya".

Dalam paparannya, Kapolsek menyebutkan belakangan ini dampak dari narkoba sangat besar terhadap kelangsungan sebuah bangsa. Generasi emas atau milenial adalah sasaran yang dianggap sangat rawan. Untuk itu, butuh tindakan nyata di lapangan, sinergitas semua pihak agar anak-anak bangsa dapat terselamatkan melalui upaya pencegahan dini.

"Kita juga sangat mengapresiasi atas kegiatan yang telah digagas oleh Formatig yang bekerjasama dengan Polsek Tigonagari ini, karena mahasiswa dari Tigonagari ini peduli terhadap Narkoba," ucapnya.

Kedepan, kata Tirto pihaknya akan terus bekerjasama dengan Formatig untuk melaksanakan  kegiatan sosialisasi lainnya seperti kegiatan sosialisasi tertib lalu lintas, dan kenakalan Remaja.

Camat Tigonagari, Darmawi yang hadir dalam kesempatan itu sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh adek-adek mahasiswa yang terhimpun dalam Formatig ini. "Kegiatan ini sangat positif sekali dilaksanakan, dan Insya Allah, kita akan senantiasa mendukung kegiatan kemahasiswaan, terutama dalam kegiatan sosialisasi narkoba dan penyakit masyarakat (Pekat) lainnya. Dengan sosialisasi ini, kita harapkan masyarakat Tigonagari bebas dari Narkoba dan pekat," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Formatig Hendriko Saputra didampingi Ketua panitia Kardi Maulana mengatakan, Mahasiswa Tigo Nagari berperan penting dalam menjaga generasi muda baik masalah anti narkoba maupun penyakit masyarakat lainnya.

Hendriko Saputra menyebutkan, sosialisasi  ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap generasi muda Tigonagari, karna pemuda adalah generasi pelanjut estafet kepemimpinan kedepannya. "Selain itu, acara ini juga tidak terlepas dari dukungan seluruh panitia dan mahasiswa KKN UIN IB Padang sehingga sosialisasi Anti Narkoba ini dapat terlaksana dengan baik," terangnya.

Katanya, di Indonesia, hari ini salah satu musuh terbesar generasi muda adalah narkoba. Kita tidak mau generasi muda Tigonagari terlibat dalam hal-hal yang merusak ini.

Selaku ketua umum Formatig saya mengajak kepada semua pihak untuk mengawasi generasi muda Pasaman, khusunya Tigonagari sehingga terhindar dari obat-obat terlarang ini.

“Harapkan kami ke depannya Narkoba tidak lagi dapat menyentuh generasi muda terutama anak-anak Sekolah usia dini,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Pasaman yang bedumisili di Tigonagari, Kanit Bimmas Polsek Tigonagari, UPT SMA dan SMP kecamatanbTigonagari, para mahasiswa  dan puluhan pelajar lainnya. (Mad)



Mitra Rakyat.com(Sumbar)
Untuk kelima kalinya, tahun 2019 ini, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat kembali menggelar Minangkabau Fashion Festival dengan tema ""re-incarnation" (mambangkik batang tarandam) yang dibuka oleh Ketua Dekranasda Sumbar Nevi Irwan Prayitno.

Dalam sambutannya Nevi Irwan Prayitno mengatakan terselenggaranya kegiatan ini bertujuan untuk mencari desainer muda berbakat dalam bidang fashion. Dan dengan semakin maraknya fashion dibidang muslim di tahun ini dan ditahun mendatang, semakin banyak desainer muda yang bermunculan untuk meramaikan fashion Muslim karena usia muda memiliki sisi dan pemikiran yang lebih kreatif dan produktif. 

Kegiatan ini sesuai dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang selalu memprioritaskan sektor fashion dalam pengembangan ekonomi kreatif kedepannya, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Minangkabau Fashion Festival. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kekayaan dan keunikan ragam hias, songket, batik minang, dan tenun yang dimilki oleh 19 Kabupaten /Kota di Sumatera Barat yang dikembangkan dalam desain motif kain dan kreasi busana yang mencerminkan ciri khas Minangkabau Fashion Festival tahun 2019 menggelar 4 perlombaan yaitu: Kreasi Busana, Pengantin Tradisional Minangkabau, Kreasi Baju Muslim (Pesta), Desain Motif Batik Minang, dan Desain Asesoris Minang Modifikasi. 

Dijelaskan Nevi, yang beda pada tahun sebelumnya, ada satu kategori baru yang dimunculkan tahun ini yaitu "Desain Asesoris Minang Modifikasi" ke perlombaan karena di dalam dunia busana asesoris merupakan pendukung kelengkapan berpakaian. Bentuk asesoris bermacam - macam dan tergantung waktu pemakainya serta bentuk pakain yang dipakainya. Asesoris yang dimaksud dapat berupa : Galang (gelang), anting-anting, dukuah (kalung), suntiang anak daro (mahkota), sepatu, dan sebagainya yang dibuat dari bahan lokal yang dikombinasikan dengan bahan lainnya. Tahapan-tahapan Lomba Minangkabau Fashion Festival adalah :


Pertama : diawali dengan seleksi desain peserta dengan memilih 10 desain peserta dari masing-masing kategori lomba. Telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2019 di Dinas Pariwisata Prov.Sumbar.

Kedua : interview atau wawancara antara peserta dengan dewan jumitetan dilaksanakan pada tanggal 16-17 Juli 2019 bertempat di Dians Pariwisata Prov.Sumbar Ketiga : grand final dengan menampilkan karya seluruh peserta dalam bentuk busana dan asesoris pada tanggal 15 Agustus 2019 bertempat di Kyriad bumiminang Hotel Padang.

Pada malam grand final akan dimeriahkan dengan Pagelaran Busana Rancangan Desainer Tamu dari 7 (tujuh) orang desainer yaitu : Dodi Rahman, Yadirsyah Zunur, Resi Dona, Merona, Adith Tritama, Andri Tanzil, dan Twinz Counture. Para Juara I, II, dan III akan dibawa ke Jakarta pada kegiatan Indonesia Modest Fashion Week (IMFW) tanggal 16-20 Oktober 2019 mendatang.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Oni Yulfian dalam sambutannya berharap pada kegiatan Minangkabau Fashion Festival, akan dapat melahirkan desainer muda yang kreatif.. Karena kita tahu Sumatera Barat sangat kaya akan ragam pakain adat yang ada, Tentunya dengan kekayaan tersebut dapat dijadikan manfaat bagi desainer dan pengrajin dalam mengasah kemampuan mereka.

Selain itu, melalui kegiatan ini hendaknya menjadi ajang transaski dan bisnis yang baik juga antara desainer dan pengrajin, sehingga bisa menjadi saling memperkuat baik mode maupun dari segi bisnisnya, harap Oni.
Dan tidak lupa ucapan terimakasih kepada seluruh Dekranasda se-Sumatera Barat yang dengan antusias telah mendukung kegiatan festifal ini. Mudah-mudahan kegiatan ini akan terus berkembang, dengan melahirkam desainer2 Sumbar yang berkiprah ditingkat Internasional.


Mitra Rakyat.com(Padang)
Kelurahan Batang Arau yang memilki pesona pemandangan alam nan indah rupawan akan segera digerumuni wisatawan dunia. Dengan posisi nya yang strategis, desa Batang Arau diprediksi akan menjadi salah satu tujuan para traveling dan pecinta alam dari manca negara.

Pembangunan infrstruktur yang sedang berjalan di Kelurahan tersebut, merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam program mensejahterkan rakyatnya. 

Kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada dikelurahan itu adalah satu dari sejumlah upaya strategis Kement PUPERA, Dirjen Cipta Karya, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah  Sumbar sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.

Dalam mempercepat penanganannya, permukiman kumuh yang tersebar di negeri ini dan menyulapnya menjadi salah satu destinasi wisata di daerah Sumbar ini, pada tahun 2018 sudah mulai dilaksanakan.

Dengan cara membangun sistem memfasilitasi pemerintah daerah dan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peranan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat jadi pola jitu Dirjen Cipta Karya Kement PUPERA dalam menjalani nya.

Dan tahun ini (2019), kelurahan yang memiliki pesona alam yang indah rupawan itu kembali dilanjutkan dalam  pembangunannya. Sebagai implementasi percepatan penanganan kawasan kumuh dikelurahan tersebut,kemudian demi mendapatkan kualitas yang diharapkan, dinas terkait  akan  terus  memonitoring dan mengevaluasi secara berkala. Guna memastikan ketepatan kualitas dan sasaran kegiatan, agar terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, dan produktif seperti yang dicita-citakan.

Memperbaiki akses masyarakat terhadap infrastruktur dan fasilitas pelayanan di permukiman kumuh perkotaan dalam mencapai kesejahteraan masyarakat di perkotaan melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, berbasis masyarakat, dan partisipasi pemerintah daerah tersebut adalah program pemerintah yang akan terus berkelanjutan.

Mantapnya, ditahun ini lanjutan pekerjaan pembangunan infrastruktur dibatang Arau ini kembali ditangani oleh pihak kontraktor yang memiki keahlian seperti yang dibutuhkan, seperti tahun sebelumnya.

Semoga Kelurahan Batang Arau benar-benar menjadi salah satu tujuan wisata para pelancong dunia. *roel/tim ikw*



Mitra Rakyat (Pasaman)
Pasaman -- Miris, 74 tahun Indonesia merdeka, ternyata masih ada saja warga yang hidupnya terlunta-lunta tanpa rumah di Kabupaten Pasaman. Seperti yang dialami, Syamsumar (62), pria paruh baya kelahiran 10 Mei 1957.

Sehari-harinya, Syamsumar hanya memanfaatkan loteng gapura disebuah tempat pemakaman umum (TPU) ditengah pusat Kota Lubuksikaping. Tepatnya di pandam pekuburan milik kaum di Kampung Taji, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuksikaping.

Loteng gapura itu ia jadikan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat berlindung dari panas dan hujan yang mendera.

Biasanya, gapura ini oleh warga setempat dijadikan sebagai tempat untuk menggelar pengajian saat menggelar ziarah kubur serta juga dijadikan sebagai tempat istirahat bagi warga saat prosesi pemakaman berlangsung.

Kondisi ekononomi yang sulit membuat pria kelahiran Kajai, Pasaman Barat itu tidak mampu menempati tempat tinggal yang layak untuk dirinya. Usut punya usut, menjadikan gapura sebagai tempat tinggalnya ternyata sudah lima tahun dilakukan.

Fakta miris soal kehidupan Syamsumar pertama kali diungkap oleh Ketua Baznas Kabupaten Pasaman, Ustadz Syafrizal bersama timnya. Lewat informasi dari masyarakat, Syafrizal langsung menindaklanjutinya dengan cara turun langsung, mendatangi pria malang itu ke lokasi TPU tersebut.

Syamsumar mengaku, bahwa ia hidup sebatang kara di Pasaman. Ia menceritakan, pernah memiliki istri dari Padang Sarai, Lubuksikaping, sebelum bercerai beberapa tahun lalu. Dari pernikahan itu, ia memiliki lima orang anak.

"Anak-anak saya semua ada yang tinggal sama mantan istri. Ada yang pergi merantau. Disini, saya cuma sendiri," akunya.

Ia mengatakan, terpaksa bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Mulai dari membersihkan makam di TPU itu, menyabit rumput hingga membersihkan ladang orang dia lakukan.

Namun, terkadang upah yang ia terima atas jasanya itu malah bukan uang, melainkan hanya sebungkus nasi dan hanya ucapan terimakasih.

"Jangankan mematok upah, dapat makan sehari-hari dari warga sudah bersyukur," imbuhnya.

Lanjut Syamsumar, untuk tidur di gapura itu ia harus memanjat tiang. Ia tidur beralaskan tikar dan kasur palembang pemberian warga sekitar. Memanjat, harus ia lakukan agar terhindar dari terpaan hujan dan angin malam.

"Tidur dengan cara manjat. Diatas memang sempit, tapi itu sudah biasa bagi saya," ujarnya.

Masih adanya warga penyandang tuna wisma di Pasaman membuat Ketua Baznas ini miris. Padahal, kata Syafrizal, Indonesia sudah merdeka puluhan tahun. Dan, tahun ini akan merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-74 tahun.

Hal itu disampaikan Ustad Syafrizal usai bertemu Syamsumar yang tengah tidur pulas diatas loteng gapura berukuran 1,5x2 meter. Tempat yang tidak layak sebenarnya dijadikan sebagai tempat tinggal.

Mengenakan kaos merah lusuh, Syamsumar turun dari atas loteng yang dia tempati setiap hari, usai dibangunkan oleh Ustadz Syafrizal beserta rombongan yang datang berkunjung guna melihat keadaannya secara langsung.

Kegetiran hidup yang dialami Syamsumar, membuat Ketua Baznas Pasaman ini terketuk. Ia pun berencana membangunkan rumah sederhana untuk Syamsumar disudut pandam pekuburan (TPU) itu.

"Tapi kita tidak bisa sembarang bangun. Terlebih dahulu harus ada restu dari jorong, Walinagari dan kaum pemilik pandam pekuburan itu," ujar Syafrizal.

Jika izin sudah didapatkan, pihaknya akan mendirikan bangunan di TPU itu untuk tempat Syamsumar berteduh. Tidak hanya itu, Baznas, kata dia, juga akan membantu biaya hidup sehari-sehari bagi penyandang tunawisma tersebut.

"Jika dapat izin, kita bangunkan pondok sebagai tempat dia berteduh disana. Nanti, kita bantu juga biaya hidupnya," katanya.
(Mad)



Mitra Rakyat.com(Padang)
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) merupakan agenda tahunan Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) yang dilakukan berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan (madrasah) Kab/Kota, Provinsi hingga Nasional. Sesuai juknis, tahun ini, juara 1 hingga 3 masing-masing bidang studi yang dilombakan di KSM tingkat Kab/Kota akan menjadi peserta di ajang KSM tingkat Provinsi.

Seperti yang terlihat di MAN 2 Padang, telah berkumpul sebanyak 584 orang siswa/i madrasah yang terdiri dari 106 siswa dari tingkat MI, 163 siswa tingkat MTs dan 315 siswa tingkat MA. Turut hadir masing-masing Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kab/Kota dan perwakilan Kepala Madrasah dari masing-masing Kemenag Kab/Kota yang ikut berlaga serta beberapa orang official untuk mengikuti upacara pembukaan KSM Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2019, Rabu (14/8).


Dalam laporannya pada acara pembukaan, Kepala Bidang (Kabid) Penmad, H. Syamsul Arifin yang juga sebagai Ketua Komite KSM mengatakan bahwa tujuan diadakannya KSM adalah untuk memfasilitasi siswa/i madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat dalam bidang sains dan teknologi sehingga bisa menumbuh kembangkan serta mencintai sains dan teknologi. Selain itu, untuk memotivasi siswa madrasah agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spiritual berdasarkan nilai-nilai keagamaan serta menumbhkan budaya kompetisi yang sehat (sportif) dikalangan siswa itu sendiri.

Mengenai bidang studi yang dilombakan, H. Syamsul Arifin membeberkan, untuk tingkat MI atau Madrasah Ibtidaiyah melombakan 2 bidang studi yaitu Matematika terintegrasi dan Sains terintegrasi. Untuk tingkat MTs, melombakan 3 bidang studi yaitu Matematika terintegrasi, IPA terpadu terintegrasi dan IPS terpadu terintegrasi. Sedangkan untuk tingkat MA, melombakan 6 bidang studi yaitu Matematika terintegrasi, Biologi terintegrasi, Kimia terintegrasi, Fisika terintegrasi, Ekonomi terintegrasi dan Geografi terintegrasi.


“Ujian dilaksanakan serentak pada 2 cluster, cluster I di MAN 2 Padang dan MTsN 6 Padang sementera cluster II di MAN 1 Padang dan MTsN 2 Padang. Selain itu, ujian dilakukan dengan sistem semi online berbasis computer (CBT) yang dilaksanakan dalam 2 sesi; sesi I jam 07.30 – 09.30 khusus untuk tingkat MI dan MTs; sesi II jam 10.00 -12.30 untuk tingkat MA,” lapor Syamsul Arifin.

“Untuk penilaian, jika peserta menjawab benar maka pointnya 5, jika menjawab salah maka pointnya -2 dan jika tidak menjawab pertanyaan tersebut maka pointnya -1,” tambah pria yang juga Plt. Kakan Kemenag Tanah Datar ini.

“Pengumuman pemenang sekaligus penutupan dan penyerahan hadiah dilakukan pada akhir lomba pada tanggal 15 Agustus 2019 paling lambat dimulai pada jam 16.00 WIB. Sedangkan hadiah, Bidang penmad menyediakan piala bergilir dari Kakanwil Kemenag Sumbar sebagai Juara Umum di Lomba kali ini. Yang menjadi tolok ukur penilaian juara umum adalah jumlah medali emas, perak dan perunggu,” terangnya lagi.

Mengenai utusan ke tingkat Nasional, Ketua Komite ini mengatakan bahwa juara satu dari setiap cabang lomba pada KSM tingkat Provinsi kali ini otomatis menjadi utusan KSM tingkat Nasional di Kota Menado pada tanggal 16-21 september 2019. Pemenang / juara satu mutlak menjadi utusan untuk tingkat Nasional di Menado ditambah dengan peserta yang masuk dalam rengking 16 besar Nasional pada masing-masing bidang studi yang akan segera diumumkan oleh Kementerian Agama Ri melalui website kompetisi sains madrasah pusat.

Sebelum membuka secara resmi, Plt. Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Irwan menyampaikan apresiasi kepada Bidang Penmad yang telah berjuang dan berusaha maksimal sehingga kegiatan KSM bisa berjalan dengan baik dan lancar. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk kesuskesan ditingkat nasional.

Tak lupa, ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh Kakan Kemenag Kab/Kota se Sumatera Barat atas dukungan dan partisipasinya sehingga bisa melaksanakan event yang besar seperti sekarang ini. Ini adalah bukti komitmen kita bahwa kita mewujudkan madrasah hebat bermartabat di sumbar.

Dalam arahannya, H. Irwan mengatakan bahwa Madrasah sekarang ini sangat membanggakan dilihat dari animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di Madrasah walaupun tidak semua bisa diakomodir di Madrasah. Hal itu membuktikan bahwa Madrasah tidak lagi menjadi lembaga pendidikan kelas dua yang dipandang sebelah mata tapi sudah menjadi ikon pendidikan keagamaan yang siap mencetak  milenial islam yang tangguh berkualitas.

Apresiasi juga ditujukan kepada seluruh siswa/i terbaik mewakili puluhan ribu siswa/i madrasah di Sumbar yang hadir pada saat itu sebagai peserta KSM. Ia menghimbau kepada siswa/i madrasah untuk merajut prestasi dan kualitas diri untuk menjadi orang-orang yang ahli. Jadilah orang yang ahli tapi mawas diri bukan yang ahli tapi lupa diri. Jadilah orang ahli yang mau mengerti bukan orang ahli tapi tak mau berbakti. Jadilah orang ahli yang mau tolereansi bukan orang ahli yang tak mau berempati.

“Melalui KSM ini sesungguhnya kita telah menyiapkan generasi emas, ilmuwan dan cerdik, muslim yang unggul dan paripurna. Masih teringat tentang kesuksesan alumni madrasah seperti Rahmat Saleh yang menjadi lulusan terbaik akademi militer, Sindi yang mendapatkan beasiswa dari Turki dan Hasbi yang mendapat beasiswa dari Sudan. Maka, madrasah kita akan memunculkan Rahmat Saleh, sindi dan Hasbi lainnya sehingga menambah deretan bukti bahwa madrasah hebat bermartabat,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Kabag TU Kanwil Kemenag Sumbar ini.

“Pada kesempatan tersebut, Kakanwil mengajak seluruh hadirin untuk menargetkan perolehan KSM di tingkat Nasional pada posisi 5 besar. Tampilah dengan maksimal, persiapkan diri dengan baik, laksanakan semua tanggungjawab dan tugas dengan teliti, jawab soal dengan hati-hati. Mudah-mudahan kita bisa mengirimkan peserta di tingkat nasional lebih banyak lagi. Kita berharap disetiap bidang studi didalam 16 besar ada perwakilan dari Sumbar dan inilah sebagai langkah awal untuk menatap 5 besar di nasional,” harapnya.
“Selamat berkompetisi dan semoga menjadi generasi milenial yang kuat iptek dan imtaqnya,” tutupnya.

Humas



Mitra Rakyat (Pasaman)

Pasaman -- Upacara Peringatan ke- 58 tahun Gerakan Pramuka Kabupaten Pasaman yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Pasaman  berlangsung khidmad dan meriah, Rabu (14/8/2019).

Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke – 58 di Pasaman itu, dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis yang juga menjabat sebagai Kakwarcab Pasaman.

Kegiatan upacara peringatan hari Pramuka ke-58 tahun ini mengusung tema "Bersama Seluruh Komponen bangsa Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI". 

Sementara di panggung kehormatan nampak hadir, Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin, Dandim 0308 Pasaman Letkol Arh Pri Isdianto, Kajari Pasaman Adhryansah, Ketua Kwarcab Pasaman Mara Ondak, Ketua harian Kwarcab Pasaman, jajaran pengurus Pramuka Kwarcab, Kwaran, Kamabigus, para pembina Pramuka dan anggota DKC Pasaman.

Dalam amanat Ka Kwarnas yang dibacakan oleh Bupati Pasaman Yusuf Lubis menekankan tentang petingnya peran serta Pramuka dalam mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba.

Selain itu, Pramuka diharapkan juga menjadi pelopor cinta produk dalam negeri, tanggap bencana alam serta mempunyai rasa setia kawan yang tinggi dan yang tak kalah penting adalah Pramuka harus memiliki rasa nasionalisme dan bersama-sama menjaga NKRI.

Sementara itu, Ketua Kwarcab 0308/Pasaman Mara Ondak menambahkan bahwa pihaknya merasa bangga karena perkembangan kepramukaan di Kabupaten Pasaman dinilai begitu pesat dan memperoleh dukungan positif dari berbagai pihak. Untuk itu, melalui peringatan Hari Pramuka ke-58 ini diharapkan menjadi tonggak yang penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan-kegiatan kepramukaan di berbagai tingkatan baik siaga, penggalang, penegak maupun pandega.

"Pihaknya memiliki komitmen yang kuat untuk secara terus menerus mengembangkan kepramukaan di Kabupaten Pasaman, mengingat gerakan pramuka merupakan wahana yang efektif untuk membangun bangsa khususnya melalui generasi muda, diantaranya untuk penguatan nasionalisme, pembentukan karakter, dan penguatan jati diri terhadap generasi muda khususnya generasi muda Pasaman," tandasnya.

Pada  upacara itu Kamabicab Pasaman didampingi Ketua Kwarcab Pasaman juga menyerahkan dan memasangkan piagam lencana pancawarsa Kepramukaan kepada empat orang pembina Pramuka Pasaman yakni, 
Asmini meeupakan pelatih Pusdilatcab Pasaman menerima piagam lencana pancawarsa I, H. Yulius Sabri anggota Mabiran Rao menerima piagam lencana pancawarsa I, Wati Oktavia pembina gudep menerima piagam lencana pancawarsa I, dan Mulyadi pembina gudep menerima piagam lencana pancawarsa I.

Selanjutnya, usai upacara dilanjutkan dengan penampilan PBB bertongkat oleh siswa siswi MTsN 2 Pasaman. Peseeta PBN bertongkat itu, merupakan peserta yang akan mewakili Pasaman pada  lomba Giat Prestasi Tingkat Sumbar yang akan dilaksanakan di Tanah Datar pada bulan September 2019 mendatang.

Kemudian, pada acara itu ditutup dengan acara penyerahkan tropi dan piagam kepada para pemenang lomba PBB bertongkat tingkat penggalang, penegak, dan pembina se Kabupaten Pasaman yang telah dilaksanakan di pelataran Gor Tuanku Rao Lubuksikaping beberapa waktu lalu. (Mad)

Anggota IKW RI saat akan membagikan Bantan

Mitra Rakyat.com (Padang)
Organisasi sosial Ikatan Keluarga Wartawan Republik Indonesia  (IKW RI) kembali membuktikan sebagai organisasi yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Kali ini, organisasi kumpulan pemilik media dan joernalis yang dipimpin Hendrizon, secara spontan memberikan bantuan kepada keluarga wartawan berupa bahan pangan,beras , gula, mie instan, kopi, dan sebagai nya, pada Selasa (13/07) dipadang.

Dikesempatan itu Hendrizon didampingi Wakil Ketua(Waket) Fitratol, dan Bendahara Mike Putra berikut anggota IKW RI mengatakan, " kegiatan ini diharapkan sebagai rutinitas tahunan oleh IKW RI, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama keluarga  wartawan yang membutuhkan", tutur Hendrizon.

Selanjutnya, ini adalah awal dan dari organisasi IKW RI untuk melakukan sesuatu yang langsung  bermanfaat bagi masyarakat,  terutama bagi keluarga  kawan-kawan yang seprofesi dengan kami dan kalau mungkin ini merupakan satu agenda tahunan bagi kami(IKW RI)" , tambah nya.

Hal seirama juga disampaikan  Fitratol, " dengan kerendahan hati kami berharap, dengan bantuan yang tidak seberapa ini bisa menjadi obat penenang bagi keluarga yang ditinggalkan oleh kawan wartawan yang telah mendahului kami", kata Fitratol.

Sementara, salah seorang penerima bantuan Ita atau lebih akrab Nita mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh anggota IKW RI.

"Saya sangat senang dan bangga terhadap organisasi IKW RI ini, karena, selain memberikan manfaat langsung, kegiatan ini juga pasti akan menjadi media penguat tali silaturahmi yang mungkin telah lama putus antar keluarga sesama wartawan " kata Nita dengan wajah berseri.

Terakhir Mike Putra sebagai Bendahara di IKW RI ini juga mengungkapkan rasa bangga nya terhadap organisasi para insan pers ini. "Saya bangga, menjadi salah satu bagian dari IKW RI  ini, meskipun seumur jagung, namun, kami bisa memberikan manfaat bagi masyarakat", kata Mike singkat.*roel/ikw*



Mitra Rakyat (Pasaman)

Pasaman -- Inovasi baru, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping Louncing BALADA ( Bayi Lahir Dapat Akta ) pada acara itu Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis secara resmi Louncing BALADA bertempat di RSUD Lubuk Sikaping, Selasa (13/8/2019).

Lounching yang di adakan di Aula  RSUD Lubuk Sikaping tersebut dihadiri oleh Direktur RSUD Lubuk Sikaping, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Dukcapil dan para kepala OPD di lingkungan Pemkab Pasaman.

Yusuf Lubis dalam sambutannya menyampaikan bahwa program balada ini merupakan program yang memberikan layanan kepada Masyarakat Pasaman yang melahirkan di RSUD lubuk sikaping langsung mendapatkan akta kelahirannya.

Yusuf Lubis mengapresiasi program balada karna merupakan inovasi baru RSUD atas kerjasama dengan Dinas Dukcapil "Kita apresiasi inovasi ini. Balada ini merupakan wujudnyata kita membantu kesejahteraan masyarakat Pasaman." Ungkap Yusuf Lubis.

Bupati Pasaman Menambahkan Hal ini merupakan wujud pelayanam yang baik untuk masyarakat. Oleh sebab itu teruslah berinovasi dalam rangka meningkatkan inovasi dan kreatifitas untuk mewujudkan visi daerah.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh OPD agar menyampaikan program balada ini kepada seluruh masyarakat yang akan melahirkan di RSUD lubik sikaping.

Dihadapan ratusan masyarakat yang berada di ruang tunggu RSUD Lubuk Sikaping Yusuf Lubis menerangkan bahwa program balada ini bisa direalisasikan dengan syarat orang tua melengkapi persyaratannya yakni
Kartu keluarga,Surat nikah dan rencana nama anak yang akan di lahirkan.
(Mad)



Mitra Rakyat (Pasaman)

Pasaman -- Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping Cut Karnelia SH, MM.  mengambil Sumpah/Janji 35 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Terpilih Kabupaten Pasaman periode 2019-2024 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pasaman  di Gedung DPRD setempat Jalan Sudirman Lubuk Sikaping, Senin, (11/8).

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pasaman pengambilan Sumpah/Janji anggota DPRD Pasaman  dihadiri oleh Bupai Pasaman H. Yusuf Lubis dan Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama, Sekretaris Daerah Drs. Maraondak, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)Kabupaten Pasaman, tokoh masyarakat Pasaman, Unsur Partai Politik, serta para tamu undangan.

Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, dalam kesempatan itu membacakan pidato Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan bahwa, rapat paripurna kali ini menandakan berakhirnya seluruh proses demokrasi lokal sekaligus sebagai titik tolak baru dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Pasaman.

"Pemilu 17 April 2019, mencerminkan betapa besarnya harapan seluruh masyarakat dalam memberikan hak pilih mereka dalam menentukan wakil rakyat mereka. Kini saatnya anggota DPRD Pasaman periode 2019-2024 melangkah bersama mewujudkan janji untuk mencapai kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Menurut H. Yusuf Lubis, sesuai dengan Undang-undang no 23 tahun 2014, tentang pemerintah daerah, otonomi daerah adalah hak, kewenangan dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan masyarakat setempat dalam sistem NKRI. Pada dasarnya ada dua tujuan utama, yakni kesejahteraan dan demokrasi.

"Oleh karena itu, fungsi DPRD sebagai lembaga legislasi, penganggaran dan pengawasan, memegang peranan strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah. DPRD dan pemerintah daerah secara bersama harus mampu menerjemahkan kebutuhan warga dalam pembangunan Pasaman," terangnya.
35 orang anggota DPRD Pasaman terpilih yang dilantik adalah, dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pasaman .1 5 kursi yaitu, Welly Suhery  PKB, Rahmi Wahidah, Gerindra, Eka Hariani Sandra Golkar, Danny Ismaya PKS, dan Ristawadi, Demokrat.

Daerah Pemilihan (Dapil)2, 8 kursi yakni, Karman Gerindra, Mhd Maradongan Nst PDI Perjuangan, Sodikin Golkar, Yusrizal Nasdem, Aprial PKS, Yulius Erita PPP, Arivatana PAN dan Leon Fitra Irfan Hanura.

Daerah Pemilihan (Dapil)3, 6 kursi yaitu, Muhammad Ansyari Lubis PKB, Asraf Gerindra, Nelfri Asfandi PKS, Bona Lubis PPP, Yulisman PAN dan  Rudi Apriasi, Demokrat.

Daerah Pemilihan (Dapil)4, 8 Kursi adalah, Aminullah PKB, Bustomi Gerindra, Yasri Golkar, Salamat Nasdem, Syamri PKS, Erizal PPP, Haniful Khairi PAN dan Mulyadi, Demokrat. Terakhir, Daerah Pemilihan (Dapil)5, 8 kursi yakni, Jusran PKB, Martias Gerindra, Syofyan Golkar, Ahmad Kadafi Nasdem, Farizal PKS, Emitrapil PPP, Hendri PAN, dan Nelo Primardi Demokrat.

Bustomi dari Partai Gerindra dan Dani Ismaya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua sementara DPRD Pasaman Berdasarkan perolehan kursi terbanyak  1 dan 2.
(Mad)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.